BANK INDONESIA “Kick-Off” Festival ANTASARI 2026, Targetkan Kalsel jadi Pusat Ekonomi Digital

- Penulis

Minggu, 25 Januari 2026 - 13:09 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

​Kepala Perwakilan BI Kalsel, Fadjar Majardi,

​Kepala Perwakilan BI Kalsel, Fadjar Majardi,

​SuarIndonesia – Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPwBI) Provinsi Kalimantan Selatan ‘Kick-Off”  (awal dimulainya/resmi) memulai Festival ANTASARI 2026, Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan ini memperluas akseptasi pembayaran digital dan memperkuat ekosistem keuangan non-tunai di seluruh wilayah Kalimantan Selatan.

​Kepala Perwakilan BI Kalsel, Fadjar Majardi, menyatakan bahwa digitalisasi adalah kunci efisiensi ekonomi.

Berdasarkan data November 2025, penetrasi digital di Kalsel tumbuh pesat dengan 59 juta transaksi QRIS yang melibatkan 524 ribu merchant dan 790 ribu pengguna.

​”Seluruh Pemda di Kalsel kini sudah masuk kategori Pemda Digital. Festival ini adalah motor untuk menjaga momentum transformasi tersebut agar dampaknya nyata bagi ekonomi Banua,” ujar Fadjar.

Fajar juga menjelaskan Festival ANTASARI 2026 akan berlangsung sepanjang tahun 2026, dengan program Banua QRIStival, QRIS Jelajah Indonesia, Pekan QRIS Nasional, dan kompetisi TP2DD.

Baca Juga :   KECURANGAN Beras Fortifikasi Rugikan Negara dan Konsumen

​”integrasi sistem pembayaran yang interoperable sesuai Blueprint Sistem Pembayaran Indonesia (BSPI) 2030,” Harap Fajar

​Selain mendorong cashless, BI tetap menjamin ketersediaan uang tunai layak edar melalui program SERAMBI 2026 yang akan dimulai Februari mendatang guna menyambut kebutuhan Ramadhan dan Idul Fitri. (*/HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

BANK KALSEL Apresiasi Petenis Meja U-16 dan Perlu Terus Dibina untuk Kancah Nasional
AKSI Ratusan Karyawan PT BBP Tabalong Tuntut Uang Senilai 47 Miliar Lebih
DUA RAPERDA Strategis Sepakati DPRD Kalsel
BANTUAN 100 Mobil Damkar dan 15 Ekskavator Lawan Karhutla Kalselteng
SELAMA KARHUTLA, Dinkes Kalsel Minta Seluruh Faskes Deteksi Dini Ispa
KASUS KPP Banjarmasin, KPK: Geledah 8 Lokasi Selama 3 Hari
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang
HOTSPOT Karhutla Meningkat di Tiga Provinsi Kalimantan

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 00:51

KEJAGUNG Sita Aset Bos Tambang Aseng, Nilainya Tembus 338 Miliar

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:14

GUBERNUR Kalbar Didemo Para Peladang, Batal Cabut Perda Nomor 1/2022

Kamis, 27 Agustus 2026 - 20:07

3 TON Sisik Trenggiling Gagal Diselundupkan

Kamis, 27 Agustus 2026 - 19:49

UDARA Pontianak Berbahaya Warga Diminta Kurangi Kegiatan di Luar

Selasa, 25 Agustus 2026 - 15:49

PERKUAT KELEMBANGAAN, Gabungan AKD DPRD Kalsel Sambangi Kalbar

Minggu, 23 Agustus 2026 - 23:03

PRESIDEN Prabowo Pastikan Perkuat Pengendalian Karhutla di Kalteng

Sabtu, 22 Agustus 2026 - 19:46

EMPAT PERUSAHAAN Diselidiki Terkait Karhutla di Kalimantan

Jumat, 21 Agustus 2026 - 21:58

ASAP Karhutla Kalbar Berpotensi Menyebar ke Negara Tetangga

Berita Terbaru

Seluruh fraksi Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Provinsi Kalimantan Selatan resmi sepakati/menyetujui dua Rancangan Peraturan Daerah (Raperda) strategis dalam Rapat Paripurna di Banjarmasin, Senin (31/8/2026). (SuarIndonesia/Ist)

Kalsel

DUA RAPERDA Strategis Sepakati DPRD Kalsel

Senin, 31 Agu 2026 - 21:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca