SuarIndonesia -Vaksin Covid-19 tak selalu tersedia, Kalimantan Selatan (Kalsel) dipaksa di Level IV PPKM
“Kebutuhan vaksin di Kalsel masih dianggap kurang, terlebih warga di sini yang berjumlah sekitar 3 juta 500 sebagai penerima vaksin.
Tak sebanding dengan vaksin yang dikirim saat ini dari pusat hanya 1 juta 300 lebih,” ucap Ketua Komisi IV DPRD Kalsel HM Lutfi Saifuddin, Senin (27/9/2021)
Guna penambahan vaksin di Kalsel Ketua Komisi IV DPRD Kalsel akan mendatangi Kementerian kesehatan dalam waktu dekat,
“Kita pansus Penguatan Fasilitasi Perguruan Tinggi sempatkan ke waktu untuk datang ke Kemenkes RI menindaklanjuti tuntutan penambahan vaksin di Kalsel,”ucap Lutfi.
Menurut Politisi dari Partai Gerindra ini, daerah pulau jawa sangat mudah mendapatkan vaksin, sedangkan di Kalsel warga harus berkerumun untuk mendapatkan vaksin,
“Keinginan kita pemerintah pusat dapat memberikan tambahan vaksin 80 persen dari kebutuhan 3,5 juta dosis vaksin.
Paling tidak di angka 2,5 juta hingga 3 juta dosis vaksin harusnya sudah kita terima,” ucapnya
Padahal menurutnya salah satu indikator dalam penentuan daerah di Kalsel masih berstatus Level IV karena belum tercapainya persentase vaksinasi oleh Pemda.
“Permasalahannya sekarang karena vaksinnya tidak tersedia, jadi daerah di Kalsel dipaksa tetap berada pada PPKM Level IV,” cetusnya.
Tentunya lanjut Lutfi dengan masih diberlakukannya PPKM Level IV, kegiatan masyarakat terbatas sehingga akan berdampak di semua sektor khususnya di bidang perekonomian.
“Ini harus kita perjuangkan dan bersama pemda 13 kab/kota menuntut pemerintah agar mendapatkan tambahan vaksin sesegera mungkin,” tutupnya. (HM)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















