WAKIL PRESIDEN, Gibran Rakabuming Menekankan Dua Poin Krusial saat Tinjau Dampak Banjir di Balangan

- Penulis

Kamis, 8 Januari 2026 - 21:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung dampak banjir bandang di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Kamis (8/1/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming meninjau langsung dampak banjir bandang di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Kamis (8/1/2026) (SuarIndonesia/Adv)

Suarindonesia – Wakil Presiden (Wapres) Gibran Rakabuming Raka, meninjau langsung dampak banjir bandang di Kabupaten Balangan, Kalimantan Selatan, Kamis (8/1/2026).

Dalam kunjungan tersebut, Wapres menekankan dua poin krusial yakni percepatan perbaikan fasilitas pendidikan di sekolah yang terdampak banjir dan langkah mitigasi jangka panjang melalui normalisasi Sungai Pitap agar bencana serupa tidak terulang.

Kunjungan ini juga merupakan tindak lanjut arahan Presiden Prabowo Subianto agar pemerintah hadir secara nyata, tidak hanya memberikan bantuan, tetapi juga memastikan proses pemulihan berjalan cepat dan tepat sasaran.

Wapres langsung menuju lokasi terdampak sebagai wujud kehadiran negara di tengah masyarakat yang sedang menghadapi musibah.

Setibanya di Kabupaten Balangan, Wapres terlebih dahulu mendengarkan paparan kondisi dan penanganan banjir dari Bupati Balangan Abdul Hadi.

Dalam penjelasan tersebut disampaikan dampak banjir bandang, langkah tanggap darurat yang telah dilakukan, serta berbagai kebutuhan lanjutan untuk mempercepat pemulihan pascabencana.

Rangkaian peninjauan kemudian dilanjutkan ke SD Negeri Ju’uh. Di sekolah ini, Wapres melihat langsung proses pembersihan ruang kelas dan fasilitas sekolah yang terdampak banjir.

Wapres juga meninjau kondisi sarana penunjang pembelajaran, seperti laptop, komputer, iPad, dan smart TV yang mengalami kerusakan.

Di sela peninjauan, Wapres menyempatkan diri berdialog dengan pihak sekolah dan warga sekitar. Ia menekankan pentingnya percepatan pemulihan agar kegiatan belajar mengajar dapat segera kembali berjalan normal.

“Yang paling penting, anak-anak bisa kembali belajar dengan nyaman.

Fasilitas yang rusak harus segera kita pulihkan,” ujar Wapres.

Baca Juga :   MANTAN BUPATI Barito Timur Dilaporkan ke Dit Reskrimum Polda Kalsel Dugaan Penipuan Izin Tambang 20 Miliar

Wapres juga mengingatkan pemerintah daerah untuk terus berkoordinasi dengan pemerintah pusat, khususnya dalam penyaluran bantuan pada masa transisi pascabencana, agar dukungan yang diberikan berkelanjutan dan tepat sasaran.

“Silakan terus berkoordinasi, terutama untuk kebutuhan bantuan di masa transisi,” imbuhnya.

Selain meninjau fasilitas pendidikan, Wapres juga mengunjungi lokasi aliran sungai yang terdampak banjir bandang.

Dalam kesempatan tersebut, Wapres menegaskan pentingnya normalisasi sungai sebagai langkah mitigasi guna mencegah bencana serupa terulang di masa mendatang.

“Sungainya perlu dinormalisasi agar ke depan tidak terjadi banjir bandang lagi,” tegas Wapres.

Sebagai informasi, banjir bandang di Kabupaten Balangan terjadi akibat luapan Sungai Pitap di Kecamatan Tebing Tinggi yang dipicu curah hujan dengan intensitas tinggi.

Bencana ini berdampak pada 4.289 kepala keluarga atau sekitar 13.825 jiwa di 34 desa dan 6 kecamatan.

Tercatat pula kerusakan rumah warga, dengan rincian 210 unit rusak ringan, 189 unit rusak sedang, dan 48 unit rusak berat.

Usai meninjau Kabupaten Balangan, Wapres melanjutkan kunjungan kerja ke Kabupaten Banjar untuk melihat langsung kondisi wilayah lain yang juga terdampak banjir.(ADV/MH)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”
KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka
NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel
FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla
TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar
PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah

Berita Terkait

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:00

IKA UNAIR Kalsel, “Podcast” Bersama Kajati dalam Rangkaian “Tour Office”

Kamis, 23 Juli 2026 - 14:33

NASIB KRITIKAN Babeh Aldo Berujung Ditahan Penyidik Polda Kalsel

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:24

FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:17

HELIKOPTER Water Bombing Dioptimalkan Tangani Karhutla

Rabu, 22 Juli 2026 - 20:05

KOMJAK Pantau Langsung Penanganan Perkara Febrie

Selasa, 21 Juli 2026 - 22:04

TKD BERKURANG, Anggaran Dinas PUPR Kalsel 2027 Anjlok 800 Miliar

Selasa, 21 Juli 2026 - 21:20

PATROLI HUMANIS Perkuat Kedekatan dengan Warga Sungai Miai Dalam

Berita Terbaru

Wakil Ketua DPR RI Sufmi Dasco Ahmad (tengah) dan Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) memberikan keterangan kepada pers usai rapat koordinasi membahas peraturan presiden (Perpres) terkait ojek daring (ojol) di Gedung Nusantara III, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

PEKAN DEPAN Finalisasi Perpres Ojol Rampung

Kamis, 23 Jul 2026 - 23:03

Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi (kanan) menjawab pertanyaan wartawan di Gedung DPR, Jakarta, Kamis (23/7/2026). (Foto: Antara/Fath Putra M)

Nasional

NANIK S Deyang Diminta jadi Dewan Pengawas BGN

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:56

Petugas kepolisian mengecek barang bukti yang ditampilkan saat konferensi pers kasus judi online jaringan internasional, di Bareskrim Mabes Polri, Jakarta, Jumat (26/6/2026). (Foto: Antara/Fauzan/kye)

Bisnis

PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026

Kamis, 23 Jul 2026 - 22:24

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca