TRAGIS JANDA Nekad Gantung Diri dengan Tali Ayunan

- Penulis

Senin, 20 September 2021 - 15:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Tragis, seorang janda anak dua Yulianti (30), nekada gantung diri dengan tali ayunan dan ditemukan dalam keadaan di kamar rumahnya, Senin (20/9/2021).

Karuan, kejadian menggegerkan warga Jalan Tatah Belayung Baru Komplek Mutia I Blok D Kabupaten Banjar.

Hal ini saat mendengar teriakaan sang adik ketika melihat kakaknya sudah dalam keadaan tergantung di dalam kamar, lalu warga pun langsung menghubungi anggota Polsek Kertak Hanyar.

Sejumlah anggota Polsek Kertak Hanyar dipimpin Kanit Reskrim, Ipda Bambang Watno SH, bersama Tim Identifikasi Polres Banjar, langsung melakukan Olah Tempat Kejadian Perkara (TKP).

Kemudian, jasad dievakuasi tim relawan ke Kamar Jenazah Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Ulin Banjarmasin.

Dari keterangan salah satu keluarga korban Nengsih (18), waktu itu baru datang ke rumah korban dengan maksud minta temani kepada adik korban yakni Maya (23).

Ia ingin ditemani adik korban untuk mencari rumah yang akan dijual.

Keterangan lain, di rumah korban tersebut banyak yang ikut nginap.” Kecurigaan kami ini sudah tiga hari kenapa korban tak keluar dari rumah.

Baca Juga :   RACE FINAL MotoGP Barcelona 2024: Bagnaia Pemenangnya, Martin Juara Dunia!

Kami pun mencium bau tak sedap dari kamar korban, yang tak berkunci pintunya.

Akan tetapi pintunya dihalangi dengan lemari pakaian, saat berhasil melihat korban dalam keadaan membekak dengan keadaan bergantung, lalu saya meminta bantuan kepada warga sekitar,” ucapnya.

Terakhir ketemu sama korban lanjutnya pada hari Sabtu (18/9/2021) sore.

Waktu itu korban sempat bertelponan dengan anaknya yang ikut sama mantan suaminya, dan satunya ikut sama korban.

“Lalu korban mengangkat sebuah meja yang ada di luar dimasukan ke dalam kamarnya, dan selama itu pula saya tidak tahu lagi kondisinya,” ujar Nengsih

 

Sementara Kapolsek Kertak Hanyar, Iptu Agung Kristanto SH MH, saat dikonfirmasi, masih mendalami kasusnya.

Pihaknya juga mengamankan barang bukti berupa satu unit Handphone dan satu sehelai tali yang diikat di leher korban. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink
PENANGKAPAN Roy Suryo dan dr Tifa karena Berkasnya P-21
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPERSIAPKAN Pemkab Balangan Skema Nonton Bareng Piala Dunia
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
354 JEMAAH HAJI Kloter 11 asal HSU Tiba

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca