BANYAK WARGA Belum Tahu Ada Batas Jam Malam di Hari Pertama PPKM

- Penulis

Selasa, 12 Januari 2021 - 18:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Di hari pertama Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) di Kota Banjarmasin ternyata masih belum banyak diketahui warga.

Pasalnya saat sweeping pertama yang dilakukan oleh tim satgas penanganan Covid-19 Kota Banjarmasin, Senin (11/1/2021) tadi malam terlihat masih banyaknya sekelompok pemuda yang masih nongkrong di cafe di atas pukul 22.00 WITA.

Bahkan terdapat beberapa tempat tongkrongan anak muda dengan sengaja mematikan lampu depan di halaman tempat usahanya yang diduga sengaja dilakukan untuk mengelabui petugas.

Bahkan ada yang sudah satu kali ditegur oleh Tim Satgas namun masih saja membuka cafenya di atas pukul 0 malam. Namun masih ngeyel.

Saat ditanya awak media, mayoritas pengunjung tidak mengetahui adanya kebijakan pembatasan aktivitas malam hari yang dilakukan oleh Pemerintah Kota Banjarmasin.

Seperti yang dikatakan Ari (24) salah satu pengunjung angkringan di kawasan Jalan S Parman, Banjarmasin ini, mengaku sama sekali tidak mengetahui adanya pemberlakuan PPKM tersebut.

“Belum ada dengar kalo ada batasan jam malam. Makanya saya sama teman-teman santai aja sambil nongkrong di angkringan,” ungkap pemuda yang tinggal di Sungai Lulut itu saat dibubarkan oleh aparat kepolisian.

Hal senada juga diutarakan oleh Iwan (26) warga Kelurahan Pemurus. “Kalau kami tau nggak akan nongkrong di sini mas,” cetusnya.

Tidak hanya itu, bahkan ada juga pemilik kafe yang tidak mengetahui tentang kebijakan tersebut. Seperti yang terjadi di salah satu cafe di kawasan Jalan Gatot Subroto, Banjarmasin.

Saat didatangi rombongan petugas, karyawan di sana terlihat kaget dan hanya bisa melihat pelanggannya dibubarkan oleh aparat Kepolisian dari Polresta Banjarmasin.

Baca Juga :   SURVEI INDEKS Kemerdekaan Pers, Posisi Teratas Diraih Kalsel Nilai 80,9

Saat dibincangi oleh Wakapolresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo, salah satu karyawan kafe tersebut mengaku juga belum mengetahui tentang kebijakan yang Surat Edarannya baru terbit hari Senin (11/1/2021) siang.

Sehingga petugas memerintahkan karyawan cafe untuk menempel salinan surat edaran tersebut di pintu masuk agar pengunjung bisa membacanya.

Menanggapi hal itu, Wakapolresta Banjarmasin AKBP Sabana Atmojo mengatakan bahwa masih banyak warga yang duduk berkerumun melebihi jam yang sudah ditentukan.

“Banyak kita temukan warga yang belum patuh terhadap Surat Edaran yang dikeluarkan baik dari Gubernur maupun dari Wali Kota. Masih banyak warga yang nongkrong padahal sudah jam 11 malam,” bebernya.

Oleh sebab itu, selaku bagian dari Tim Satgas Penanganan Covid-19 pihaknya bersama TNI dan Satpol PP untuk mengedukasi kepada masyarakat agar mengetahui dan mematuhi apa yang sudah ditetapkan dalam Surat Edaran tersebut.

“Itu sudah jadi tugas kita,” ujarnya singkat.

Menurutnya, tujuan pembubaran kerumunan massa tersebut dilakukan agar tidak terjadi peningkatan kasus Covid-19 di Kota Baiman ini.

Ia menjelaskan, sosialisasi dan edukasi hingga pukul 24.00 WITA tadi malam dilakukan dengan bentuk penyekatan di perbatasan kota dan patroli keliling untuk mendatangi tempat-tempat keramaian yang diduga masih terjadi kerumunan.

“Sosialisasi ini akan kita lakukan terus agar masyarakat paham dan mematuhi aturan dengan kesadarannya sendiri bahwa mulai tanggal 11 hingga 25 Januari Banjarmasin sedang melaksanakan PPKM,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba
PWI KALSEL Dorong Puluhan Media Bisa Terverifikasi Dewan Pers Tahun Ini
MTQ ke-37 Batola. Jadikan Masyarakat dan Pemerintah yang Agamis
PERLINDUNGAN HUKUM bagi Media Profesional, Begini Penegasaan Dewan Pers
MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba
BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16

PT BANGUN BANUA Kalsel Apresiasi Tranformasi Bank Kalsel Menjadi Bank Devisa

Senin, 22 Juni 2026 - 19:14

RESMI LAUNCHING, Gubenur Muhidin Ajak Masyarakat Transaksi Devisa di Bank Kalsel

Senin, 22 Juni 2026 - 19:12

BANK KALSEL Resmi Jadi Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 19:09

OJK Ingatkan Status Bank Devisa Jadi Tantangan Penguatan Manajemen Risiko

Senin, 22 Juni 2026 - 19:07

GUBERNUR Muhidin Jadi Nasabah Perdana, Bank Kalsel Resmi Sandang Status Bank Devisa

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terbaru

Wamenham Mugiyanto saat diwawancara awak media usai Uji Publik RUU HAM di Samarinda, Senin (22/6/2026) malam. (Foto: Antara/A Rifandi)

Hukum

REVISI UU HAM Jamin Perlindungan Aktivis

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:46

Jemaah haji Kloter 13 Debarkasi Banjarmasin asal Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru tahun 1447 H / 2026 M saat mengikuti acara penyambutan di asrama haji di Kota Banjarbaru setelah tiba di tanah air, Senin (22/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

Kalsel

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:37

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. (Foto: Anadolu Agency)

Internasional

KEIR STARMER Mundur jadi PM Inggris

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:31

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca