BAKAL DISTOP Sekolah Tatap Muka Jika Ada Penularan Covid-19

- Penulis

Selasa, 17 November 2020 - 01:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin menegaskan bahwa Sistem pembelajaran tatap muka yang digelar oleh beberapa Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) di Kota Seribu Sungai itu bakal dihentikan jika terjadi penularan virus Corona atau Covid-19 di sekolah.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin, Totok Agus Darmanto mengatakan, keputusan itu akan diambil jika ditemukan siswa yang terjangkit Covid-19. Termasuk guru dan staf yang ada di sekolah.

“Hasil simulasi pembelajaran tatap muka ini akan kita evaluasi. Jika ditemukan ada penularan kemungkinan akan seperti itu, tapi kita tidak berharap itu terjadi,” ucapnya pada awak media usai meninjau ke SMPN 10 Banjarmasin, Senin (16/11/2020).

Oleh karena itu, ia menekankan agar pihak sekolah yang saat ini menjalani sistem pembelajaran tatap muka bisa menerapkan protokol kesehatan dengan ketat.

“Setiap siswa akan diperiksa suhu tubuhnya terlebih dahulu. Semua yang datang ke sekolah, baik siswa dan guru harus dalam kondisi benar-benar sehat,” ujarnya.

Selain itu, Totok juga meminta sekolah tidak mengizinkan mereka yang dalam keadaan flu turun ke sekolah. “Untuk yang sakit, diharapkan untuk belajar di rumah saja, ” tegasnya.

Menurutnya, keadaan tersebut membuat penyusutan kapasitas siswa di dalam ruang kelas. Sehingga sekolah tatap muka ketika pandemi Covid-19 menggunakan dua pola, yakni 30% atau 50% dari kapasitas kelas.

Baca Juga :   JASAD Mr X Ternyata Marwani, Polisi Mintai Keterangan Pihak Keluarga

“Ada beberapa kelas yang tidak penuh karena mereka belajar di rumah,” ujarnya.

Dirinya sangat tidak menginginkan kejadian siswa dan tenaga pengajar terinfeksi Covid-19. Untuk itu metode pembelajaran maupun tahapan protokol kesehatan di sekolah saat ini sudah disiapkan.

Dari wajib mengenakan masker dan sekolah menyediakan tempat cuci tangan lalu membatasi jarak di dalam kelas.

“Semoga saja tidak terjadi hal-hal yang tidak diinginkan,” harapnya.

Untuk diketahui, sekolah tatap muka di Banjarmasin yang dilakukan di tengah pandemi Covid-19 dilakukan dengan cara pembatasan jam mata pelajaran. Jadi satu mata pelajaran memakan waktu 25 menit. Hingga waktu belajar dari pukul 08.00 hingga 10.45 WITA.

Kemudian, kantin sekolah ditutup. Sehingga siswa diimbau membawa bekal sendiri dari rumah. Dalam satu minggu hari belajar terdapat 3 shift pembelajaran.

Bahkan waktu istirahat dipangkas. Hanya menjadi 15 menit. Dan dihimbau untuk selalu berada di dalam ruangan kelas. Kantin sekolah ditutup selama pembelajaran tatap muka untuk menghindari ruang penularan Covid-19.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya
DP3A P2KB PMD Implementasi KHA Wujudkan Sekolah Ramah Anak
SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
DIDUKUNG Pemkab Balangan Program Pascasarjana ULM

Berita Terkait

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:38

KALTENG Prioritas Kesiapsiagaan Karhutla dan Kekeringan 2026

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:29

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:21

PERAMPOK EMAS Diringkus saat Sembunyi di Penginapan

Rabu, 10 Juni 2026 - 23:13

MN TEWAS DITUSUK 4 Kali Usai Pesta Miras, Pelaku AD Sempat Kabur

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Berita Terbaru

Wanita ODGJ di Palangka Raya yang mengamuk (duduk). (Foto: Dok Polsek Pahandut)

Kalteng

WANITA ODGJ Ngamuk, Ancam Keselamatan Suaminya

Rabu, 10 Jun 2026 - 23:29

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca