TERGANJAL Juknis Kemenkes Pelaksanaan DAK Stunting di Kalsel

SuarIndonesia – Pelaksanaan program melalui dana alokasi khusus (DAK) bidang kesehatan sub bidang stunting terganjal petunjuk teknis (juknis) Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel, Dr. Diauddin, mengakui pihaknya tak bisa berbuat banyak dengan DAK fisik tersebut. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) penggunaan DAK dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Ia menyebut komposisi DAK fisik untuk bidang kesehatan Provinsi Kalsel, jumlahnya kurang lebih Rp12 miliar.

“Dari pihak daerah sudah siap menggunakan dan alokasi sudah ada, tapi sampai sekarang juknis dari Kemenkes yang belum keluar sehingga tidak bisa melaksanakan program itu,” ujar pria yang akrab disapa Dia, , Kamis.(7/7/2022).

Dijelaskannya, DAK fisik bidang kesehatan salah satunya untuk penanganan stunting. Program penanganan stunting yang saat ini dilaksanakan Pemprov Kalsel, bukan bersumber dari DAK, namun APBD.

“DAK dari Kemenkes untuk program pemberian makan tambahan (PMT) kepada balita. Kegiatannya berbeda dengan program penanganan stunting yang saat ini sudah dijalankan,” bebernya.

Menurut Dia, pihaknya juga sudah meminta petunjuk kepada BPKP Kalsel untuk menyelesaikan kendala serapan DAK fisik tersebut.

Berdasarkan rekomendasi BPKP Kalsel, pihaknya diarahkan meminta surat pernyataan penundaan penyaluran atau pembatalan DAK dari Kemenkes. “Surat itu sedang kami mintakan agar terdapat kejelasan pencairan DAK dari Kemenkes,” ucapnya.

Sebelumnya, sampai tanggal 1 Juli 2022 realisasi DAK 14 pemerintah daerah di wilayah Kalimantan Selatan sangat rendah rata-rata hanya 9,50 persen, bahkan beberapa di antaranya masih nol.

Beberapa DAK Fisik yang belum direalisasikan penyalurannya adalah DAK bidang pendidikan sub bidang SMA, SMK, SLB, SKB, bidang kesehatan dan KB sub bidang penurunan stunting dan pengendalian penyakit.

Dan penugasan bidang kehutanan dan lingkungan hidup sub bidang tematik pengembangan food estate dan penguatan kawasan sentra produksi pertanian, perikanan, dan hewan.(RW)

 176 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!