TRADISI PANEN TAHUNAN Mesiwah Pare Gumboh di Desa Liyu Didukung Pemkab Balangan

- Penulis

Minggu, 20 Juli 2025 - 22:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembukaan Mesiwah Pare Gumboh ketujuh oleh Pj Sekda Kabupaten Balangan. (SuarIndonesia/Adv/foto: MC Balangan

Pembukaan Mesiwah Pare Gumboh ketujuh oleh Pj Sekda Kabupaten Balangan. (SuarIndonesia/Adv/foto: MC Balangan

SuarIndonesia – Pemerintah Kebupaten (Pemkab) Balangan, Kalimantan Selatan, mendukung digelarnya tradisi tahunan Mesiwah Pare Gumboh (MPG).

Yaitu ritual adat panen suku Dayak Deah, secara gotong royong oleh warga Desa Liyu, Kecamatan Halong, Kabupaten Balangan karena menjadi sarana penting dalam melestarikan budaya lokal sekaligus mempererat kekerabatan masyarakat.

Penjabat Sekretaris Daerah (Pj Sekda) Kabupaten Balangan, Sufriannor, menyampaikan apresiasi kepada semua pihak yang terlibat dan menekankan pentingnya menjaga kelestarian budaya dan alam sebagaimana diajarkan masyarakat Dayak Deah.

Terlebih, tradisi Mesiwah Pare Gumboh yang sebelumnya dilakukan secara terpisah kini dirayakan bersama  dan terbuka bagi masyarakat luar sebagai bentuk promosi budaya dan pariwisata.

“Jangan sampai kita melupakan dan meninggalkan kebudayaan kita.

Harus terus dilestarikan agar jangan punah,” ujar Pj Sekda Balangan daat membuka MPG yang ditandai dengan pemukulan gong di Halong, pada Jumat (18/7/2025).

Sufriannor berharap event ini terus mendapat dukungan lebih luas dari pemerintah daerah, kementerian, dan lembaga terkait, serta dapat menjadi inspirasi bagi generasi muda dalam mengembangkan budaya dan kreativitas.

Sementara itu, Kepala Desa Liyu, Sukri, mengatakan, Mesiwah Pare Gumboh merupakan ungkapan rasa syukur masyarakat atas keharmonisan hidup dan berkah panen yang diberikan Tuhan.

Baca Juga :   TERANCAM MELAMBAT Progres Proyek Pelebaran Jalan di Batola, Komisi III DPRD Kalsel Temukan Masalahnya

Tradisi ini berasal dari masyarakat nomaden di pedalaman, khususnya Desa Liyu dan Gunung Riut.

“Mesiwah Pare Gumboh bukan sekadar acara pelestarian budaya, tetapi juga memiliki misi penting. Selain menjaga dan merawat tradisi, MPG juga membawa misi sosial sebagai perekat kekerabatan di tengah masyarakat melalui semangat kekeluargaan dan gotong royong.

Seluruh proses persiapannya pun kami lakukan bersama-sama dengan semangat tersebut,” jelasnya.

Sukri juga berharap pemerintah daerah maupun pusat dapat terus memberikan dukungan terhadap MPG sebagai event budaya kebanggaan Kabupaten Balangan.

Kemeriahan acara berlangsung selama tiga hari, dari 18 hingga 20 Juli 2025, di dua lokasi utama yaitu Balai Adat dan Pasar Budaya dengan beragam pertunjukan seperti sanggar tari, pemusik lokal, parade tarian tradisional Dayak, hingga konser musik yang menghadirkan bintang tamu.

Semua itu menjadikan MPG sebagai perayaan budaya yang penuh warna dan semangat.(ADV/RJ)

 

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KEMENSOS Evaluasi Ratusan Penerima Bansos di Banjarmasin
SEORANG PEJABAT di Lingkup Pemprov Kalsel Ditemukan Tak Bernyawa, Begini Kronologisnya
DIMENSI PEMAHAMAN Jadi Sorotan, Potensi Radikalisme di Kalsel Meningkat
AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga
POLISI BUBARKAN Sekelompok Pemuda Aksi “Cosplay Tuyul” di Jalan Raya
LAKA MAUT di A Yani Km 5 Banjarmasin Tewaskan Seorang Pria asal Palolo
3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla
PERKELAHIAN Sekelompok Remaja di Depan Hotel Jalan A. Yani Km 2,5 Banjarmasin

Berita Terkait

Senin, 25 Mei 2026 - 23:16

KASUS Eks Bupati Kukar Berlanjut, Pejabat Kemenkeu Dipanggil KPK Jadi Saksi

Senin, 25 Mei 2026 - 23:09

DUA GADIS Asal Medan Diamankan, Diduga akan Dijual ke China

Senin, 25 Mei 2026 - 23:02

KASUS K3: JPU Tuntut Eks Wamenaker Noel 5 Tahun Penjara

Senin, 25 Mei 2026 - 22:48

DUA IKON Daerah di Kalteng Ditetapkan jadi Kawasan Berbasis KI

Senin, 25 Mei 2026 - 14:44

AKSI SADIS Seorang Paman Habisi Bocah Ponakannya hingga Bacok Ibu Korban dan Warga

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:50

LAHAN JADI TAMBANG, Warga Adat Barut Ajukan Banding ke PTUN-MA

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:42

PECATAN Polisi Bawa Kabur Mobil

Minggu, 24 Mei 2026 - 21:33

3 PROVINSI di Kalimantan Rawan Karhutla

Berita Terbaru

Menteri Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (Mendiktisaintek) Brian Yuliarto (tengah) dan Ketua Umum Tim Penanggung Jawab Panitia SNPMB Tahun 2026 Eduart Wolok (kiri) dalam konferensi pers di Jakarta, Senin (25/5/2026). (Foto: Antara/Sean Filo M)

Headline

SNBT 2026: 256.369 Peserta Lulus

Selasa, 26 Mei 2026 - 00:28

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca