BPBD BANJAR: 116.027 Warga dan 22.991 Rumah Terdampak Banjir

- Penulis

Senin, 5 Januari 2026 - 00:31 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf (kedua kiri) menyalurkan bantuan sembako kepada korban terdampak banjir di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (4/1/2026). (ANTARA/Tumpal Andani A)

Menteri Sosial (Mensos) RI Saifullah Yusuf (kedua kiri) menyalurkan bantuan sembako kepada korban terdampak banjir di Sungai Tabuk, Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan, Minggu (4/1/2026). (ANTARA/Tumpal Andani A)

SuarIndonesia — Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Banjar, Kalimantan Selatan (Kalsel) melaporkan 41.196 kepala keluarga (KK) atau 116.027 jiwa dan 22.991 rumah terdampak banjir di daerah itu.

Pelaksana Tugas Kepala Pelaksana BPBD Banjar Yayan Daryanto menyampaikan hal itu saat mendampingi Menteri Sosial (Mensos) Saifullah Yusuf meninjau lokasi banjir di Sungai Tabuk, Banjar, Minggu (4/1/2026).

Berdasarkan laporan infografis per 4 Januari 205, BPBD Banjar mencatat beberapa kelompok rentan yang terdampak antara lain ibu hamil 272 orang, bayi (455), balita (1.521), anak-anak (2.380), disabilitas (275), dan lansia (2.911).

Fasilitas terdampak, meliputi 141 sekolah, 131 tempat ibadah, 18 gedung kantor, 96 unit fasilitas umum, 18 unit jembatan, dan 3.451 hektare sawah/kebun.

BPBD Banjar juga melaporkan 5.045 jiwa masih mengungsi hingga saat ini.

Ia mengatakan jika melihat kondisi awal, saat ini sudah mulai terjadi penurunan cakupan wilayah, dari awalnya 16 kecamatan terdampak menjadi 14 kecamatan, kemudian 10 kecamatan, dan sekarang tinggal delapan kecamatan.

Ia menjelaskan kondisi itu bersifat fluktuatif. Meskipun jumlah kecamatan berkurang, belum tentu jumlah warga terdampak ikut berkurang secara otomatis.

Baca Juga :   WASPADAI! Potensi Gelombang Tinggi

Menurut dia, hal ini dikarenakan perbandingan wilayah karena di daerah hulu mungkin terdampak sedikit, tetapi di daerah hilir hampir sepanjang sungai terdampak banjir semua wilayah.

Ia mengatakan bantuan hunian rumah sementara (huntara) dan hunian tetap bagi para korban akan dibahas karena hal itu bagian dari tahapan penanganan darurat.

“Nanti setelah masa darurat selesai, kami akan mendata. Kami akan melihat hasil asesmen dan penilaian di lapangan untuk menentukan apakah warga terdampak memerlukan huntara atau bentuk bantuan lainnya, termasuk penilaian terhadap kategori kerusakan rumah masing-masing,” ujar Yayan Daryanto, Minggu (4/1/2026) melansir AntaraNews. (*/ut)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DUA PRIA Disergap Polisi di Kawasan Kelayan A Banjarmasin Selatan
RUMAH PENGEDAR Digeledah, Polisi Sita Enam Paket Sabu
LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
POLISI Peduli Pendidikan, Tanamkan Keberanian dan Cegah Bullying
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18