3 ORANG Ditetapkan sebagai Tersangka dalam Bentrok di Katingan

- Penulis

Rabu, 8 Juli 2026 - 22:03 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Pria terduga pelaku bentrok di Katingan, 2 lainnya masih buron. (Foto: Istimewa)

Pria terduga pelaku bentrok di Katingan, 2 lainnya masih buron. (Foto: Istimewa)

SuarIndonesia — Kasus penyerangan yang menewaskan tiga anggota Polri saat operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan terus diproses. Hingga Rabu (8/7/2026), penyidik telah mengamankan lima orang warga Desa Tumbang Kalemei. Tiga di antaranya telah resmi ditetapkan sebagai tersangka.

“Hingga hari ini yang diamankan ada lima orang. Yang sudah ditetapkan sebagai tersangka tiga orang, S alias A, R, dan N. Sedangkan Y dan L, dua lainnya masih diamankan dan menunggu hasil gelar perkara,” ujar Kapolres Katingan, AKBP Dodik Hartono , Rabu (8/7/2028) siang melansir detikKalimantan.

Seluruh terduga pelaku diketahui ditangkap di wilayah Kabupaten Katingan. Menurutnya, dua orang yang belum ditetapkan sebagai tersangka kini masih menjalani pemeriksaan intensif.

Meski arah penyidikan mengindikasikan keterlibatan mereka, penyidik tetap mengedepankan prosedur hukum sebelum menetapkan status hukum keduanya.

“Walaupun mengarahnya ke tersangka, kami masih gelar perkara dulu sesuai mekanisme,” tegasnya.

Dodik menjelaskan, ketiga tersangka yang telah ditetapkan status hukumnya dijerat dalam perkara dugaan pembunuhan dan penganiayaan yang menyebabkan korban meninggal dunia. Sementara itu, penerapan pasal terkait tindak pidana narkotika masih belum dilakukan.

“Untuk pasal yang kami terapkan saat ini belum mengarah ke narkoba. Yang diterapkan adalah dugaan pembunuhan, termasuk ada yang turut serta dan ada yang melakukan penganiayaan yang menyebabkan meninggal dunia,” jelasnya.

Meski telah mengamankan lima orang, polisi memastikan penyidikan belum berakhir. Tim penyidik masih terus mengembangkan kasus untuk mengungkap pihak-pihak lain yang diduga terlibat dalam tragedi berdarah di Tumbang Kalemei.

Baca Juga :   WARGA KOBAR Keluhkan Sulitnya dapat BBM

Saat ditanya mengenai jumlah orang yang masih diburu, AKBP Dodik belum bersedia mengungkapkannya.

“Untuk jumlahnya belum bisa kami sebutkan karena masih dalam pengembangan,” katanya.

Kasus penyerangan menewaskan tiga anggota Polri saat operasi pemberantasan narkoba di Desa Tumbang Kalemei, Kabupaten Katingan. (Foto: Istimewa)

Kasus ini menjadi perhatian luas setelah tiga anggota Polri gugur saat menjalankan tugas dalam operasi penindakan terhadap jaringan narkoba di Desa Tumbang Kalemei. Hingga kini, aparat gabungan masih terus memburu pelaku lain serta mendalami peran masing-masing pihak dalam insiden tersebut.

Sebelumnya diberitakan, Kapolda Kalimantan Tengah mengatakan operasi tersebut bukan dilakukan secara mendadak. Tim Satresnarkoba telah lebih dulu melakukan pemantauan dan penyelidikan sehingga mengetahui karakteristik lokasi maupun target yang akan diamankan.

Seluruh tahapan operasi telah disusun sesuai prosedur. Namun situasi berubah drastis ketika keluarga target dan sejumlah orang diduga melakukan provokasi dengan meneriakkan kata ‘perampok’ kepada warga sekitar. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer
KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima
KARHUTLA Tak Kunjung Reda, Pelaku Diminta Ditindak
KING COBRA di Bawah Jembatan Dikira Kayu
SOAL Alokasi Dana Desa yang ‘Imut’: 11 Kades Pupis-Katingan Curhat
KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih
FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar
KASUS BERDARAH di Kawasan Gubernur Soebarjo Direkaulang dengan 20 Adegan

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 22:08

DERBY BORNEO, Misi Bangkit Barito Putera v Persiba, Frans: ‘Haram’ Kalah di Kandang

Jumat, 9 Oktober 2026 - 00:24

KASUS KORUPSI KPP Madya Banjarmasin: KPK Panggil Direktur Sungai Danau Jaya dan Binuang Mitra Bersama Prima

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:31

WANTIMPRES Bentuk Rencana Enam Bidang Kerja

Kamis, 8 Oktober 2026 - 21:21

PRESIDEN Prabowo: “Saya Lihat Masa Depan Indonesia Cerah”

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:41

KASUS TTPU: Rita Widyasari Diperiksa KPK 6 Jam Lebih

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:36

FEBRIE ADRIANSYAH Didakwa Peras Saksi Jiwasraya Rp55 Miliar

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16

BIAYA HAJI 2027 Ditetapkan Sebesar Rp98,4 Juta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:54

MK: Gugatan Ijazah Gibran tidak dapat Diterima

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi orang utan di Nyaru Menteng, Palangka Raya. (Foto: Antara/Bayu Pratama S)

Headline

TERSERANG ISPA: 47 Orang Utan Diterapi Nebulizer

Jumat, 9 Okt 2026 - 21:38

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca