TIGA SISWA Terpaksa Ulangan via Daring Karena Berada di Luar Kota

- Penulis

Senin, 7 Juni 2021 - 23:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sejumlah satuan pendidikan jenjang SD dan SMP di Banjarmasin, hari ini mulai melaksanakan Penilaian Akhir Sekolah (PAS). Satu di antaranya, yakni SMPN 1 Banjarmasin.

Di sekolah itu ujian dibagi menjadi dua sesi, pertama khusus kelas tujuh dari pukul 08.00 hingga pukul 10.00 WITA, sedangkan khusus kelas delapan dari pukul 10.00 sampai pukul 12.00 WITA.

Dijelaskan Kepala SMPN 1 Banjarmasin, Drs H Gusti Khairur Rahman, pihaknya telah menyediakan sebanyak 22 ruangan.

“Sejumlah ruangan itu menampung sebanyak 362 siswa kelas tujuh dan 305 siswa kelas delapan. Kami hanya menggunakan 50 persen dari kapasitas ruangan,” katanya. Senin (7/6/2021).

Gusti mengimbau kepada para siswanya agar datang ke sekolah sesuai dengan jadwal yang sudah di tentukan.

“Siswa memang sudah diimbau supaya datang ke sekolah jadwal pelaksanaan, supaya tidak terjadi kerumunan,” jelasnya.

Kendati demikian dalam pelaksanaan PAS itu ternyata ada tiga siswa, yang melaksanakan PAS secara daring, alias tidak hadir ke sekolah.

Menurut Kepala SMPN 1 Banjarmasin, Drs H Gusti Khairur Rahman, ketiga siswa tersebut merupakan siswa kelas delapan yang masing-masingnya masih berada di luar Kota Banjarmasin.

“Ada yang katanya masih di Balikpapan, Surabaya dan Palangkaraya, sehingga kami fasilitasi mereka PAS secara daring,” ujarnya.

Gusti menjelaskan, meski ketiga siswa tersebut melaksanakan PAS secara daring, namun soal maupun durasi ujian tetap menyesuaikan jadwal sekolah.

“Jadi semua sama, soalnya sama, jam mulainya sama, hanya saja dia mengerjakannya tidak di sekolah,” pungkasnya.

Sementara PAS di SMP Negeri 6 Banjarmasin, terlihat antusias peserta didik melaksanakan yang cukup tinggi.

Terbukti dengan banyaknya orang tua murid yang turut andil mengantar anaknya ke sekolah sedari pagi.

Wakil Kepala Sekolah (Wakasek) Kesiswaan, SMPN 6 Banjarmasin, H.M Yustan Adli menerangkan bahwa, sebanyak 500 murid SMPN 6 dari kelas 7 dan 8, mengikuti PAS ini.

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

“Yang mengikuti PKK ini ada 2 Kelas. Kelas 7 jumlah siswanya 280 orang dan 9 rombongan belajar. Sedangkan kelas 8 jumlah siswanya 300 orang, dengan jumlah rombongan belajarnya 10,” ungkapnya kepada awak media.

Ia menjelaskan, pihaknya sudah menyiapkan sebanyak 20 ruang kelas, untuk pelaksanaan ujian secara tatap muka ini.

“Kami sudah menyiapkan 20 kelas, karena kapasitasnya dibagi 2. itu semua cukup untuk melaksanakan PAS tatap muka dengan kapasitas maksimal 50 persen per satu ruangan,” katanya.

Sama halnya di SMP Negeri 1, pelaksanaan PAS di SMP Negeri 6 Banjarmasin ini juga dibagi menjadi dua sesi. Pertama dari pukul 08.00 hingga 09.30 WITA khusus siswa kelas 7, kemudian dari pukul 10.30 sampai 12.00 WITA khusus siswa kelas 8.

“Pelaksanaan PAS ini kita bagi 2 sesi. Jadi ada jeda sekitar 1 jam nantinya untuk sterilisasi kelas juga,” beber Yustan.

Ditanya jika nantinya ada peserta didik yang tidak bisa melaksanakan ujian dikarenakan sakit atau diluar kota? Menyikapi itu Yustan mengaku pihaknya sudah menyiapkan sistem ujian secara susulan ataupun Dalam Jaringan (Daring).

“Siswa yang tidak bisa berhadir karena halangan seperti sakit dan di luar kota, kita bisa fasilitasi. Pertama kita jadwalkan panitia untuk PAS tatap muka di sekolah. Kedua kita fasilitasi yakni secara online. Jadi tidak ada masalah siswa untuk tidak mengikuti PAS ini,” tuturnya.

Dalam pelaksanaan PAS di SMPN 6 Banjarmasin, pihaknya menerapkan Protokol Kesehatan (Prokes) ketat. Mulai dari pemeriksaan suhu tubuh dengan thermo gun di pintu masuk sekolah. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru
RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah
JUMIATI PINGSAN dan Dilarikan ke Rumah Sakit Setelah Melihat Rumahnya Diamuk “Jago Merah”
KASUS SAMIN TAN: Kejagung Sita Bangunan, Batu Bara hingga Alat Berat dari Perusahaan Terafiliasi
KETUA DPRD Apresiasi Peluncuran SDC Polda Kalsel
TEKAN ANGKA KECELAKAAN, Kakorlantas Resmikan Beroperasinya “Safety Driving Center” di Mapolda Kalsel

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 22:33

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Rabu, 8 April 2026 - 21:22

IRAN-AS Sepakat Gencatan Senjata Bersyarat!

Minggu, 5 April 2026 - 22:37

TEHERAN: Selat Hormuz Terbuka untuk Dunia, dan Tertutup untuk Musuh Iran

Kamis, 2 April 2026 - 16:22

NENEK SIMPAN JASAD Putrinya dalam Freezer

Rabu, 1 April 2026 - 21:50

RI KECAM UU Israel Vonis Mati bagi Tahanan Palestina

Rabu, 1 April 2026 - 21:23

TIGA PRAJURIT TNI Gugur, Israel Bantah Serang Pasukan PBB di Lebanon

Rabu, 1 April 2026 - 21:04

PESAWAT AN-26 Rusia Jatuh di Krimea, 29 Orang Tewas

Rabu, 1 April 2026 - 20:31

HARGA MIGAS di Eropa Naik hingga 70 Persen Imbas Konflik Timur Tengah

Berita Terbaru

Internasional

SELAT HORMUZ Ditutup Iran Lagi, Gegara Israel!

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:33

Menteri Lingkungan Hidup RI sekaligus Kepala Badan Pengendalian Lingkungan Hidup, Hanif Faisol Nurofiq, melakukan kunjungan kerja  ke Banjarbaru, yakni di Kelurahan Guntung Damar, Kamis (9/4/2026). (SuarIndonesia/Ist)

Headline

MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru

Kamis, 9 Apr 2026 - 22:23

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca