Suarindonesia – Pasca libur panjang Hari Raya Idul Fitri 1440 H ternyata harga tiket pesawat untuk dalam negeri dinilai masih terlalu mahal untuk sebagian besar masyarakat Indonesia.
Hal ini disampaikan Wakil Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Asita) Kalsel Hj Armistyani di sela-sela, menghadiri pernikahan putri bungsu H Zulkifli Rabban, di Aula Masjid Sabilal Muhtadin Bajarmasin, Rabu (12/06/2019).
Dipaparkan mantan Pembina Asosiasi Travel Agent Indonesia (Asita) Kalsel, Hj Armistyani yang biasa dipanggil Hj Yani ini, pelaku bisnis travel mengeluhkan harga tiket pesawat yang masih mahal ini ysng dinilai tidak mendukung pergerakan wisatawan ke berbagai destinasi di dalam negeri.
Tidak hanya itu, karena mahalnya harga tiket domestik ini, Yani mengungkapkan bahwa pertumbuhan wisatawan yang ke luar negeri menjadi lebih tinggi daripada ke dalam negeri.
“Maka yang terjadi adalah wisatawan yang ke luar negeri, pertumbuhannya lebih tinggi daripada yang ke dalam negeri,” ungkap Yani lagi.
Ia membandingkan bahwa harga tiket ke Raja Ampat harganya jauh lebih mahal dibandingkan pergi ke luar negeri seperti Malaysia, Thailand atau Singapura. Meskipun pemerintah telah menurunkan tarif batas atas, kenyataannya harga tiket pesawat terutama rute domestik yang masih tinggi.
“Memang pemerintah telah menurunkan tarif batas atas. Namun hal tersebut tidak berpengaruh secara signifikan,’’ papar Yani lagi.
Bahkan, katanya, ada pengaruh kenaikan harga tiket pesawat hampir paralel dengan penerapan bagasi berbayar dalam rentang waktu yang cukup dekat.
Karena itulah, diharapkan campur tangan pemerintah terhadap masalah penerbangan ini.
Masalahnya, secara tidak langsung akan menjadi beban pengusaha kecil menengah yang sedang merintis bisnis dan menghambat pertumbuhan pariwisaya dalam negeri.
Ditanya bagaimana dengan wacana penerbangan asing masuk kedalam negeri, menurut Yani, pihaknya meminta masalah ini dikaji secara mendalam dan jangan sampai asal saja sehingga dikhawatirkan akan berdampak dalam pertumbuhan ekonomi ke depan.
‘’Pengkajian mendalam ini sangat perlu dan penting sekali,’’ demikian Wakil Ketua Asosiasi Travel Agent Indonesia (Asita) Kalsel Hj Armistyani.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















