AKADEMISI Jepang Teliti Perwali 18/2016, Dinilai Unik Tak Ada di Kota se Asia Pasifik

- Penulis

Jumat, 13 Maret 2020 - 23:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Kota Banjarmasin kini benar-benar menjadi perhatian dunia internasional. Terlebih dengan terbitnya Perwali Nomor 18 tahun 2016 tentang Pelarangan Kantong Plastik bagi Ritel dan Toko Modern yang diberlakukan kota berjuluk seribu sungai ini sejak Juni 2016 lalu, mulai diikuti kota-kota lain di Indonesia.

Makanya jangan heran bila beberapa peneliti dari negara luar berkunjung ke Bumi Kayuh Baimbai, hanya untuk melakukan penelitian tentang penerapan Perwali tersebut.

Satu di antaranya Mr Takuya Hasegawa PhD. Pria dari Kyoto University, Jepang ini, hari Jumat (13/03/2020), secara khusus menemui Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina di ruang kerjanya.

Kedatangan pria muda ini untuk melakukan wawancara tentang keberadaan Perwali tersebut. “Ini unik. Karena awalnya tidak ada kota lain se Asia Pasifik yang melakukan pelarangan kantong plastik. Jadi Kota Banjarmasin yang pertama melakukannya,” ucapnya di hadapan H Ibnu Sina.

Menanggapi hal tersebut, H Ibnu Sina menjelaskan, sebenarnya ada negara tetangga yang juga menerapkan aturan yang sama.

Hanya saja, terangnya, pelarangan yang diterapkan di negara tersebut tidak menyeluruh, tetapi hanya dilakukan untuk akhir pekan saja.

Menerapkan pelarangan penggunaan kantong plastik di kota ini, bebernya, memang tidak mudah.

Baca Juga :   OKNUM Anggota DPRD Tanbu, Kembali Dilaporkan ke Dit Reskrimum Polda Kalsel

Di awal penerapannya, banyak pro dan kontra di masyarakat. Namun semua itu dapat diatasi Pemko Banjarmasin dengan cara baik, sehingga kini seluruh masyarakat Kota Banjarmasin sudah menerima kebijakan pemerintah daerah tersebut.

Imbas dari penerapan aturan tersebut, selain berhasil mengurangi peredaran sampah plastik sebanyak 18 ton per hari, ekonomi masyarakat pun kian meningkat.

Hal ini dikarenakan, solusi yang ditawarkan Pemko Banjarmasin sebagai pengganti kantong plastik yakni menggunakan bakul purun, diapresiasi masyarakat dan pemerintah pusat.

“Kementerian LHK juga sudah menetapkan bakul purun sebagai pengganti kantong plastik. Setiap bulan sekira 1. 000 buah bakul purun dikirim ke luar kota ini, dan Kementerian LHK setiap kegiatan selalu memesan bakul purun untuk dijadikan seminar kit,” terangnya.

Tak hanya itu, Pemko Banjarmasin juga menerima penghargaan dari pemerintah pusat berupa dana insentif sebesar Rp9,3 miliar per tahun.

“Dana tersebut kami gunakan untuk memotivasi warga, kemudian membeli mobil sapu-sapu dan menaikan insentif petugas kebersihan,” pungkasnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

INSIDEN BUS Jemaah di Madinah: Kemenhaj Pastikan Penanganan Korban
PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”
AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin
KECELAKAAN KRL BEKASI TIMUR: 10 Jenazah Korban Teridentifikasi
PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder
SEILI, Terdakwa yang Habisi Nyawa Mahasiswi ULM Dituntut 14 Tahun Penjara
RENOVASI AKSES VITAL Jembatan 1 Juli Kelayan Digagas Polresta Banjarmasin bersama Pemko
WALI KOTA BANJARMASIN “Angkat Bicara” atas Penetapan Tersangka Kasus Sewa Sewa Komputer Jaringan

Berita Terkait

Rabu, 29 April 2026 - 23:45

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Rabu, 29 April 2026 - 23:40

BPG MERATUS Gandeng BRL Jerman Manfaatkan Lahan Bekas Tambang

Rabu, 29 April 2026 - 17:27

PERJUANGAN PERSIT Kartika Chandra Kirana Merawat Budaya Banjar, “Tajam seperti Todak, Teguh seperti Budaya”

Rabu, 29 April 2026 - 16:53

AKSI SOLIDARITAS dan Seruan Hapus Outsourcing, Warnai May Day di Mapolresta Banjarmasin

Selasa, 28 April 2026 - 23:18

1.079 JCH Embarkasi Banjarmasin Tiba di Madinah

Selasa, 28 April 2026 - 23:11

KALSEL Kembangkan Porang 127 Hektare untuk Diversifikasi Pangan

Selasa, 28 April 2026 - 17:24

PRAKTIK KENDARAAN Bermuatan Berlebih “Menjadi Momok”,. Ditlantas Polda Kalsel Perkuat Sinergi Stakeholder

Selasa, 28 April 2026 - 17:11

DIPRIORITASKAN Legislator Balangan Infrastruktur Juai dan Halong

Berita Terbaru

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Provinsi Kalimantan Selatan, H Muhamad Muslim (kanan). (Foto: MC Kominfo Kalsel)

Kalsel

1.814 DESA di Kalsel Terbebas dari “Blank Spot”

Rabu, 29 Apr 2026 - 23:45

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca