VAKSIN tak Selalu Tersedia, Kalsel Dipaksa di Level IV PPKM

- Penulis

Senin, 27 September 2021 - 21:27

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Vaksin Covid-19 tak selalu tersedia, Kalimantan Selatan (Kalsel) dipaksa di Level IV PPKM

“Kebutuhan vaksin di Kalsel masih dianggap kurang, terlebih warga di sini  yang berjumlah sekitar 3 juta 500 sebagai penerima vaksin.

Tak sebanding dengan vaksin yang dikirim saat ini dari pusat hanya 1 juta 300 lebih,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin, Senin (27/9/2021)

Guna penambahan vaksin di Kalsel Ketua Komisi IV DPRD Kalsel akan mendatangi Kementerian kesehatan dalam waktu dekat,

“Kita pansus Penguatan Fasilitasi Perguruan Tinggi sempatkan ke waktu untuk datang ke Kemenkes RI menindaklanjuti tuntutan penambahan vaksin di Kalsel,”ucap Lutfi.

Menurut Politisi dari Partai Gerindra ini, daerah pulau jawa sangat mudah mendapatkan vaksin, sedangkan di Kalsel warga harus berkerumun untuk mendapatkan vaksin,

“Keinginan kita pemerintah pusat dapat memberikan tambahan vaksin 80 persen dari kebutuhan 3,5 juta dosis vaksin.

Baca Juga :   MEMENUHI Tenaga Profesional Berbagai Bidang, Dibuka Rekrutmen Bakomsus Polri TA.2025

Paling tidak di angka 2,5 juta hingga 3 juta dosis vaksin harusnya sudah kita terima,” ucapnya

Padahal menurutnya salah satu indikator dalam penentuan daerah di Kalsel masih berstatus Level IV karena belum tercapainya persentase vaksinasi oleh Pemda.

“Permasalahannya sekarang karena vaksinnya tidak tersedia, jadi daerah di Kalsel dipaksa tetap berada pada PPKM Level IV,” cetusnya.

Tentunya lanjut Lutfi dengan masih diberlakukannya PPKM Level IV, kegiatan masyarakat terbatas sehingga akan berdampak di semua sektor khususnya di bidang perekonomian.

“Ini harus kita perjuangkan dan bersama pemda 13 kab/kota menuntut pemerintah agar mendapatkan tambahan vaksin sesegera mungkin,” tutupnya. (HM)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur
PULUHAN JEMAAT GEREJA Diduga Keracunan Usai Santap Nasi Kotak
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C
PELAKSANAAN 50 Paket Proyek pada Dinas PUTR HSS TA 2024 Terindikasi Dugaan Kerugian Negara, Begini Sikap Kejati Kalsel

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:21

DEWI PUTRI Raih Perunggu Kejurnas Taekwondo U-13 dan U-17 2026

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:03

PENCURI 1,6 TON SAWIT Ketahuan! Gegara Tertidur Pulas Usai Beraksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:58

2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:52

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:45

PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak

Berita Terbaru

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca