TERINSPIRASI ANAK Konglomerat, Agus Syabarrudin: Hidup Tak Boleh Berhenti Belajar

- Penulis

Senin, 14 Oktober 2019 - 15:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Manajemen krisis sebuah korporasi, salah satu key success factor yang terpenting adalah adanya “sense of belonging” dari top leader hingga staf paling bawah untuk secara bersama-sama mencari jalan keluar terbaik bagi perusahaannya.

Sebuah kehidupan pada umumnya seperti kopi tubruk. Tunggu sebentar, ampasnya turun, baru diminum. Ciptakan suasana krisis dalam pikiran untuk memunculkan hasil dalam waktu cepat yang kita harapkan, tulis di IG pribadinya Direktur Utama Bank Kalsel, Agus Syabarrudin.

‘’Catatan di atas itulah yang perlu saya share di sini kepada sahabatku semua, khususnya buat Kalselennials dari pertemuan saya dengan Armand Wahyudi Hartono, putra mahkota konglomerat Robert Budi Hartono, pemilik Group Djarum, pemilik 51% saham BCA, Grand Indonesia, Polytron, blibli.com, perkebunan sawit, dan lain-lain yang memiliki harta kekayaan sekitar USD17,6 miliar,’’ katanya.

Baca Juga :   MULAI JUMAT Besok, DPR Putar Lagu Kebangsaan Indonesia Raya

Di samping hal di atas, catatan penting yang harus dimiliki oleh top leader di sebuah korporasi saat ini adalah mampu menangkap sinyal perubahan di lapangan yang cenderung eksponensial. Kemudian mengajak semua karyawan untuk menghadapi perubahan tersebut secara bersama-sama agar perusahaan tetap survive dan terus berkembang.

Armand Hartono sebagai Wakil Direktur Utama BCA merupakan salah satu penginspirasi untuk menjadikan Bank Kalsel rasa BCA, yang saat ini sedang menuntaskan pondasi utama transformasinya di People Development dan IT Development. Bisa gak ya Kalselennials? Bantuin jawabnya ya…

“Kalselennials yang kasih komentar dengan ide-ide paling cool, bakalan diajak ngupi bareng Direksi deh…,” pungkas Agus Syabarrudin.(adv)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka
SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang
JASAD MENGAPUNG di Sungai depan Museum Perjuangan
SELURUH CJH RI Ditempatkan di Markaziyah Madinah
PENJARINGAN Calon Ketua KONI Kalsel, Dinilai H Bambang Kepemimpinan Depan Orang-orang Tangguh
AKLAMASI, Paman Birin Kembali Pimpin PB Lemkari 2026-2031
PRIA MISTERIUS Tergeletak Tak Bernyawa di Emper Pertokoan Pasar Pagi Banjarmasin
KAKEK TUKANG PIJAT Ditemukan Tak Bernyawa di Bawah Pohon dengan Wajah Berlumur Darah

Berita Terkait

Selasa, 21 April 2026 - 22:21

GUBERNUR Rudy Mas’ud Didesak Mundur!

Rabu, 15 April 2026 - 21:51

MANTAN Kadistamben Kukar Ditahan Terkait Dugaan Korupsi Rp500 M

Senin, 13 April 2026 - 23:56

TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Minggu, 12 April 2026 - 02:04

RIBUAN ALUMNI Angkatan 1979-2022 Bersatu dalam Pertemuan IKA FISIP ULM

Jumat, 10 April 2026 - 22:40

KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Senin, 6 April 2026 - 21:01

OIKN: 50 Staf Wapres Mulai Berkantor di IKN

Senin, 30 Maret 2026 - 20:06

OIKN Perkenalkan Budaya Lokal kepada Masyarakat

Berita Terbaru

(newswire.lk)

Internasional

22 BIKSU Bawa 110 Kg Ganja dari Thailand, Ditangkap di Sri Lanka

Minggu, 26 Apr 2026 - 23:11

Korban dan angkotnya dibakar pelaku yang tak terima ditegur karena serobot antrean ngetem di Tanah Abang (Foto: Istimewa)

Hukum

SOPIR ANGKOT Dibakar Rekan di Tanah Abang

Minggu, 26 Apr 2026 - 23:01

Pangkalan TNI AL (Lanal) Nunukan bersama Kantor Bea Cukai Kelas II Nunukan menggagalkan ribuan kosmetik ilegal dari Malaysia. (dok Pangkalan TNI AL Nunukan)

Hukum

RIBUAN KOSMETIK Ilegal Malaysia Diselundupkan

Minggu, 26 Apr 2026 - 22:43

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca