VAKSINASI GURU Jelang Tatap Muka, Kadinkes: Tanpa PTM, Anak Kita akan Bodoh

- Penulis

Jumat, 19 Maret 2021 - 20:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

vaksin guru

vaksin guru

 

SuarIndonesia – Program vaksinasi terhadap guru menjelang rencana penerapan pola Pembelajaran Tatap Muka (PTM) oleh sekolah yang ada di bawah naungan Pemerintah Kota (Pemko) Banjarmasin dinilai penting dilakukan.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Banjarmasin, Machli Riyadi menjelaskan, pihaknya sangat mendukung kebijakan PTM bagi siswa kelas 6 SD dan 9 SMP tersebut untuk dijalankan.

“Kalau menunggu pandemi Covid-19 ini berakhir, maka sekolah tidak akan pernah buka dan anak kita akan jadi bodoh semua,” ungkapnya saat ditemui awak media usai melakukan pemantauan jalannya program vaksinasi di SMP Negeri 1 Banjarmasin, Jumat (19/03/2021) pagi.

Menurut mantan Wadir Administrasi dan Keuangan RSJ Sambang Lihum itu, pembelajaran yang dilakukan secara online atau daring saat ini sangat tidak efektif.

Pasalnya, ia menambahkan, waktu belajar secara daring itu sangat terbatas dan sangat minim pengawasan terhadap anak. Apalagi ketika anak dia memegang android.

“Kita tidak tau dia (anak didik) berselancar di sosmed ke mana-mana, membaca dan melihat apa yang tidak pantas dikonsumsi anak usia sekolah,” pungkasnya.

Karena itu, pihaknya selaku Dinkes Kota Banjarmasin berkewajiban untuk mengadvokasi kebijakan PTM yang dikeluarkan Pemko Banjarmasin tersebut dengan menyediakan vaksin Covid-19 bagi guru tahap pertama.

“Sasaran vaksinasi tahap pertama bagi guru ini 500 guru dulu, sesuai dengan ketersediaan vaksin yang dimiliki Dinkes,” ungkapnya.

Sedangkan jumlah guru yang sudah terdata di Dinkes sebagai penerima vaksin sebanyak 5.000 orang. Sehingga hanya 10% guru yang bisa divaksin pada tahap pertama vaksinasi kali ini.

Baca Juga :   KPK TERBITKAN Surat Penangkapan untuk Gubernur Kalsel Sahbirin Noor

“Kita akan lanjutkan lagi nanti saat vaksin datang pada termin berikutnya,” ujarnya.

Lantas, apakah vaksinasi pertama bagi guru yang dilakukan Dinkes tersebut langsung bisa menjamin tidak terjadi penularan Covid-19 saat PTM kelas 6 dan 9 dimulai pada Senin, 22 Maret mendatang?

Menjawab itu, pria dengan sapaan Machli itu menjelaskan, bahwa pembentukkan antibodi di tubuh manusia melalui penyuntikan vaksin memang memerlukan waktu selama 14 hari usai dilakukannya penyuntikkan vaksin pertama.

“Walau begitu, saat PTM dilakukan mereka (guru dan siswa) tetap disiplin menerapkan protokol kesehatan, seperti wajib bermasker dan protokol kesehatan lainnya,” imbuhnya.

Sehingga, ia menilai tidak perlu ada kekhawatiran dengan paparan virus yang menular lewat droplet manusia itu terjadi.

“Sepanjang protokol kesehatan tetap dijalankan secara disiplin dan ketat maka tidak perlu ada kekhawatiran,” tegasnya.

Machli mengaku, bahwa pihaknya menargetkan program vaksinasi bagi para pahlawan tanpa jasa di bidang pendidikan ini bisa selesai dalam beberapa bulan mendatang.

“Tapi target vaksinasi guru ini sesuai dengan kebijakan Pemerintah dan Dinas Pendidikan Kota Banjarmasin. Termasuk jika PTM ini dibuka secara keseluruhan, maka di bulan Juli semua guru kita harapkan sudah tervaksin sesuai dengan ketersediaan vaksin yang kita miliki,” tutupnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan
PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar
DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru
RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah
JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 April 2026 - 22:49

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 April 2026 - 22:40

KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Jumat, 10 April 2026 - 18:51

PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 22:23

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 April 2026 - 22:01

KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid

Berita Terbaru

Petugas karantina saat mengamankan kura-kura dilindungi yang disamarkan dalam bentuk paket di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Karantina Kalsel)

Kalsel

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:44

Pembacaan sumpah/janji jabatan anggota Ombudsman RI 2026-2031 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (Antara/Maria C Galuh)

Nasional

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:09

Rini Widyantini, Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB). (KemenPANRB)

Nasional

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 Apr 2026 - 22:49

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca