AKSES BARU Menuju Bandara Syamsudin Noor Masih Tercatat Milik Pemerintah Pusat

- Penulis

Minggu, 18 Mei 2025 - 21:58

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Kalsel, H. Muhidin waktu melakukan Peresmian Jalan Akses Bandara Syamsuddin Noor, Kota Banjarbaru pada Rabu (26/3/2025)

Gubernur Kalsel, H. Muhidin waktu melakukan Peresmian Jalan Akses Bandara Syamsuddin Noor, Kota Banjarbaru pada Rabu (26/3/2025)

SuarIndonesia – Status kepemilikan Jalan Syamsudin Noor atau akses baru menuju Bandara masih tercatat milik Pemerintah Pusat.

Di bawah Balai Pelaksanaan Jalan Nasional Kalsel. Sebelumnya aset lahan milik Pemprov Kalsel dan diserahkan kepada balai jalan.

Rencana ke depan baik lahan dan jalan serta fasilitasnya akan dikembalikan ke Pemprov Kalsel.

Operasional jalan tersebut telah diresmikan Gubernur Kalsel, H. Muhidin, beberapa saat lalu.

Kendati demikian, status kepemilikan belum kembali ke Pemprov Kalsel.

Begitupun dengan pinjam pakai operasional belum diserahkan ke pemprov. Masih kewenangan balai jalan.

“Status saat ini masih milik dan kewenangan balai jalan. Jadi, kami tidak bisa membuat program,” jelas Pelaksana tugas (plt) Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kalsel, M Yasin Toyib, melalui Plt Kabid Bina Marga, Robi Cahyadi..

Menurut Roby, penanganan saat ini menjadi kewenangan balai jalan.

Tahapan saat ini adalah masa pemeliharaan. Setelah sebelum pembangunan.“Pemeliharaan biasanya satu tahun. Atau 360 hari kerja,” ujarnya.

Ia menyebut jika terjadi kerusakan dan kendala lainnya di ruas tersebut maka yang akan melakukan penanganan adalah balai jalan.

Baca Juga :   MENTERI UMKM Tiba di Kalsel, Hari Ini Sebagai “Amicus Curiae” Sidang Perkara Mama Khas Banjar

Sementara pemprov tak bisa menyuntikkan anggaran karena status kepemilikan belum kembali.

“Setelah masa pemeliharaan selesai maka tahap selanjutnya hibah aset.

Dari kementerian ke kita. Waktunya tidak bisa diprediksi. Bisa cepat atau lambat,” jelasnya.

Ditanya lebih jauh apakah akan ada pembangunan pelebaran drainase oleh balai jalan pada tahun ini di ruas tersebut.

Roby menyebut belum mendapatkan informasi.“Yang pasti tahun ini mereka pemeliharaan saja, tidak ada pembangunan drainase,” ucapnya.

Meski demikian, Pemprov Kalsel telah melengkapi berbagai infrastruktur pendukung, meski secara status hukum belum menjadi pengelola resmi.

Lampu lalu lintas, hingga Penerangan Jalan Umum (PJU) telah tersedia demi kenyamanan pengguna.

“Kalau kami tidak diminta melengkapi apapun. Karena memang kami sifatnya hanya sebagai penerima hibah saja,” kata Robby.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca