BANTUAN Kapal Medik Diterima PMI Kalsel

- Penulis

Sabtu, 20 Agustus 2022 - 00:20

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Palang Meeah Indonesia (PMI) Pusat memberikan bantuan satu buah kapal medik kepada PMI Provinsi Kalimantan Selatan untuk digunakan dalam rangka program kemanusiaan dengan menebarkan kebaikan kepada masyarakat yang membutuhkan.

Tidak hanya PMI Kalimnatan Selatan saja yang mendapatkan Kapal Medik, PMI Kalimantan Tengah, Kalimantan Barat, Kalimantan Timur dan Kalimantan Utara pun mendapatkan kapal medik yang sama.

Pemberian bantuan kapal medik yang nilainya mencapai ratusan juta rupiah itu ditandai dengan penandatanganan kontrak pembuatan kapal antara PMI Pusat dengan pengusaha lokal pembuat kapal yang berdomisili di Kuin, Banjarmasin.

Kepala Markas PMI Pusat Abdul Aziz, Jumat (19/8/2022) di Banjarmasin mengatakan, bantuan kapal medik ini merupakan program PMI di mana sebelumnya mengalami pandemi, ternyata di Kalimantan karena sungainya besar-besar dan beberapa desa itu tidak terjangkau jalan darat.

“Sehingga kita perlu alat transportasi yang bisa menjangkau ke lokasi-lokasi itu dan konteknya adalah medik. Bantuan kapal medik ini kita bangun di seluruh pulau Kalimantan dan kita menandatangani kontrak dengan pengusaha lokal,” ujar Abdul Aziz ditemui usai penandatanganan kontrak bantuan kapal medik di kantor PMI Kalsel di Jalan S Parman Banjarmasin, Kamis (18/8/2022).

Kelokalan itu perlu diangkat bagaimana kapal-kapal itu sesuai lokasi, pengusaha setempat bagaimana mewujudkan peningkatan ekonomi setempat.

Tapi pada intinya kapal ini adalah bagian dari operasi PMI, manakala nanti ada kunjungan perawatan, sosialisasi kesehatan dan kebencanaan membawa orang sakit tadi kerumah sakit menjadi lebih lancar, karena daerah rawan banjir itu lebih cepat menggunakan kapal.

Baca Juga :   DIHENTIKAN PERKARA Penabrak Motor Dua Orang Meninggal Dunia dan Penikaman, Satu Terluka

“Jadi kesadaran itulah kami hadir di Kalimantan untuk kemanfaatan yang lebih besar yang penting dari Kalimantan untuk Kalimantan,” jelasnya.

PMI punya waktu 1 bulan, ini dalam rangka ulang tahun PMI ke 77 pada tanggal 17 September nanti dengan tema “Terus tebar kebaikan” yang nanti Insya Allah kapal-kapal itu ada di sungai masing-masing di Kalimantan.

“Nanti akan kita lengkapi dengan peralatan medik karena kapal itu dinamakan Kapal Medik (Kamek) yang isinya memang urusannya medis. Kalau ada bencana bisa membawa logistik, pangan dan sebagainya bahkan disiapkan tempat tidur danlainnya.”

Wakil Ketua Relawan PMI Kalteng Alif Abdullah mengucapkan terimakasih kepada PMI pusat memperhatikan khusus wilayah Kalimantan dalam rangka HUT PMI ke 77, diharapkan bisa berlayar di sungai-sungai di pulau Kalimantan.

Kapal yang diberikan akan dibawa untuk menyusuri 11 sungai besar di Provinsi Kalteng dan intinya adalah membantu demi kemanusiaan dan PMI terus berjaya dan dicintai masyarakat.

Bendahara PMI Kalsel Lili mengucapkan terimakasih atas bantuan PMI pusat kapal medik ini.

“Karena kita kemarin merasakan saat banjir harus menyewa klotok untuk menyampaikan bantuan seperti Lok Buntar dan Sungai Tabuk dicapai harus melalui sungai.”

“Kami yakin bantuan PMI Pusat terhadap kapal medik sangat berguna sekali untuk dapat membantu masyarakat,” ujar Lili.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
Tag :

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca