BANJIR BANDANG, Puluhan Orang Tewas

- Penulis

Senin, 24 Juli 2023 - 00:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pakistan telah dilanda hujan terberat dalam beberapa dekade. Setidaknya 26 orang tewas dan puluhan lainnya hilang usai banjir bandang menerjang Provinsi Wardak, Afghanistan, Sabtu (23/7) malam waktu setempat. (Foto: AP Photo/Shafiullah Zwak)

Pakistan telah dilanda hujan terberat dalam beberapa dekade. Setidaknya 26 orang tewas dan puluhan lainnya hilang usai banjir bandang menerjang Provinsi Wardak, Afghanistan, Sabtu (23/7) malam waktu setempat. (Foto: AP Photo/Shafiullah Zwak)

SuarIndonesia — Setidaknya 26 orang tewas dan puluhan lainnya hilang usai banjir bandang menerjang Provinsi Wardak, Afghanistan, pada Sabtu (23/7) malam waktu setempat.

Juru bicara Kementerian Penanggulangan Bencana versi Taliban, Shafiullah Rahmi, mengonfirmasi jumlah korban tewas itu,

“Total 26 orang meninggal, 44 mengalami luka-luka, dan 36 lainnya hilang dalam hujan badai dan banjir yang melanda bagian timur Provinsi Wardak Sabtu malam,” kata Rahimi kepada wartawan, seperti dikutip Xinhua, Minggu (23/7/2023).

Dalam kesempatan itu, Rahimi juga membenarkan bahwa hujan badai dan banjir bandang telah merenggut empat nyawa di distrik Paghman, Kabul dan satu lagi di Provinsi Khost timur selama tiga hari terakhir.

Dengan demikian, total korban tewas imbas banjir di Afghanistan per Minggu (23/7/2023) mencapai 31 jiwa.

Rahmi juga mengatakan sejauh ini 604 rumah rusak total atau sebagian, dan ratusan hektar pertanian serta perkebunan juga hancur.

Lebih lanjut, ia menerangkan secara nasional ratusan orang tewas akibat bencana alam sejak Maret.

Baca Juga :   SENGKETA PELAYANAN Ketenagalistrikan Bergulir “ke Meja Hijau” PTUN Banjarmasin

“Dalam empat bulan terakhir, 214 orang tewas dalam insiden terkait bencana,” ujar Rahmi, seperti dikutip AFP.

Menanggapi bencana tersebut, juru bicara pemerintahan Taliban Zabihullah Mujahid menyatakan bantuan sedang dikerahkan ke zon bencana utama di distrik Jalrez, Maidan Wardak.

Dilansir CNNIndonesia, Minggu (23/7/2023), Afghanistan kerap dilanda banjir saat musim hujan lebat. Kondisi ini memperburuk situasi di tengah krisis ekonomi dan kemanusiaan di negara itu usai Taliban mengambil alih kekuasaan pada 2021 lalu.

Sejak saat itu, komunitas internasional pikir-pikir untuk menjalin kerja sama dengan Afghanistan atau memberikan bantuan ke mereka. (*/UT)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18