DAERAH TERENDAM, Para Kades di Tabalong dan Balangan Mengadu ke DPRD Kalsel

- Penulis

Kamis, 2 Juni 2022 - 18:43 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Beberapa Kepala Desa Kabupaten Tabalong dan Balangan yang tergabung Forum komunikasi antar kepala desa.

Orang yang terkena dampak (OTD), mengadu dan keluhkan daerahnya yang terendam air sejak lama, ke DPRD Kalsel.

“Kurang lebih 5 tahun banjir tak kunjung surut di kawasan desa tertentu, warga tak bisa bertani,” Ucap utusan kepala desa Faudin, pada pertemuan dengan DPRD Kalsel dan pihak terkait, Kamis (2/6/2022)

Menurut Faudin beberapa upaya sudah dilakuan warga desa dengan membersihkan sungai, namun tidak mununjukan hasil, karena banjir masih terjadi dengan ketinggian di lahan pertanian 50 sampai satu meter.

Beberapa upaya sudah dilakuan warga desa dengan membersihkan sungai, namun tidak mununjukan hasil, karena banjir masih terjadi dengan ketinggian di lahan pertanian 50 sampai satu meter.

“Semoga DPRD Kalsel, dapat mencarikan solusi, sehingga warga beberapa desa di kab. Tabalong dan balangan dapat beraktivitas seperti 6 thn silam,”

Sementara itu, Anggota DPRD Kalsel Karli Hanafi Kalianda mengatakan, dari pertemuan tersebut PT. Adarro siap membantu, bilamana memang genangan air yang melanda desa mana yang terkena dan mestinya dibantu maka akan dibantu.

“Bila akibat tersebut dari Adaro. Adaro siap membantu,”ujarnya

Lanjut Karli Hanafi, dari informasi pemerintah Kab. Tabalong dan Balangan tengah melakukan pembersihan sungai dan banyak menemukan ranting dan plastik.

Adapun desa yang terendam desa Lajar, Papuyuan, Matang Hanau, Tran Papuyuan Matang Hanau, desa Mundar dan desa Pampanan

Goverment Ralations Head PT Adaro Indonesia, Rinaldo Kurniawan, usai rapat menjelaskan, PT Adaro prinsipnya siap membantu sesuai prosedur yang berlaku pada manajemen perusahaan terkait 4 desa di balangan dan satu desa di tabalong yang terendam air.

Rimaldo Kurniawan juga mengatakan secara operasional desa yang dilanda banjir itu diluar wilayah, tetapi dalam kontribusi kepada masyarakat cukup banyak berupa program CSR sesuai prosudural.

“Kedua wilayah itu tangkapan airnya sangat besar sekali dan tentu airnya berasal dari mana saja,” katanya

Baca Juga :   TRUK TRAILER "Si Ular Besi" Macetkan Arus di Jalan Trans Kalimantan, Handil Bakti

Dari PT Adaro sendiri ujar Rinaldo ada kontribusi air sekitar 5 persen dari limbah yang dikrluarkan, namun dlm bentuk air bersih dan standar baku mutu air.

Ia tidak ingin mencari kesalahan pihak lain dari peristiwa tersebut, namun lebih penting solusi kedepannya.

Saat ditanya pandangan PT Adaro dan solusi menyangkut persoalan itu, Rinaldo menegasakn tidak semua masalah banjir ditangani PT Adaro.

Namun harus berkoordinasi dgn pihak lainseperti pemerintah daerah setempat agar dicarikan solusi yang tepat mengatasi masalah banjir

Kepala Dinas Lingkungan Hidup Provinsi Kalsel Hanifah D Nirwana menambahkan, ada beberapa poin kesimpulan dari RDP hari ini.
Pertama harus melakukan cek bagaimana sistem larian air (run off) dari sumber air tersebut.

Kedua, dicermati berdasarkan paparan daerah irigasi tersebut mask katagori rawa lebak, yang peluang tak tergenang hanya tiga bulan. ” Jadi kita perlu cek daerah irigasi aau rawa itu masuk kewenangan siapa, nasional, provinsi atau kabupaten/kota,” jelas Hanifah

Terpisah Ketua DPRD Kalsel H. Supian HK menjelaskan sungai harus dikeruk dan ditambah atau dibuka kanal kanal baru sehingga air cepat mengalir.

“Pengalaman yang pernah terjadi di Amuntai, bila hujan di Balangan maupun Tanjung, maka Amuntai banjir, namun kali ini tidak lagi lantaran dibikin kanal kanal baru disamping pengerukan sungai yang lama serta pembersihan gulma sungai,” kata supian

Dirinya juga menegaskn, kondisi yang terjadi di lima desa Kab. Balangan dan Tanjung tersebut, pasti bisa d atasi seperti kasus Amuntai. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MEMBANGGAKAN Sari Patin Kayu Tangi Juara Terbaik 1 Patuh Pajak Selama 4 Tahun Berturut-turut
AHLI ULM Beberkan Dampak Teknis Pemadaman Listrik Kalselteng di  PTUN Banjarmasin
SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi
LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob
SATU KRU HELI Mi-17 Masih dalam Pencarian
MENGHARGAI Nilai-nilai Luhur Budaya, Peringatan 400 Tahun Syekh Yusuf Al-Makassari di Kalsel
UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Helikopter Mi 17 di Kalteng
KEMENHUB DESAK ASURANSI P&I Tunjuk Mitra Lokal Angkat Bangkai KM Virgo Transport 8

Berita Terkait

Kamis, 5 November 2026 - 22:21

KASUS PENYADAPAN ILEGAL: Kapolri Bentuk Tim Khusus

Kamis, 5 November 2026 - 21:46

SIDANG TUDINGAN IJAZAH PALSU: Jokowi Salami Roy Suryo Usai Bersaksi

Kamis, 5 November 2026 - 21:33

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 November 2026 - 20:20

18 JUTA KELUARGA Terdaftar Perlinsos Digital

Kamis, 5 November 2026 - 19:47

KORUPSI TAMBANG BATU BARA: Samin Tan Didakwa Rugikan Negara Rp 17,7 T

Kamis, 5 November 2026 - 19:40

LUAS KARHUTLA Kalteng Meningkat

Kamis, 5 November 2026 - 19:35

TERBUKTI TERIMA SUAP, Eks Ketua Ombudsman Divonis 5 Tahun Penjara

Kamis, 5 November 2026 - 15:52

UPDATE, Tiga Personel TNI AD Gugur Musibah Helikopter Mi 17 di Kalteng

Berita Terbaru

Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Pol Trunoyudo Wisnu Andiko dan Dirtipidsiber Bareskrim Polri Brigjen Pol Dr Suhermanto menggelar jumpa pers terkait perkembangan kasus penyadapan Presiden Prabowo di Jakarta, Kamis (5/11/2026) malam. (CNN Indonesia TV)

Headline

LISTYO dkk Kini Ditahan di Rutan Mako Brimob

Kamis, 5 Nov 2026 - 21:33