DIDORONG Pabrik Kelapa Sawit Terapkan Hilirisasi Industri

SuaIindonesia – Dinas Perkebunan dan Peternakan (Disbunnak) Kalsel terus mendorong pabrik kelapa sawit di daerah ini menerapkan hilirisasi industri.

“Di Kalimantan Selatan terdapat 45 Pabrik kelapa sawit dengan produksi CPO mencapai 1,561.147 ton/tahun, serta industri hilirisasi berupa 2 pabrik minyak goreng dengan kapasitas produksi 5.500 ton/ hari dan 2 pabrik Biodisel dengan kapasitas produksi 2.500 ton/per hari,” kata Kepala Disbunnak Kalsel, Suparmi.

Luasan lahan perkebunan kelapa sawit di Kalsel mencapai 497.261 hektar (ha). Pengelola perkebunan kelapa sawit berjumlah 89 perusahaan swasta maupun negara.

Selain itu juga terdapat perkebunan rakyat seluas 106 ribu hektare.

Ditambahkannya, fasilitasi pembangunan kebun masyarakat sekitar minimal 20% oleh perusahaan perkebunan sawit juga terus didorong salah satunya melalui kemitraan tetap dengan pekebun swadaya bila tidak tersedia lahan.

Pihaknya juga terus mendorong penurunan kasus sengketa lahan di wilayah perkebunan kelapa sawit dengan koordinasi jajaran aparat penegak hukum.

“Demikian juga dengan upaya penyelesaian kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan, telah dibentuk Tim Percepatan penyelesaian kegiatan usaha perkebunan kelapa sawit dalam kawasan hutan dengan Keputusan Gubernur Kalimantan Selatan,” urainya.

Industri kelapa sawit di Kalimantan Selatan didorong untuk dapat memberikan manfaat yang setinggi-tingginya bagi masyarakat dan mendukung kelestarian lingkungan sesuai dengan tujuan SDGs Kelapa Sawit sebagai komuditas unggulan dalam mendukung perekonomian.

Diperlukan adanya kebijakan dan program yang dapat mengawal dan mendorong agar pembangunan perkebunan kelapa sawit di Kalimantan Selatan dapat dilaksanakan secara berkelanjutan. (RW)

 108 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!