TIM GABUNGAN Hentikan Pencarian Korban Tanah Longsor

- Penulis

Kamis, 30 Januari 2025 - 22:34

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Prio Santosa saat berada di Palangka Raya, Kamis (30/1/2025). (ANTARA/Adi Wibowo)

Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Prio Santosa saat berada di Palangka Raya, Kamis (30/1/2025). (ANTARA/Adi Wibowo)

SuarIndonesia — Tim gabungan yang terdiri dari personel Polres Gunung Mas, TNI, BPBD Kabupaten Gunung Mas, Kalimantan Tengah menghentikan pencarian terhadap dua orang warga diduga tertimbun tanah longsor di Desa Tumbang Mahuroi, Kecamatan Damang Batu.

Kapolres Gunung Mas AKBP Theodorus Priyo Santosa di Palangka Raya, Kamis (30/1/2025, mengatakan penghentian pencarian terhadap dua warga yang diduga tertimbun tanah longsor tersebut karena lokasi masih saja mengalami longsor ditambah cuaca terus diguyur hujan.

“Selain lokasinya yang sulit dijangkau, kondisinya juga sangat berbahaya karena longsor masih terjadi. Selain itu pula pihak keluarga korban juga sudah melakukan doa bersama di lokasi kejadian pasca dihentikannya pencarian,” kata Theodorus.

Dia menuturkan, pencarian juga dihentikan karena lama pencarian sudah seminggu dan tidak mungkin lagi dilakukan pencarian lantaran kondisi di lokasi kejadian tidak mendukung dan sangat membahayakan para personel yang berada di lokasi kejadian.

Apalagi para personel menuju lokasi kejadian harus menempuh jalur darat menggunakan kendaraan roda dua 10 jam, 2 jam nya para personel gabungan tersebut jalan kaki tidak bisa dilalui oleh kendaraan roda dua.

Baca Juga :   TERSANGKA Korupsi Gedung Expo Sampit Dilimpahkan ke Kejati Kalteng

“Total personel yang terlibat dari Polisi,TNI, BPBD Kabupaten Gunung Mas, Basarnas Palangka Raya dan dibantu masyarakat sebanyak 65 personel,” katanya, dilansir dari AntaraNews.

Ditegaskan perwira Polri berpangkat melati dua itu, masyarakat yang berada di Kecamatan Damang Batu tersebut kebanyakannya bertani. Dua korban yang tertimbun tanah tersebut saat itu diduga sedang tidur di pondok milik mereka.

Bahkan saat itu mereka yang disana ada orang empat sempat mendengar seperti kayu patah dan bunyi tanah mau longsor. Dua orang lainnya berada di luar pondok sedangkan dua korban yang tertimbun ada di dalam pondok.

“Tanah longsor dua korban bernama Gadeonsin (57) dan Muliadi (51) tertimbun tanah saat tidur di dalam pondok tersebut. Hingga sekarang keduanya tidak dapat ditemukan,” ujar Theodorus menambahkan. (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM
KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak
ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi
PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG 371 Triliun Hasil Satgas PKH
PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar
MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru
JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 April 2026 - 22:49

WFH ASN Setiap Jumat: Kinerja Diawasi Ketat!

Jumat, 10 April 2026 - 22:40

KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Jumat, 10 April 2026 - 22:35

PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG 371 Triliun Hasil Satgas PKH

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 22:01

KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid

Kamis, 9 April 2026 - 20:41

SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Kamis, 9 April 2026 - 00:00

PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis

Berita Terbaru

Petugas karantina saat mengamankan kura-kura dilindungi yang disamarkan dalam bentuk paket di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Karantina Kalsel)

Kalsel

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:44

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca