DIANGGARKAN Puluhan Miliar Insentif Guru Ngaji dan Marbot

- Penulis

Selasa, 25 November 2025 - 22:36 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Bagian Kesra Pemkot Banjarmasin, Juli Khair. (Foto: Antara/Sukarli)

Kepala Bagian Kesra Pemkot Banjarmasin, Juli Khair. (Foto: Antara/Sukarli)

SuarIndonesia — Pemerintah Kota Banjarmasin, Kalimantan Selatan menganggarkan puluhan miliar untuk insentif untuk kesejahteraan para guru ngaji dan petugas masjid atau marbot.

“Bahkan pada APBD 2026 kita usulkan sebesar Rp52 miliar untuk insentif para ustadz dan ustadzah serta marbot,” ujar Kepala Bagian Kesra Kota Banjarmasin, Juli Khair di Banjarmasin, Selasa (25/11/2025).

Menurut dia, usulan besaran anggaran tersebut berkaitan dengan rencana dinaikkannya kesejahteraan mereka, yakni dari Rp400 ribu menjadi Rp500 ribu per bulan.

Dia pun berharap, usulan anggaran tersebut dapat disetujui pada rancangan APBD 2026 yang sedang di bahas di gedung dewan, hingga pembayaran bagi mereka bisa penuh selama setahun.

Karena pada tahun ini, ungkap dia, dengan pemangkasan anggaran yang awalnya Rp19 miliar menjadi Rp10 miliar, hingga hanya tujuh bulan bisa dibayarkan.

Adapun jumlah keseluruhan marbot dan guru ngaji yang masuk data penerima insentif dari pemerintah kota melalui dana hibah, yakni sebanyak 424 orang.

Baca Juga :   POLRESTA BANJARMASIN Raih Predikat Pelayanan Publik Prima dari Kapolri

Menurut Juli, jumlah guru ngaji dan marbot penerima insentif ini selalu dilakukan pendataan ulang atau pembaharuan setiap awal tahun agar tepat sasaran.

“Selalu ada update data di awal tahun, biasanya Januari atau Februari,” kata Juli, dilansir dari AntaraNews.

Skema pembayaran tetap dilakukan per triwulan. Artinya, jika tak ada penambahan anggaran, honor triwulan terakhir baru cair pada Oktober, sekaligus menjadi periode pembayaran terakhir di tahun itu.

“Moga semuanya berjalan lancar, ini sebagai perhatian pemerintah bagi guru ngaji dan marbot untuk memberikan kesejahteraan mereka,” ujarnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

HUJAN di Banjarbaru Diwarnai Pohon Tumbang dan Angin Kencang
MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla
SELEKSI KONTINGEN Brisportartcular 2026 Digelar BRI Region 14 Banjarmasin, Tercatat 31 Peserta Berebut 8 Posisi Wakil Badminton
GRAND FINAL Nanang – Galuh Kalsel, Ini Deretan Sosok yang Dinobatkan
AMUK API di Permukiman Blok Pasar Lama, Seorang Meninggal Dunia
TENGGELAM Dua Anak Peserta Porsadin Tingkat Provinsi Kalsel, Satu Tak Terselamatkan
DIPROSES Polda Kalsel 12 Korporasi Terkait Karhutla Ada Keterkaitan Saham Asing, 11 Orang Diperiksa
SEJUMLAH RELAWAN BPK Mendapat Voucer BBM Gratis

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca