DIEVALUASI Tim Unesco Geopark Pegunungan Meratus

- Penulis

Sabtu, 13 Juli 2024 - 02:07 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Geopark Pegunungan Meratus, kini memasuki evaluasi oleh tim evaluator. Evaluator akan menilai dan mengecek secara langsung geosite yang tersebar di beberapa daerah di Kalsel.

Dua evaluator asing memimpin evaluasi United Nations Educational, Scientific and Cultural Organization (UNESCO) tersebut.

Keduanya adalah Tran Tan Van dari Vietnam dan Hiroko Torigoe asal Jepang, keduanya tiba di Kalimantan Selatan sejak Kamis (11/7/2024).

Dua evaluator ini datang bersama observer dari Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) Hanang Samodra, Pusat Survey Geologi Bandung Aries Kusworo, Resident Geologist dari UPN “Veteran” Yogyakarta Joko Seosilo, dan Interpreter dari Kemenparekraf Herlina.

Kehadiran rombongan evaluator disambut Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat (12/7/2024)

Rombongan tim evaluator akan mengunjungi 17 dari 54 situs Geopark Meratus yang diusulkan dalam dokumen dossier pada Oktober 2023. Kehadiran rombongan evaluator disambut Gubernur Kalsel Sahbirin Noor di Gedung Idham Chalid, Banjarbaru, Jumat (12/7/2024).

Baca Juga :   DIBAHAS DPRD Balangan Perubahan APBD 2026

Sahbirin Noor mengatakan, kunjungan tim evaluator ini merupakan tahapan krusial, ia meyakini usulan Meratus ke dalam bagian UNESCO diterima dengan potensi kekayaan alam yang unik dan langka.

“Evaluasi menuju Unesco Global Geopark yang sedang kita jalani ini merupakan tahapan penting yang harus kita lewati.

Proses ini bukan hanya formalitas, tetapi juga kesempatan bagi kalimantan selatan untuk menunjukkan kepada dunia bahwa kita memiliki warisan alam dan budaya yang layak diakui secara global,” ungkap Paman Birin. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18