CIPAYUNG PLUS Pertanyakan Kenapa Pemprov Kalsel tidak Membangun BUMD

- Penulis

Rabu, 20 April 2022 - 21:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Mahasiswa yang tergabung dalam Cipayung Plus Kalsel, usulkan adanya badan usaha milik daerah (BUMD) agar dapat mengendalikan harga pangan di daerah.

“Kami mempertanyakan kenapa Pemprov Kalsel tidak membangun BUMD sebagai pengendalian pengelolaan ketahanan pangan, seperti daerah Provinsi Jakarta,”

Hal ini dikatakan mereka saat rapat dengar dengar pendapat bersama bersama DPRD Kalsel dan dinas terkait, rabu (20/4/2022)

Sebagai contoh, menurut mereka saat ini terjadi kelangkaan minyak goreng, bila sudah ada BUMD tersebut maka tidak akan berpengaruh dengan harga minyak goreng.

“BUMD akan berperan menjaga stabilitas harga, dan tidak akan meresahkan masyarakat,”

Lanjut mereka berbicara tentang perusahaan daerah tidak berkaca pada mencari keuntungan, namun bagaimana bermanfaat bagi masyarakat,

” lain halnya dengan perusahaan swasta yang ingin mengambil keuntungan”

Lanjutnya, akan mengawal hasil dalam rapat ini selama satu bulan lamanya. “Kita akan bersurat lagi dalam satu bulan bagaimana hasilnya,” ucapnya.

Baca Juga :   SERU ! Pelatihan Public Speaking Peningkatan Kapasitas Mahasiswa UNISKA MAB

Meskipun begitu hasilnya tentu tidak serta merta langsung jadi karena harus melalui kajian, menyerap aspirasi dari masyarakat dan potensi wilayah di Kalsel.

Sementara itu Wakil Ketua DPRD Kalsel M Syaripuddin mengatakan, mengenai usulan tentang BUMD ketahanan pangan sangat bagus dan akan melakukan konsultasi dan koordinasi untuk dibahas bersama-sama di tingkat eksekutif dan legislatif.

“Kata pa sekda akan dicoba bersama-sama namun tentu tidak serta merta langsung jadi karena harus melalui kajian dan tentunya kita akan minta masukan dari teman-teman Cipayung Plus, agar dapat terealisasi,” ucapnya.

Sehingga dirinya berharap jika BUMD ini terwujud persoalan ketahanan pangan di Kalsel dapat teratasi dan tidak terjadi lagi seperti kelangkaan minyak goreng dan lain sebagainya (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca