TERLIBAT Illegal Fishing, 30 Nelayan Indonesia Ditahan di Australia

- Penulis

Rabu, 3 Januari 2024 - 01:35 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasukan Perbatasan Australia mengatakan 30 orang telah ditempatkan di tahanan imigrasi di lepas pantai Kimberley, Australia Barat. [Source: Australian Border Force]

Pasukan Perbatasan Australia mengatakan 30 orang telah ditempatkan di tahanan imigrasi di lepas pantai Kimberley, Australia Barat. [Source: Australian Border Force]

SuarIndonesia — Sebanyak 30 orang nelayan Indonesia ditahan di penahanan imigrasi Australia, karena diduga terlibat penangkapan ikan secara ilegal di lepas pantai Kimberley, Australia Barat.

Mereka ditangkap dalam operasi yang dipimpin oleh Pasukan Perbatasan Australia (Australia Border Force/ABF).

Dalam operasi tersebut tim ABF menyita tiga kapal penangkap ikan ilegal, gabungan tangkapan satu ton teripang, hingga peralatan penangkapan ikan.

Asisten Komisaris ABF dan komandan Operasi Leedstrum, Kylie Rendina mengatakan ini adalah penahanan nelayan asing terbesar dalam kurun waktu lebih dari satu dekade.

“Jika Anda menangkap ikan secara ilegal, Anda akan kehilangan kapal, peralatan, dan Anda akan ditempatkan di tahanan imigrasi untuk menghadapi kemungkinan tuntutan,” kata Rendina, dikutip ABC.

30 nelayan Indonesia itu diangkut ke pantai dan diterbangkan ke Pusat Penahanan Imigrasi Yongah Hill di Northam, timur laut Perth. Kini penyelidikan akan dilakukan.

“Selain menghadapi penghancuran kapal dan penyitaan hasil tangkapan, para nelayan asing ini akan menjalani penyelidikan menyeluruh, dan jika diperlukan, penuntutan atas pelanggaran yang melanggar hukum Australia,” kata manajer umum operasi perikanan di Otoritas Manajemen Perikanan Australia, Justin Bathurst, kutip SuarIndonesia dari CNNIndonesia.

Operasi Leedstrum dilakukan sejak Desember 2023, di tengah meningkatnya aktivitas ilegal di perairan Kimberley dalam beberapa bulan terakhir.

Baca Juga :   TAIPEI OPEN 2026: Leo/Daniel Juara Sikat Wakil Malaysia

ABF mengatakan operasi ini akan terus dilakukan sampai nelayan ilegal bisa dicegah memasuki wilayah itu. Menurut catatan ABF, ada 125 kapal yang dicegat sepanjang tahun 2022-2023. [*/UT]

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

VICTOR DENMARK OPEN 2026: Fajar/Fikri Juara!
RACE MotoGP Mandalika 2026: Marco Bezzecchi Juara, Rider Aprilia Dominan
FIFA ASEAN Cup 2026: Timnas Indonesia Juara Lewat Drama Adu Penalti
RACE MotoGP Jepang 2026: Marc Marquez Tempel Jorge Martin, Beda 2 Poin
RACE MotoGP Austria 2026: Kemenangan Perdana Pedro Acosta!
MOTOGP San Marino 2026: Marc Marquez Juara dan Puncaki Klasemen
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas Bertambah 1.280 Orang, 5.260 Masih Hilang
BANJIR Nepal-China: Korban Tewas 919 Orang dan 4.800 Hilang

Berita Terkait

Minggu, 25 Oktober 2026 - 21:12

WARGA LAMANDAU ‘MENUGAL’ Padi Gogo di Lahan Bekas Karhutla

Minggu, 25 Oktober 2026 - 20:54

VIRAL! Foto Menkes Pakai Oksigen, Menkes Bantah Sesak Napas

Jumat, 23 Oktober 2026 - 21:59

PUNCAK MUSIM HUJAN antara Desember-Januari 2027

Jumat, 23 Oktober 2026 - 20:33

PETUGAS Terus Berjibaku Tangani Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Selasa, 20 Oktober 2026 - 00:26

DEMO KARHUTLA-KABUT ASAP Memanas! Mahasiswa Segel Kantor Gubernur Kalteng

Minggu, 18 Oktober 2026 - 20:42

KASUS KARHUTLA Kalteng: 46 Tersangka, 12 Laporan Seret Perusahaan

Minggu, 18 Oktober 2026 - 19:37

WATER BOMBING Dimaksimalkan atasi Karhutla Tanjung Puting

Berita Terbaru

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM) A Muhaimin Iskandar batau Cak Imin dalam rangka Peringatan Hari Santri di Pondok Pesantren Al Falah Putera Banjarbaru, Kalimantan Selatan, Sabtu (24/10/2026). (Foto: Kemenko PMK)

Kalsel

MENKO PM: Pelibatan Pesantren untuk Mencegah Karhutla

Minggu, 25 Okt 2026 - 22:14

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca