SuarIndonesia –Seorang wakar (penjaga) Kapal LCT Hasil Mentaya bernama M Hadiyani (22), ditemukan tak bernyawa di kawasan Sungai Martapura Teluk Kelayan.
Tepatnya di atas Kapal LCT Hasil Mentaya Banjarmasin Selatan, Minggu pagi (19/4/2020).
Korban diketahui beralamat Jalan Sei Gampa RT 22 RW 02 Banjarmasin Utara.
Dimana pertama kali menemukan korban adalah kekasihnya bernama Rika Maulida Silvia (17), warga Jalan Pekapuran Raya Gang Swadaya RT 09 RW 01 Banjarmasin Timur.
Ketika itu kekasih korban mendatangi lokasi ditemani oleh keluarganya Rayhana Silvia (29), warga Jalan Ir PHM Noor Gang Nurdin RT 58 RW 04 Banjarmasin Barat.
Langsung kaget serta berteriak minta pertolongan kepada warga sekitar dan langsung berdatangan ke lokasi serta adanya yang menghubungi anggota Satuan Polisi Perairan dan Udara (Satpolairud) Polresta Banjarmasin.

Di lokasi, polisi melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) serta himpun keterangan saksi.
Kemudian bersama anggota relawan Rescue dan Emergency gabungan, mengevakuasi jasad korban untuk dibawa ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin, guna dilakukan visum.
Dari keterangan Rika, saat itu kekasihnya sudah tidak dapat berhubungan melalui WhatsApp sejak Sabtu (18/4/2020), dikarenakan kendala baterai drop dan charger rusak,
Lalu malam harinya sudah dapat mengoperasikan [{Handphone}] [Hp] dan mencoba menghubungi, namun tidak di angkat atau dibalas.
“Pagi harinya saya berinisiatif mendatangi ke tempat kerjanya ditemani Silvia.
Saya mencoba mencari di atas LCT dan terkejut menyaksikan sudah berada dalam palka mesin kapal,” ucapnya.
Sementara Kasat Polairud Polresta Banjarmasin, Kompol Jhon Louis Letedera SIk, mengatakan anggota masih menyelidiki dan menunggu hasil vidum untuk megetahui penyebab pasti kematian korban. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















