2.980 JIWA Terdampak Banjir

- Penulis

Rabu, 29 Januari 2025 - 23:04 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sejumlah wilayah di Kota Samarinda terendam banjir akibat curah hujan tinggi dan intensitas kenaikan air Sungai Mahakam. (Antara Kaltim/M Risyal H)

Sejumlah wilayah di Kota Samarinda terendam banjir akibat curah hujan tinggi dan intensitas kenaikan air Sungai Mahakam. (Antara Kaltim/M Risyal H)

SuarIndonesia — Sebanyak 2.980 jiwa masyarakat di Kota Samarinda, Kalimantan Timur terdampak banjir yang terjadi sejak 27 Januari 2025.

“Berdasarkan data sementara yang terhimpun, warga yang terdampak banjir tersebar di lima kecamatan dengan rincian 25 RT, 952 kepala keluarga dan untuk bangunan berjumlah 916 unit,” kata Kepala BPBD Kota Samarinda, Suwarso di Samarinda, Rabu (29/1/2025).

Suwarso mengungkapkan, wilayah terdampak paling parah berada di Kecamatan Samarinda Utara dan Sungai Pinang. Selain itu, banjir juga merendam sejumlah wilayah di Kecamatan Samarinda Ulu, Sungai Kunjang, dan Loa Janan Ilir.

“Untuk wilayah kelurahan yang terdampak
terutama di Kelurahan Sempaja Timur, Perumahan Griya Mukti di Gunung Lingai, Sempaja Selatan, dan Temindung Permai,” jelasnya.

Ia mengatakan, BPBD Kota Samarinda telah membuka pintu bagi seluruh pihak yang ingin memberikan bantuan, baik berupa makanan, logistik, maupun tenaga untuk evakuasi.

“Kami mengimbau para pengusaha untuk turut serta membantu para korban banjir,” imbau Suwarso.

Berdasarkan data terkini, sebanyak 25 RT (rukun tetangga) dengan total 952 kepala keluarga (KK) dan 2.980 jiwa terdampak banjir. Sebanyak 916 bangunan terendam.

Baca Juga :   TIGA MAHASISWA UNUKASE yang Meninggal Dunia Kecelakaan Adalah Penerima Beasiswa KIP Kuliah Angkatan 2023

Suwarso mengingatkan bahwa potensi kenaikan tingkat air masih ada, terutama jika hujan terus mengguyur wilayah Samarinda.

Meski demikian, pihaknya terus memantau kondisi bendungan dan sungai untuk mengantisipasi peningkatan debit air.

“Berdasarkan pantau tinggi muka air di Bendungan Benanga hingga pukul 7 pagi sekitar 790, status siaga artinya mengalami penurunan,”jelasnya dikutip dari AntaraNews.

Sementara itu, BMKG menyatakan bahwa curah hujan di wilayah Samarinda berkisar antara sedang hingga tinggi.

Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk tetap waspada, mengenali potensi bahaya, dan melakukan evakuasi mandiri jika memungkinkan.

“Namun, jika membutuhkan bantuan, segera informasikan ke posko yang tersedia,” tutupnya. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

LANJUTKAN Penanganan Karhutla dengan Surfaktan dan Water Bombing di Kabupaten Banjar
NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla
BURUH BANGUNAN TEWAS, Tubuhnya Ditemukan Dalam Air di Bawah Proyek Padel
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
PERSONEL KPL Banjarmasin Mengurai Kepadatan Kendaraan, Keselamatan sebagai Prioritas
UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18