UNGKAPKAN Kekecewaan Lewat Seribu Lilin

- Penulis

Minggu, 27 Juni 2021 - 22:33 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pasca terjadinya bentrok dalam aksi #SaveKPK Jilid II yang terjadi pada Kamis 24 Juni 2021 yang lalu. Sejumlah mahasiswa UIN Antasari menggelar aksi seribu lilin Sabtu, (26/06/2021) malam.

Aksi seribu lilin ini dimotori Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Ekonomi dan Bisnis Islam yang diikuti puluhan mahasiswa dari berbagai fakultas.

Ketua DEMA FEBI Muhammad Yogi Ilmawan mengatakan aksi tersebut merupakan lanjutan dari respon mereka terhadap tindakan represif aparat kepolisian terhadap mahasiswa Kalimantan Selatan .

Menurutnya, aksi seribu lilin ini adalah bentuk kekecewaan mahasiswa terhadap matinya demokrasi di negeri ini.

“DPR hari ini selalu mengindahkan bertemu dengan para mahasiswa/masyarakat dan selalu ingin bertemu dengan para pejabat tinggi di negara ini. Padahal masyarakat yang patut menjadi prioritas utama mereka,” ungkap Yogi dengan nada kecewa saat dibincangi awak media.

Ia mengaku sangat menyayangkan hal tersebut terjadi. Terlebih lagi ketika mereka ingin bertemu langsung dengan para wakil rakyat-nya untuk menyampaikan aspirasi selalu dihadapkan dengan aparat keamanan.

“Yang mana pada saat mahasiswa ingin bertemu langsung dengan para dewan pasti akan selalu dibenturkan dengan para aparat kepolisian yang patut dipertanyakan apakah hari ini polisi membela kebenaran atau membela penindas masyarakat?” ujarnya.

Sementara itu, Ketua Bidang Advokasi Kesejahteraan Masyarakat DEMA FEBI Rizkon Hanafi mendesak agar mahasiswa di seluruh Indonesia turut mengambil peran atas apa yang terjadi akhir-akhir ini di Indonesia. Misalnya soal pelemahan KPK.

Baca Juga :   BERAWAL CANDAAN Berujung Pembunuhan, Ini Ungkapan Pelaku saat Rekaulang

Hal ini mengingat, mahasiswa merupakan jembatan untuk menyampaikan pendapat dari masyarakat. Peran ini baginya harus dimaksimalkan.

“Sudah saatnya seluruh mahasiswa di Indonesia ini turun memenuhi jalanan di daerahnya masing-masing. Represifitas aparat kepolisian, jangan sampai kita takut dalam menyampaikan kebenaran,” desaknya.

Dia mengingatkan, negeri ini sedang tidak baik-baik saja harus ada perbaikan yang mana perbaikan tersebut lahir daripada gerakan mahasiswa. “Yang mana akan selalu ada dan berlipat ganda tegas,” pungkas Rizqon.

Hal yang tidak jauh berbeda disampaikan Wapresma UIN Antasari Arbani yang turut hadir dalam aksi. Dia berharap solidaritas mahasiswa semakin kuat dalam melawan segala ketidakadilan.

Dia juga berharap kepada mahasiswa, lebih khusus kepada para mahasiswa yang berkampus di Jakarta agar sesegeranya turut bersikap dan menyuarakan tentang pelemahan KPK.

“Bagi kami di daerah, gerakan kawan-kawan di pusat sangat diharapkan. Karena lebih dekat dengan pihak yang dituntut,” tandasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

UTAMAKAN Tindakan Preemtif dan Preventif pada Operasi Patuh Intan 2026
SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura
KAPOLDA KALSEL, Gagas Forum Rektor dan “Crisis Center” Atasi Karhutla, Ciptakan Kamtibmas hingga Mendukung Pendidikan Unggul
SINERGI KAMTIBMAS Forkopimda Kalsel bersama Para Pimpinan Perguruan Tinggi, Begini Penekanan Kapolda
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
ANCAMAN Asap Karhutla, Kapolsek Banjarmasin Tengah Turun Bagikan Masker
OPERASI PATUH INTAN 2026 Polresta Banjarmasin Kerahkan 85 Personel, ETLE Dioptimalkan
SERATUS PERSONEL BKO Perkuat Penanganan Karhutla di Kalsel, Diterima Kapolda

Berita Terkait

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:36

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Oktober 2026 - 20:06

BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum

Senin, 26 Oktober 2026 - 16:10

KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:16

BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1

Jumat, 23 Oktober 2026 - 23:06

LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:21

KASUS EMPAT PELABUHAN: KPK Periksa Mantan Kepala KSOP Samarinda

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:13

26 OKTOBER, Korlantas Polri Gelar Operasi Patuh 2026

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:08

243 ORANG dan 13 Korporasi jadi Tersangka Karhutla

Berita Terbaru

Dansatbrimob cek lokasi kebakaran hutan di TN Tanjung Puting setelah hujan turun. (Foto: Polda Kalteng)

Kalteng

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Okt 2026 - 22:06

Relawan pemadam karhutla di Martapura sujud syukur begitu hujan turun. (Foto: Istimewa)

Kab. Banjar

SUJUD SYUKUR Relawan Karhutla saat Hujan di Martapura

Senin, 26 Okt 2026 - 21:46

Sebanyak 15 pesawat dikerahkan untuk menjalankan operasi modifikasi cuaca yang difokuskan di tiga provinsi, yaitu Kalimantan Tengah, Kalimantan Selatan, dan Sumatera Selatan, guna mengantisipasi serta menanggulangi potensi bencana hidrometeorologi seperti kebakaran hutan dan lahan maupun banjir. (Foto ilustrasi: SI/UT/Gemini.Ai)

Nasional

BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi

Senin, 26 Okt 2026 - 20:36

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca