ANCAM PERPECAHAN Bangsa, Kebebasan Internet

- Penulis

Selasa, 15 Oktober 2019 - 21:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Guna menjaga keutuhan bangsa dan negara ditentukan oleh keberhasilan pembangunan nasional. Maka ancaman dan gangguan tak hanya dari dalam tetapi luar negeri pun menjadi perhatian besar bagi segenap rakyat Indonesia.

Untuk itu sebagai warga negara yang baik tak harus diam dan terima nasib dengan serangan dan kekuatan yang masuk ke Indonesia.

Karena di zaman sekarang, bebasnya dunia internet atau dunia maya salah satu menjadi ancaman terhadap persatuan dan kesatuan bangsa dan mempengaruhi juga dalam pertahanan keamanan negara.

Kasdim1007 Banjarmasin, Mayor Inf Maserani SAg, mengatakan hal tersebut saat menjadi nara sumber dalam sosialisasi pendidikan politik oleh Kesbangpol Kota Banjarmasin di aula kecamatan Banjarmasin Barat, Selasa (14/10/2019) siang.

Kegiatan sosialisasi pendidikan politik yang dihelat Kesbangpol Kota Banjarmasin yang menghadirikan nara sumber Pakar Politik, Ilmuwan, dibuka Staf Ahli Walikota Drs H Muhiyar juga berharap menjaga situasi dan kondisi meskipun suhu politik sudah mulai panas.

Karenanya, ujarnya, segala usaha untuk mempertahankan kedaulatan negara, keutuhan wilayah negara dan keselamatan segenap bangsa dan ancaman serta gangguan terhadap keutuhan bangsa dan negara terus dilakukan.

Maserani juga mengatakan setiap warga negara memiliki tugas tersendiri dalam bela negara, yakni menjalankan perannya dengan sebaik-baiknya. “Misalnya seperti pelajar, ya jadilah pelajar yang baik, atau misalnya pegawai menjalankan perannya sebagai pegawai yang baik,” katanya.

Baca Juga :   MENGEJUTKAN ! Kapolda Kalsel Irjen Pol Winarto Diganti, Wakapolda Gantikan Posisinya

Melalui tema yang diangkatnya bela negara pertahanan dan keamanan negara dia menjelaskan bahwa negara Indonesia adalah negara yang luas dan kaya.

Tentunya dengan kekayaan alamnya maka perlu ada pertahanan negara. Kemudian pada wilayah perbatasan yang memikiki potensi kerawanan keamanan seperti wilayah perbatasan wilayah.

Diakui, memang ada ancaman keamanan yang perlu diwaspadai yakni ancaman militer menjadi prioritas tertinggi, ancaman politik, ancaman sosial, ancaman ekonomi dan ancaman ekologi.

Ia juga berharap dengan terus dilakukan pendidikan bela negara ini bisa membuka pandangan dan pemahaman masyarakat dan ikut serta dalam membela negara sesuai dengan fungsi dan profesinya.

Terlebih sekarang ini mudahnya informasi dari dunia internet dan media sosial yang mau tak mau mempengaruhi pemikiran masing -masing yang dampaknya membawa perpecahan NKRI. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca