TNI AU Siagakan Sukhoi untuk Amankan Ruang Udara IKN

- Penulis

Senin, 29 Juli 2024 - 23:30 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono mengatakan pihaknya sudah menyiapkan berbagai alutsista untuk mengamankan ruang udara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. (CNN Indonesia/ Tunggul)

Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono mengatakan pihaknya sudah menyiapkan berbagai alutsista untuk mengamankan ruang udara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur. (CNN Indonesia/ Tunggul)

SuarIndonesia — Kepala Staf Angkatan Udara (KSAU) Marsekal Tonny Harjono mengatakan pihaknya sudah menyiapkan berbagai alutsista untuk mengamankan ruang udara Ibu Kota Nusantara (IKN), Kalimantan Timur.

Tonny menyatakan siap menerbangkan pesawat tempurnya dari Skadron Udara 11 Pangkalan Udara (Lanud) Hasanuddin, Sulawesi Selatan apabila terdeteksi adanya penerbangan gelap atau ancaman dalam bentuk lain yang mendekati wilayah udara IKN.

“Untuk menindak atau meng-intercept, maka kita akan berangkatkan pesawat dari Makassar, ada pesawat Sukhoi di sana,” kata Tonnykata Tonny di Kompleks Lapangan Dirgantara Kesatrian Akademi Angkatan Udara (AAU), Yogyakarta, Senin (29/7/2024).

“Dan apabila dibutuhkan sewaktu-waktu pesawat tempur lainnya juga akan bergerak ke Balikpapan, Tarakan, tergantung dari situasi untuk siap mengamankan IKN,” jelasnya menambahkan, seperti dikutip dari CNNIndonesia.

Tonny memastikan radar milik TNI AU sudah bisa mengamankan ruang udara kawasan IKN.

Menurutnya, pengamanan udara wilayah NKRI selama ini juga didukung dengan pengoperasian radar-radar sipil yang terintegrasi ke dalam monitoring oleh berbagai Satuan Radar (Satrad) di Komando Sektor (Kosek) maupun Komando Operasional Udara Nasional (Koopsudnas).

Baca Juga :   LIMA Juta Pohon Restorasi untuk Pemulihan Kawasan IKN

“Saat ini masih bisa dicover oleh radar yang ada,” ujarnya.

Tonny pun memastikan modernisasi alutsista di AU mencakup pembaruan teknologi radar militer sehingga nantinya tak ada wilayah di NKRI yang tidak termonitor oleh TNI.

TNI AU, lanjut Tonny, juga berencana menempatkan skuadron mereka di IKN. Sementara pendirian markas besar masih dikomunikasikan bersama Kementerian Perhubungan dan ATR/BPN.

Pihaknya akan memanfaatkan Pangkalan Udara (Lanud) Dhomber di Kalimantan Timur sebagai markas sementara. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

MENDIKDASMEN: Tidak Ada PHK Guru non-ASN
HUJAN TURUN, Paman Birin Ajak Peserta Pra Kongres KBB ll Sadunia Sujud Syukur
BMKG: 15 Pesawat Dikerahkan untuk OMC di Tiga Provinsi
DIGRATISKAN 19 LAYANAN Pencatatan Hak Cipta
BELUM LAPORKAN BO, 700 Ribu Badan Usaha Masih Diblokir Kemenkum
KONTEN KREATOR Bobon Santoso, Aksi Sosial “Kuali Merah Putih” untuk Relawan Karhutla di Kalsel dan Salurkan Bantuan Presiden
BANTUAN BERAS untuk 33,2 Juta Penerima Desil 1
LIGA 2 CHAMPIONSHIP: Barito Putera Kandaskan PSBS Biak 3-0
Tag :

Berita Terkait

Selasa, 27 Oktober 2026 - 23:28

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Oktober 2026 - 19:49

BANPRES untuk Warga Gumas Terdampak Karhutla

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:06

TNTP DIGUYUR HUJAN DERAS, Bara Api Masih Tersisa

Senin, 26 Oktober 2026 - 22:00

TANGANI KARHUTLA, 100 Personel Brimob Mabes Polri Dikerahkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:05

MEMBURU HUJAN TURUN, 7,2 Ton Bahan Semai Ditaburkan

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Berita Terbaru

Potret Chelsea dan Gundul, orang utan terdampak karhutla Tanjung Puting. (Foto: Istimewa)

Kalteng

CHELSEA dan GUNDUL Terdampak Karhutla Tanjung Puting

Selasa, 27 Okt 2026 - 23:28

Nina (43), perempuan yang tergabung dalam Srikandi BPBD Samarinda. (Foto: dokumentasi pribadi)

Kaltim

NINA, Berjibaku Padamkan Karhutla

Selasa, 27 Okt 2026 - 21:18