PWI KALSEL Dorong Puluhan Media Bisa Terverifikasi Dewan Pers Tahun Ini

- Penulis

Senin, 22 Juni 2026 - 21:45 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie

Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie

SuarIndonesia – Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Kalimantan Selatan (Kalsel) mendorong para pemilik media untuk lebih aktif memenuhi persyaratan verifikasi Dewan Pers dan meningkatkan kompetensi wartawan di tengah perubahan regulasi yang semakin ketat.

Hal tersebut disampaikan Ketua PWI Kalsel, Zainal Helmie, usai seminar bertajuk “Verifikasi Dewan Pers Penting atau Cuma Stempel Pajangan?” yang digelar di Banjarmasin, Senin (22/6/2026).

Kegiatan diikuti Forum Pemimpin Redaksi dari berbagai media cetak, online, televisi, dan radio di Kalimantan Selatan.

Menurut Helmie, selama ini banyak perusahaan media di Kalsel yang telah berupaya mengajukan verifikasi ke Dewan Pers.

Namun dalam prosesnya masih ditemukan sejumlah persyaratan yang belum terpenuhi sehingga pengajuan verifikasi belum dapat disetujui.

“Pemilik media sebenarnya sudah melakukan proses verifikasi secara online, tetapi selalu ada catatan yang harus diperbaiki meskipun dokumen telah diperbarui,” ujarnya.

Ia menjelaskan, PWI selama ini fokus menyelenggarakan Uji Kompetensi Wartawan (UKW) yang ditujukan kepada individu wartawan.

Sementara verifikasi perusahaan pers merupakan tanggung jawab pemilik atau pengelola media.

Helmie menilai verifikasi Dewan Pers menjadi semakin penting karena berkaitan dengan peluang kemitraan media dengan pemerintah daerah.

Sejumlah regulasi yang mulai diterapkan mensyaratkan perusahaan pers harus terverifikasi oleh Dewan Pers.

“Karena adanya keresahan dari teman-teman pemilik media terkait proses verifikasi inilah, maka seminar ini kami laksanakan agar mereka mendapatkan pemahaman yang lebih jelas,” katanya.

Sebagai tindak lanjut, PWI Kalsel berencana kembali menggelar UKW pada akhir Juli atau Agustus mendatang.

Selain itu, pihaknya menargetkan sedikitnya 30 media di Kalimantan Selatan dapat memenuhi persyaratan verifikasi administrasi pada tahun ini sebelum melanjutkan ke tahap verifikasi faktual.

Baca Juga :   INDOMARET FUN RUN 2026 Hadir di Banjarmasin, Ajak Peserta Berlari Sambil Menikmati Ikon Kota

“Kami akan melakukan pendampingan dan pengecekan awal terlebih dahulu untuk memastikan media-media tersebut sudah sesuai dengan standar yang ditetapkan Dewan Pers. Setelah itu baru dapat mengikuti verifikasi faktual,” jelas Helmie.

Ia mengakui jumlah media yang berhasil terverifikasi setiap tahun masih relatif sedikit. Dalam satu tahun, rata-rata hanya sekitar tiga media yang berhasil menyelesaikan proses verifikasi.

Karena itu, Helmie berharap target 30 media terverifikasi dapat tercapai sehingga dalam beberapa tahun ke depan seluruh perusahaan pers di Kalsel telah memenuhi standar yang ditetapkan Dewan Pers.

“Kalau setiap tahun ada 30 media yang berhasil diverifikasi, maka dalam lima tahun ke depan persoalan ini bisa tuntas,” tegasnya.

Selain mendorong verifikasi, Helmie juga mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas konten media.

Menurutnya, banyak media masih bergantung pada pemberitaan rutin berupa rilis dan wawancara tanpa menghadirkan inovasi yang mampu menarik minat pembaca.

Ia berharap perusahaan pers dapat menghadirkan konten yang lebih kreatif, edukatif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat.

“Jangan hanya mengandalkan rilis atau wawancara. Media harus berinovasi dengan menghadirkan konten yang kreatif, menarik, dan memberikan nilai tambah bagi masyarakat,” ucapnya. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran
WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api
KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara
PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi
MOBIL SUV HITAM Dikejar, Diduga Tabrak Sejumlah Pengendara dan Kabur
KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam
SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura
RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Berita Terkait

Senin, 7 September 2026 - 12:24

KEBAKARAN di Komplek DPR Bandarmasih, “Renggut Nyawa” Seorang Anggota Pemadam Kebakaran

Senin, 7 September 2026 - 12:10

WARGA Komplek DPR Bandarmasih Digegerkan Kobaran Api

Minggu, 6 September 2026 - 23:48

KARHUTLA KALSEL: TNI AU Maksimalkan Dukungan Operasi Udara

Minggu, 6 September 2026 - 22:11

PRIA MABUK Bawa Sajam Resahkan Warga Diamankan Polisi

Minggu, 6 September 2026 - 21:54

KEMAH AKBAR Berubah Petaka, Dua Siswa MTs Al Furqan Tewas Tenggelam

Minggu, 6 September 2026 - 21:48

SEORANG ANAK Tenggelam di Sungai Martapura

Minggu, 6 September 2026 - 20:27

RATUSAN APD dan Masker untuk Petugas Karhutla Kalsel

Minggu, 6 September 2026 - 20:20

14 PENERBANGAN di Bandara Syamsudin Noor Terdampak Erupsi Krakatau

Berita Terbaru

Bandara Soekarno Hatta ditutup sementara untuk seluruh aktivitas penerbangan karena ada indikasi sebaran abu vulkanik dari Gunung Anak Krakatau. (Foto: Antara/M Iqbal)

Nasional

8 BANDARA Ditutup! 1.558 Penerbangan Ditunda

Senin, 7 Sep 2026 - 00:06

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca