DELAPAN Sekolah Jadi Model Pengembangan Pendidikan di Kota Nusantara

- Penulis

Senin, 3 Juni 2024 - 00:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SMK Negeri 1 berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, salah satu sekolah yang dipilih sebagai model penerapan peta jalan pendidikan ibu kota negara baru Imdonesia. [ANTARA/Nyaman Bagus P]

SMK Negeri 1 berlokasi di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, salah satu sekolah yang dipilih sebagai model penerapan peta jalan pendidikan ibu kota negara baru Imdonesia. [ANTARA/Nyaman Bagus P]

SuarIndonesia — Delapan sekolah di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara, Provinsi Kalimantan Timur, menjadi model penerapan (implementasi) pengembangan pendidikan di Kota Nusantara, ibu kota negara baru Indonesia

Delapan sekolah sudah dipilih untuk menjadi model implementasi peta jalan pendidikan, jelas Direktur Pelayanan Dasar Bidang Sosial Budaya dan Pemberdayaan Masyarakat Otorita Ibu Kota Nusantara (OIKN) Suwito, di Penajam, Minggu (2/6/2024), untuk pengembangan bidang pendidikan di Kota Nusantara.

Dikutip dari AntaraNews, peta jalan pendidikan itu disusun OIKN untuk memajukan pendidikan Kota Nusantara yang dibangun pada sebagian wilayah Kabupaten Penajam Paser Utara dan Kabupaten Kutai Kartanegara, Provinsi Kalimantan Timur.

Penyusunan peta jalan pendidikan telah rampung, menurut dia, dan kini masih menunggu untuk disahkan, diharapkan bisa menjadi arah pembangunan pendidikan di ibu kota negara baru Indonesia.

Peta jalan pendidikan bakal diterapkan di 360 sekolah di Kota Nusantara, kata dia lagi, tetapi sebelumnya dilakukan terlebih dahulu dilakukan percontohan di sejumlah sekolah model yang telah dipilih.

Delapan sekolah jenjang pendidikan usia dini hingga sekolah lanjutan tingkat atas di Kecamatan Sepaku, Kabupaten Penajam Paser Utara dijadikan model pola belajar dan mengajar di seluruh sekolah di wilayah ibu kota negara baru Indonesia.

Delapan sekolah itu, yakni Taman Kanak-Kanak (TK) Mitra Pradana, Sekolah Dasar (SD) Negeri 004, 007, 014, 017 dan SD Negeri 020, serta Sekolah Menengah Pertama (SMP) Negeri 27, kemudian Sekolah Menengah Atas (SMA) Negeri 3 dan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Negeri 1.

Baca Juga :   OIKN LATIH WARGA Lokal untuk Pengamanan di Kota Nusantara

Para pengawas atau penilik PAUD, SD, SMP, SMA dan SMK di wilayah Kota Nusantara juga dilibatkan untuk penerapan peta jalan pendidikan itu.

“Kami nilai sekolah terpilih merupakan perintis atau pelopor kemajuan pendidikan di Kota Nusantara, dan tidak menutup kemungkinan akan menjadi pendamping di sekolah lain,” ujar Suwito.

Jumlah peserta kegiatan sekolah model Implementasi pendidikan sebanyak 145 orang para guru, pengawas dan kepala sekolah, lanjut Kepala Balai Guru Penggerak Kalimantan Timur Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi Wiwik Setiawati, berasal dari delapan sekolah di Kecamatan Sepaku yang berada di wilayah Kota Nusantara.

OIKN terlebih dahulu melakukan rapat koordinasi untuk memberikan informasi mengenai peta jalan pendidikan di ibu kota negara baru Indonesia, serta menyusun rencana penerapan peta jalan pendidikan di masing- masing sekolah, demikian Wiwik Setiawati. [*/UT]

 

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
OIKN: Sudah tidak Ada Tambang Ilegal di Hutan Konservasi IKN
GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF
DIPERMASALAHKAN PROGRAM MBG dan Kenaikan BBM, di Kalsel Massa Kecam Kebijakan Disuarakan di DPRD
FIRMAN YUSI Ajak Siswa SMKN 1 Muara Uya Tanam Pohon dan Amalkan Pancasila
POTENSI Karhutla dan Atasi Distribusi BBM, Ini Langkah Telah Dilakukan Polda Kalsel
KALSEL WASPADA, Telah Muncul Ribuan Titik Panas
BERBEKAL Karakter dan Ilmu, 97 Peserta PAUD Sabilal Muhtadin Dilepas ke Jenjang SD
Tag :

Berita Terkait

Minggu, 21 Juni 2026 - 23:10

ROY SURYO-TIFA Segera Dipindahkan ke Rutan Polda Metro Jaya

Minggu, 21 Juni 2026 - 22:41

4 TITIK PANAS Muncul, BMKG Ingatkan Ancaman Karhutla Meningkat

Sabtu, 20 Juni 2026 - 22:17

TERBONGKAR “Bendahara” Frans Antony, Ratusan Kali Transfer Uang Miliaran Rupiah ke Gembong Fredy Pratama

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:23

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:06

PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Berita Terbaru

Kedatangan jamaah haji Kloter 12 asal Hulu Sungai Selatan di asrama haji Debarkasi Banjarmasin di Kota Banjarbaru, Minggu (21/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

HSS

JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba

Minggu, 21 Jun 2026 - 23:00

Bekantan. (Foto: detikcom/Pradita Utama)

Kalsel

BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar

Minggu, 21 Jun 2026 - 22:54

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca