TURUN TERUS, Laba PT Air Minum Bandarmasih

- Penulis

Jumat, 20 Mei 2022 - 01:04

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Progres keuntungan laba PDAM Bandarmasih atau kini PT. Air Minum Bandarmasih (Perseroda) semakin tahun semakin menurun. Tercatat laba perusahaan air milik pemko Banjarmasin tersebut mengalami penurunan puluhan miliar sejak lima tahun terakhir, yakni dari tahun 2018 hingga tahun 2021.

Ketua Komisi II DPRD Kota Banjarmasin, Awan Subarkah mengungkapkan, dari tahun 2018 laba turun dari angka Rp22,5 miliaran.

“Dari tahun ke tahun terus merosot, tahun 2018 laba Rp22,5 miliar dan kini terakhir tahun 2021 laba hanya sekitar Rp3,1 miliar,” ujar Awan, Kamis lalu.

Politisi PKS ini mengatakan, laba mengalami penurunan karena biaya operasi perusahaan semakin besar tetapi pendapatan tetap yakni hanya dari retribusi bulanan pelanggan.

“Ini harus dicarikan solusi cepat karena jika dibiarkan tahun 2022 bisa mengalami kerugian, “tuturnya usai rapat evaluasi Laporan Kinerja Pertanggungjawaban (LKPJ) Walikota 2021 PT. Air Minum Bandarmasih.

Ia menjelaskan, beberapa upaya dan solusi akan diupayakan untuk menyelematkan perusaahan air satu-satunya di Banjarmasin tersebut. Namun suaranya harus ada kombinasi pelayanan masyarakat tetap maksimal dengan tarif tidak naik.

“Makanya perlu dilakukan penyertaan modal untuk menyehatkan PDAM kembali. Karena jika dibiarkan merugi maka akan mempengaruhi pelayanan masyarakat,” jelasnya.

Untuk langkah ini, PT. Air minum Perseroda ini harus menjalani proses dan syarat untuk mendapatkan penyertaan modal. “Harapannya saat APBD perubahan atau sebelum akhir tahun bisa terlaksana,” katanya.

Baca Juga :

MUSLIH LangsungAngkat Bicara, Wali Kota Banjarmasin Ungkit OTT di PDAM

Solusi lainnya yakni dari segi FCR atau full cosh recovery atau tarif yang dikenakan kepada pelanggan masih di bawah harga produksi.

Baca Juga :   PILKADA 2024: KPU Tabalong Gelar Debat Publik Pertama

“FCR semakin menipis, sebelumnya biaya operasional lebih rendah dari biaya pendapatan. Namun kini biaya operasional lebih tinggi dibanding pendapatan juga menjadi beban perusahaan, ” jelasnya.

Alternatif solusi lainnya yakni memberikan subsidi tarif dari pemko atau pemprov yang bisa dilakukan jika sudah Perseroda.

“Tarif sebenarnya naik namun tarif tersebut disubsidi oleh pemko dan pemprov sehingga masyarakat tidak merasakan kenaikan tarif mengingat masih dalam pemulihan ekonomi masa pandemi,” jelasnya.

Evaluasi LPKJ tersebut dihadiri Direktur Utama H.Yudha Ahmadi, Direktur Operasional Supian dan Sekretaris Perusahaan Sudrajat.

“Tahun ini kami perlu fokus juga dalam perbaikan jaringan yang sering bocor karena usia tua. Selain itu akan dimulai dengan pemasangan pipa dari Banua Anyar hingga di Sungai Andai untuk pelayanan maksimal di wilayah tersebut,” jelas Supian. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa
SEORANG PESEPEDA di Kawasan Pelabuhan Trisakti Tewas Dihantam Truk Tronton
DIRESPONS CEPAT Dinas PUPR Perkim Balangan Beberapa Proyek Sorotan
KRI HIU-634 Ekspedisi Rupiah Berdaulat 2026, Gubernur Kalsel Mengapresiasi Bank Indonesia dan TNI AL
SEORANG PRIA DUDA Asal Muara Enim Ditemukan Tergelatak Tak Bernyawa
DINAS ESDM KALSEL “Bereaksi”, Begini Pernyataan Disampaikan atas Kasus Dugaan Pungli Perizinan Tambang Galian C
PELAKSANAAN 50 Paket Proyek pada Dinas PUTR HSS TA 2024 Terindikasi Dugaan Kerugian Negara, Begini Sikap Kejati Kalsel
WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Berita Terkait

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:13

TERCATAT 913 ODGJ di Palangka Raya, Dinsos: ‘Himpitan Ekonomi Picu Gangguan Mental’

Selasa, 9 Juni 2026 - 21:05

DIDUGA! Oknum Pegawai KUA Sampit Bawa Kabur dan Sekap Anak di Bawah Umur

Selasa, 9 Juni 2026 - 20:51

358 JEMAAH HAJI Kalteng Tiba, 2 Masih Dirawat di Arab Saudi

Senin, 8 Juni 2026 - 23:22

WASPADA BANJIR ROB di Kalimantan 14-25 Juni 2026

Minggu, 7 Juni 2026 - 23:03

PENCURI 1,6 TON SAWIT Ketahuan! Gegara Tertidur Pulas Usai Beraksi

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:58

2 NAPI LAPAS Palangka Raya Dikirim ke Nusakambangan

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:52

SAAT BERENANG, Bocah Jio Hilang Misterius di Sungai

Minggu, 7 Juni 2026 - 22:45

PRIA R NGAMUK Bacok Ibu dan Anak

Berita Terbaru

Aridiwi alias Diwi (36). ditemukan terbujur kakui tak bernyawa di dalam rumah Jalan A Yani 7 Kompleks Mahligai Permai Indah Jalur 12, Kecamatan Kertak Hanyar, Kabupaten Banjar, Rabu (10/6/2026).  (SuarIndonesia/DO)

Kab. Banjar

SEORANG PRIA Ditemukan Terbujur Kaku Tak Bernyawa

Rabu, 10 Jun 2026 - 14:56

Ratusan CPNS dilantik menjadi PNS angkatan pertama OIKN. (Foto: Humas OIKN)

Kaltim

OIKN Lantik 555 PNS Angkatan Pertama

Selasa, 9 Jun 2026 - 21:30

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca