TOLAK Rencana Operasional Studio XXI, Dandim: Kalsel Masih Jadi Sorotan Pusat

- Penulis

Jumat, 2 Oktober 2020 - 22:12

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Dandim 1007/Banjarmasin, Kolonel Czi M Leo Pola Ardiansa S bersikap tegas. Dia menolak keras soal rencana pengoperasionalan Studio XXI di Duta Mall yang saat ini memasuki masa uji coba.

Wakil Ketua II Tim Gugus Tugas Pencegahan dan Penanganan CoVID-19 Banjarmasin ini menyayangkan jika manajemen XXI tetap nekat membuka tempat hiburan tersebut.

“Saya sangat menyayangkan. Kami rekomendasikan jangan dulu. Karena Kalsel salah satu dari delapan provinsi  yang disorot Gugus Tugas  Pusat,” ujarnya, Jumat (02/10/2020).

Keputusan menolak sementara beroperasinya XXI itu juga telah diutarakannya saat rapat koordinasi bersama anggota Tim Gugus Tugas lain beberapa waktu lalu.

“Saya bersepakat sama Pak Kapolres saat rapat percepatan CoVID-19, sementara jangan dulu,” ujarannya.

Penolakan ini tentunya beralasan. Pasalnya, saat ini Provinsi Kalimantan Selatan menjadi salah satu dari delapan wilayah yang disoroti Tim Gugus Tugas Pusat soal penanganan kasus CoVID-19.

Di sisi lain, kasus penularan di Banjarmasin masih belum bisa dikendalikan secara sepenuhnya. “Yang masuk juga dari mana-mana. Belum tentu warga Banjarmasin sendiri, bisa saja OTG dari luar daerah yang (kasusnya) masih tinggi,” katanya.

Baca Juga :   PASLON Bupati HSU dan Wakil Telah Sampaikan Visi-Misi pada Debat Terbuka Perdana

Dia mengakui penegakan protokol kesehatan di Duta Mall ketat. Bahkan dia mengacungkan jempol. Namun, soal operasional Studio XXI ini menurutnya perkara beda.

“Duta Mall bagus, nilainya seratus. Tapi kan bukan perkara itu saja. Ada pertimbangan lain. Kita masih jadi sorotan. Jangan sampai masih disorot tiba-tiba ada kasus baru kita yang kena karena ngizinin buka,” jelasnya.

Selain itu, menyinggung soal rekomendasi yang sudah dikeluarkan. Leo mengaku tak tahu menahu soal itu. Sebab selama ini meski menjabat sebagai wakil ketua tim gugus tugas, dirinya tak pernah merasa dilibatkan dalam pembuatan rekomendasi tersebut.

“Saya sebagai wakil Ketua Gugus Tugas nggak pernah diajak bicara soal rekomendasi itu. Tiba-tiba keluar siapa yang rekomendasi. Kapolres juga merasa nggak pernah merekomendasikan,” tukasnya. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

TIGA PRIA Diamuk Warga, Diduga Ingin Curi Kabel Telkom di Banua Anyar
BEM Menuntut Kehadiran Anggota DPR RI Dapil Kalsel
DIBEDAH Bapperida Balangan Indikator Makro Daerah
DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla
AKSI MASSA Tiga Hari Berturut-turut, DPRD Kalsel Janji Senin Mendatang Antar Tuntutan ke DPR RI
DUKUNG HAUL ke-100 Datu Surgi Mufti, Polsek Banjarmasin Utara Serahkan Seekor Kambing
DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak
SAKSI KADINKES HSU Diperas, Serahkan Uang 350 Juta Perkara Suap dan Gratifikasi Eks Kajari

Berita Terkait

Jumat, 19 Juni 2026 - 22:00

DIPAPARKAN Gubernur Muhidin di Hadapan Kemenhut, Menkopolkam dan Lembaga Terkait Kesiapan Kalsel Hadapi Karhutla

Jumat, 19 Juni 2026 - 01:10

KASUS MBG: Ketua Yayasan Indonesia Food Security Review Jadi Tersangka

Kamis, 18 Juni 2026 - 21:18

DIAPRESIASI Pemprov Kalsel Kinerja Aparat Kepolisian

Kamis, 18 Juni 2026 - 20:04

KASUS MBG, KPK: Sementara tidak Dilanjutkan Penyelidikan

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:57

KPK: Terjadi Dugaan Pemerasan di Kanim pada Sejumlah Daerah

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:48

DATA SENSUS EKONOMI Bukan untuk Kepentingan Pajak

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:43

GERAKAN 7 KAIH Perkuat Pendidikan Karakter Murid SPNF

Kamis, 18 Juni 2026 - 19:36

DIPERCEPAT Hilirisasi Perkebunan Rakyat 870 Ribu Hektare

Berita Terbaru

Banjir yang terjadi di Kabupaten Sanggau beberapa waktu lalu. (Foto: Dok Antara/Rendra Oxtora)

Kalbar

BPBD KALBAR: Waspadai Banjir saat Kemarau

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:30

Petugas melepasliarkan orangutan di Taman Nasional Bukit Baka Bukit Raya. (Foto: Yayasan BOS)

Kalteng

LIMA ORANGUTAN Dilepasliarkan ke Hutan Kalimantan

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:23

BPDLH dan Tim Norwegia bersama Dishut Kalsel saat mengevaluasi pelaksanaan rehabilitasi hutan dan lahan program FOLU Net Sink 2030 di Desa Pasar Batu, Kabupaten Tabalong, Kalimantan Selatan, Kamis (18/6/2026). (Foto: Dishut Kalsel)

HST

BPDLH-TIM PMU NC Evaluasi RHL FOLU Net Sink

Jumat, 19 Jun 2026 - 23:15

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca