UCAPAN TAK BEKERJA Membuat Wabup Balangan Tak Terima dan Merasa Difitnah Ansharudin 

- Penulis

Selasa, 1 Desember 2020 - 22:37

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Menyusul pernyataan yang mencuat dari Ansharuddin pada saat debat publik terakhir Calon Bupati dan Wakil Bupati Balangan pada Sabtu,(28/11) lalu, berbuntut pada tak terimanya Syaifullah.

Wakil Bupati (Wabup) dan sekarang Pelaksana Tugas (Plt) Bupati Balangan ini tak terima atas ucapan Paslon Ansharudin menyebutnya selama dua tahun setengah tidak pernah bekerja dan bertemu sebagai wakilnya.

Sebenarnya, Ansharuddin dan Syaifullah sejak dilantik pada Tahun 2016, awalnya berjalan harmonis.

“Kalau saya disebut tidak pernah kerja selama dua tahun, itu fitnah. Saya sangat tidak terima,” ujar Syaifullah lagi, ketika dicagat wartawan usai Shalat Zuhur di Masjid Raya Sabillal Muhtadin Banjarmasin, setelah ada kegiatan di Pemprov Kalsel, Selasa (1/12/2020).

“Saya sampai sekarang sudah dua tahun setengah tidak ketemu. Karena pak wakil tak pernah turun ke kantor,” ujar Ansharuddin saat menanggapi soal ketidak harmonisan hubungannya dengan wakil pada debat tersebut.

Menanggapi hal ini lagi, Syaifullah mengaku tak tinggal diam. “Tunggu langkah yang akan saya ambil. Karena ini menyangkut nama baik saya. Ini fitnah. Saya secara pribadi sangat tidak menerima,” ujar Syaifullah.

Syaifullah mengatakan, selama ini ia sudah bekerja dengan benar.

Bahkan telah menjalankan amanah sebagai Wakil Bupati Balangan.

Salah satunya, soal upayanya meningkatkan APBD Balangan pada saat baru menjabat dengan berhasil meningkatkan royalti keuntungan dari sektor hasil pertambangan.

Bahkan lanjut Syaifullah tugas dan fungsi sebagai wakil bupati dalam pengawasan terus ia jalankan hingga saat ini.

Baca Juga :   OKNUM Anggota DPRD Tanbu, Kembali Dilaporkan ke Dit Reskrimum Polda Kalsel

Ia lantas bercerita pada awal-awalnya terpilih berdua, dan setelah dilantik dirinya sebagai wakil bupati selalu mengaungkan aksélerasi-akselerasi (proses mempercepat atau peningkatan pembangunan.

“Kalau perlu lompatan pembangunan.  Setelah saya gaungkan akselerasi akselerasi itu tentunya dibutuhkan dana besar.

Saya memang bukan orang birokrat, tapi berlatar belakang pengusuha.

Kalau rancang-rancang tak ada dananya, ya percuma. Ibarat bahasa banjarnya runding-runding, kada baduit ya akhirnya mati dirundingan,” ucapnya.

Disebutnya, pada awal APBD Balangan sekitar 890 Miliar.“Saya kaget dan terpukul dengan APBD yang kecil itu. Karena itu mencari esensi akhirnya adakan rapat.

Di Balangan ini ibarat rumah kita di dalamnya perusahan raksasa yang omzetnya triliunan. Sementara kita yang punya rumah, APBD-nya segitu saja,” bebernya.

Ia sebagai wakil bupati minta izin pada pak bupati, meski di luar tupoksi dengan lasan ada hubungan dengan pihak pusat.

“Karena saat itu saya nilai tambang sepertinya ada pembiaran yang salah, dan ini harus dibenarkan. Akhirnya jauh ada peningkatan pendapatan daerah,” ceritanya.

Lainnya, selalu melakukan monitoring, hingga soal penaganan Covid-19, yang baru dibentuk, ini sejak dirinya sebagai Plt Bupati.

“Semua hanya gambaran sekelumit apa yang saja lakukan dan kerjakan sejak dilantik.

Lantas apa saya dibilang tak ada bekerja selama dua tahun setengah,” pungkas Syafullah. (ZI)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba
PWI KALSEL Dorong Puluhan Media Bisa Terverifikasi Dewan Pers Tahun Ini
MTQ ke-37 Batola. Jadikan Masyarakat dan Pemerintah yang Agamis
PERLINDUNGAN HUKUM bagi Media Profesional, Begini Penegasaan Dewan Pers
MENTERI P2MI Mukhtarudin Besok Resmikan Migran Center ULM, Kuliah Umum dan MoU
JEMAAH HAJI Kloter 12 Debarkasi Banjarmasin Tiba
BEKANTAN Pulau Curiak Lahirkan Anak Kembar
BERGEMA SENI BUDAYA Dilantunkan Ratusan Peserta di Banjarbaru, Kapolda Kalsel : Ini Komitmen Nyata Polri Menjaga Kearifan Lokal

Berita Terkait

Senin, 22 Juni 2026 - 19:16

PT BANGUN BANUA Kalsel Apresiasi Tranformasi Bank Kalsel Menjadi Bank Devisa

Senin, 22 Juni 2026 - 19:14

RESMI LAUNCHING, Gubenur Muhidin Ajak Masyarakat Transaksi Devisa di Bank Kalsel

Senin, 22 Juni 2026 - 19:12

BANK KALSEL Resmi Jadi Bank Devisa, Siap Layani Transaksi Internasional

Senin, 22 Juni 2026 - 19:09

OJK Ingatkan Status Bank Devisa Jadi Tantangan Penguatan Manajemen Risiko

Senin, 22 Juni 2026 - 19:07

GUBERNUR Muhidin Jadi Nasabah Perdana, Bank Kalsel Resmi Sandang Status Bank Devisa

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:10

DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:06

DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Berita Terbaru

Wamenham Mugiyanto saat diwawancara awak media usai Uji Publik RUU HAM di Samarinda, Senin (22/6/2026) malam. (Foto: Antara/A Rifandi)

Hukum

REVISI UU HAM Jamin Perlindungan Aktivis

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:46

Jemaah haji Kloter 13 Debarkasi Banjarmasin asal Kabupaten Tanah Bumbu dan Kotabaru tahun 1447 H / 2026 M saat mengikuti acara penyambutan di asrama haji di Kota Banjarbaru setelah tiba di tanah air, Senin (22/6/2026). (Foto: PPIH Debarkasi Banjarmasin)

Kalsel

JEMAAH HAJI Kloter 13 Asal Tanah Bumbu-Kotabaru Tiba

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:37

Perdana Menteri Inggris Keir Starmer. (Foto: Anadolu Agency)

Internasional

KEIR STARMER Mundur jadi PM Inggris

Selasa, 23 Jun 2026 - 00:31

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca