WAH Luasan Sawah di Kalsel Bertambah 75.632 Hektare

- Penulis

Kamis, 3 Oktober 2019 - 01:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia  – Berdasarkan hasil verifikasi terjadi penambahan luas sawah di Kalsel 75.632 hektare.

Itu disampaikan Badan Pertanahan Nasional (BPN) yang melaksanakan penyiapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) menjadi upaya perlindungan lahan pertanian Kalsel.

Ketua Tim Penyiapan Data LP2B Provinsi Kalsel, Tri Margo Yuwono menjelaskan, berdasarkan data terbagi menjadi dua, yaitu sawah dan tegalan.

“Ekspose data ini sudah kita verifikasi sesuai data di lapangan, sudah ditemukan luasannya sekitar 272 ribu hektare sawah, sedangkan untuk tegalan luasnya 102.560 hektare,” kata Tri, Rabu (2/10) di sela expose hasil integrasi data penyiapan Lahan Pertanian Pangan Berkelanjutan (LP2B) Provinsi Kalsel Tahun 2019 di Ballroom Grand Dafam.

Ia menambahkan, sebelumnya dari data badan informasi geospital (BIG) luasan sawah di Kalsel 197.025 hektare.  Berbesa dengan luasan sawah,  luasan tegalan justru berkurang dari sebelumnya 296.314 menjadi 102.560 hektare.

Lebih lanjut ia menjelaskan, data yang didapatkan selanjutnya diserahkan ke kementrian untuk verifikasi lebih lanjut.

“Data ini kita expose se provinsi dan disampaikan ke tingkat kementerian, di sana diolah lebih lanjut sehingga didapatkan luasan sebenarnya,” bebernya.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan diwakili Asisten I Bidang Pemerintah Setdaprov Kalsel, Siswansyah mengatakan, LP2B telah memiliki acuan dan sesuai Undang-Undang Nomor 41 Tahun 2009, sehingga dapat berjalan terpadu dan konsisten.

Baca Juga :   NEKAT ! PEDAGANG PENTOL Gagahi Cewek Penjaga Toko di Banjarmasin

“Semoga melalui ini berbagai upaya pengembangan pertanian dapat berjalan baik.

Hal ini juga menjadi upaya perlindungan lahan pertanian yang berkelanjutan,” ujarnya

Di tempat yang sama, Sekretaris Direktorat Jendral ATR BPN, Dadat Dariatna menambahkan, kegiatan pembukaan ekspose hasil integrasi data LP2B di tingkat Provinsi Kalsel ini merupakan pengelolaan data yang sama agar tidak ada data yang berbeda, sehingga telah menjadi satu kesatuan.

“Data ini nantinya akan mendata lahan pertanian secara keseluruhan di Kalsel, jika ada data yang tidak sesuai agar secepatnya bisa dikendalikan,” ujarnya. (RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah
3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!
BNPB Siagakan Satu Pesawat untuk OMC
DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api
RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan
HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru
MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan
PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Berita Terkait

Jumat, 11 September 2026 - 17:36

SAT POLAIRUD Polresta Banjarmasin Tebar Kepedulian Lewat Jumat Berkah

Kamis, 10 September 2026 - 21:58

DIHADAPAN Wapres Gibran Tunjukkan Inovasi Cairan dan Drone Thermal Langsung di Titik Api

Kamis, 10 September 2026 - 21:45

RESMI DITUTUP, 4.151 Mahasiswa Baru UNISKA MAB Siap Memulai Perkuliahan

Kamis, 10 September 2026 - 18:08

HANYA BELASAN MENIT Kunjungan Kerja Wapres Gibran di SR Banjarbaru

Kamis, 10 September 2026 - 16:53

MAULID di DPRD Kalsel, Momentum Pererat Silaturahmi dan Tingkatkan Keimanan

Kamis, 10 September 2026 - 16:49

PEMANFAATAN ASET Swargaloka Dievaluasi DPRD Kalsel

Kamis, 10 September 2026 - 12:41

PEDULI Korban Kebakaran, Kapolsek Banjarmasin Tengah Salurkan Bantuan Senbako

Rabu, 9 September 2026 - 23:38

WAPRES Gibran ke Kalsel Tinjau SR hingga ISPA dan karhutla

Berita Terbaru

31 WNA Malaysia dan Taiwan ditangkap Imigrasi Pontianak, Kalbar. (Foto: Istimewa)

Kalbar

31 WNA Malaysia-Taiwan Ditangkap, Diduga Scamming

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:50

Karhutla mengancam habitat orang utan di TN Tanjung Puting Kalteng. (Foto: HO-Dok Balai TNTP)

Headline

3.105 HA TNTP Terbakar, Habitat Orang Utan Terancam!

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:46

Tim BKSDA dan YIARI Kalbar mengevakuasi Orang utan dari salah satu kebun warga di Kayong Utara. (Foto: HO-YIARI Kalbar)

Kalbar

ENAM Orang Utan Diselamatkan dari Karhutla

Kamis, 10 Sep 2026 - 22:17

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca