Anggota Brimob Tewas Dikeroyok di Sumsel, Ini Kronologinya

- Penulis

Senin, 31 Desember 2018 - 22:40

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ilustrasi pembunuhan. (Istockphoto/Sestovic)

Suarindonesia – Kapolda Sumatra Selatan Irjen Zulkarnain Adinegara mengungkap motif salah paham melatarbelakangi tewasnya anggota Brimob Polda Sumsel Briptu Yusuf. Diberitakan sebelumnya Briptu Yusuf tewas usai dikeroyok lima orang di Muaradua, Kabupaten Ogan Komering Ulu (OKU), Minggu (30/12) malam.

Zulkarnain mengatakan, peristiwa bermula saat Briptu Yusuf mengendarai sepeda motor melintasi tempat kejadian perkara (TKP). Tak lama kemudian, melintas salah satu tersangka, YA, warga Kelurahan Batu Belang Jaya, OKU Selatan dengan kecepatan tinggi memotong lajur kendaraan Yusuf sambil menggerung-gerung bunyi knalpotnya.

Diduga merasa tersinggung, Briptu Yusuf kemudian mengejar dan menghadang laju sepeda motor milik YA.

“Tersangka lalu dipukul menggunakan senjata api dinas milik korban,” ujar Zulkarnain, Senin (31/12).

Saat dipukuli, tersangka YA meminta tolong lalu berdatangan warga desa sekitar membantu. Datanglah tersangka lain, Nz, membantu memukuli Briptu Yusuf, lalu dua tersangka yang masih buron memegangi Yusuf agar tidak melawan. Terakhir tersangka lainnya YO alias Nung menusuk dan menebaskan parang ke Briptu Yusuf hingga tewas di TKP.

Baca Juga :   STATUS TERSANGKA Gubernur Kalsel Paman Birin, Gugur ! Menang Praperadilan Lawan KPK

“Kita amankan tersangka YA, tersangka Nung, serta Nz yang memegangi korban saat kejadian. Dua lainnya masih buron, kita sarankan untuk menyerahkan diri,” ujar Zulkarnain.

Zulkarnain menegaskan, saat kejadian, Briptu Yusuf tidak mengenakan seragam kesatuan karena memang sedang bebas tugas. Diketahui, Briptu Yusuf berdinas BKO di Kecamatan Belitang, Kabupaten OKU Timur, Sumsel.

Kapolda pun telah mengirim komandan satuan beserta beberapa personel Brimob Polda Sumsel ke lokasi kejadian untuk mengamankan lokasi dan mem-back up Polres OKU Selatan, mencegah adanya tindakan balasan dari sesama anggota polisi.

“Kita imbau masyarakat dan anggota kita di sana tenang. Tersangka sudah ditangkap dan akan diproses hukum. Untuk yang masih buron saya sarankan keluarganya menyerahkan,” ujarnya.(CNNIndonesia/RA)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka
DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian
KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan
KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah
DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak
GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 23:15

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 21:24

354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:38

AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI

Jumat, 19 Juni 2026 - 18:17

DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca