BELAJAR Tatap Muka Tak Perlu Rekomendasi GTPP Covid-19

- Penulis

Minggu, 22 November 2020 - 23:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Daryanto menegaskan saat ini proses pembelajaran secara tatap muka, tidak lagi memerlukan rekomendasi dari Gugus Tugas Pecepatan Penanganan (GTPP) Covid-19.

Menurutnya, hal tersebut disampaikannya berdasarkan hasil rapat bersama Kementerian Pendidikan, yang diikutinya secara virtual tentang revisi SKB 4 Menteri terkait pelaksanaan pembelajaran tatap muka pada Sabtu (21/11/2020) kemarin.

“Sekarang kewenangan belajar tatap muka hanya satu, yaitu kewenangan kepala daerah, tidak perlu lagi rekomendasi dari tim Covid-19,” ungkapnya pada awak media. Minggu (22/11/2020).

Ia menjelaskan, dalam rapat virtual tersebut Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makarim mendorong agar seluruh daerah bisa melaksanakan pelajaran tatap muka.

Namun, sikap menteri tersebut memiliki catatan yang harus tetap memperhatikan kesehatan dan keselamatan siswa selama mengikuti sistem pembelajaran di sekolah.

“Jadi wilayah yang sudah termasuk dalam zona kuning dan hijau itu harusnya sudah bisa menggelar belajar tatap muka, jangan sampai sekolah itu tidak belajar,” jelasnya.

Baca Juga :   KAPOLDA KALSEL yang Baru, Rosyanto Yudha Hermawan Berpengalaman Bidang Reserse

Menurutnya, belajar tatap muka itu akan dilakukan secara bertahap. Namun tidak perlu menunggu semua wilayah berstatus zona hijau.

“Misalnya di Banjarmasin, ada 40 kelurahan yang hijau. Jadi semua kelurahan itu belajar tidak perlu menunggu semuanya hijau,” beber pria dengan sapaan Totok itu.

Sementara itu di Kota Banjarmasin telah melakukan simulasi belajar tatap muka yang dimulai sejak Senin 16 November 2020 kemarin.

Rencananya, ia menambahkan, hasil simulasi tersebut bakal dievaluasi pada Rabu (25/11) mendatang, yang kemudian akan dilanjutkan dengan periode transisi pada awal Tahun 2021 mendatang.

“Nanti dilanjutkan periode transisi pada awal Januari, karena Desember ini murid sudah masuk libur dan ujian akhir semester,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca