TERGANJAL Juknis Kemenkes Pelaksanaan DAK Stunting di Kalsel

- Penulis

Jumat, 8 Juli 2022 - 20:27 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pelaksanaan program melalui dana alokasi khusus (DAK) bidang kesehatan sub bidang stunting terganjal petunjuk teknis (juknis) Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kalsel, Dr. Diauddin, mengakui pihaknya tak bisa berbuat banyak dengan DAK fisik tersebut. Hingga saat ini pihaknya masih menunggu petunjuk teknis (juknis) penggunaan DAK dari Kementerian Kesehatan (Kemenkes).

Ia menyebut komposisi DAK fisik untuk bidang kesehatan Provinsi Kalsel, jumlahnya kurang lebih Rp12 miliar.

“Dari pihak daerah sudah siap menggunakan dan alokasi sudah ada, tapi sampai sekarang juknis dari Kemenkes yang belum keluar sehingga tidak bisa melaksanakan program itu,” ujar pria yang akrab disapa Dia, , Kamis.(7/7/2022).

Dijelaskannya, DAK fisik bidang kesehatan salah satunya untuk penanganan stunting. Program penanganan stunting yang saat ini dilaksanakan Pemprov Kalsel, bukan bersumber dari DAK, namun APBD.

“DAK dari Kemenkes untuk program pemberian makan tambahan (PMT) kepada balita. Kegiatannya berbeda dengan program penanganan stunting yang saat ini sudah dijalankan,” bebernya.

Menurut Dia, pihaknya juga sudah meminta petunjuk kepada BPKP Kalsel untuk menyelesaikan kendala serapan DAK fisik tersebut.

Baca Juga :   DISAMBUT Pimpinan DPRD Balangan Kunjungan Jajaran Polres

Berdasarkan rekomendasi BPKP Kalsel, pihaknya diarahkan meminta surat pernyataan penundaan penyaluran atau pembatalan DAK dari Kemenkes. “Surat itu sedang kami mintakan agar terdapat kejelasan pencairan DAK dari Kemenkes,” ucapnya.

Sebelumnya, sampai tanggal 1 Juli 2022 realisasi DAK 14 pemerintah daerah di wilayah Kalimantan Selatan sangat rendah rata-rata hanya 9,50 persen, bahkan beberapa di antaranya masih nol.

Beberapa DAK Fisik yang belum direalisasikan penyalurannya adalah DAK bidang pendidikan sub bidang SMA, SMK, SLB, SKB, bidang kesehatan dan KB sub bidang penurunan stunting dan pengendalian penyakit.

Dan penugasan bidang kehutanan dan lingkungan hidup sub bidang tematik pengembangan food estate dan penguatan kawasan sentra produksi pertanian, perikanan, dan hewan.(RW)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DITAHAN POLISI Terduga Pelaku Penipuan Arisan Online, Para Korban Berharap Hukuman Diberikan jadi Efek Jera
DPRD KALSEL Apresiasi Terselenggaranya Road Safety Week.2026
RATUSAN PESERTA Berkompetisi “Road Safety Week” SDC Ditlantas Polda Kalsel
KAPOLSEK Banjarmasin Utara Sambangi Warga Kurang Mampu
PERBEDAAN Keracunan dan Alergi Makanan
POLICE LINE Lokasi Dugaan Tambang Emas di Palau Aranio
LEBIH DARI 40 Karya Muslim Anang Abdullah di Taman Budaya Kalsel
DEWAN KALSEL Monitor Reklamasi dan Limbah B3 Tambang

Berita Terkait

Jumat, 4 September 2026 - 22:22

ICT: Mekanisme Akumulasi Kuota Internet Harus Dibuat Sederhana

Rabu, 2 September 2026 - 21:48

FIRMAN YUSI Bantu Operasional Tiga UPBS di Tabalong dan Bagikan Masker

Selasa, 1 September 2026 - 21:44

SOSPER Penyelenggaraan Kesehatan, Begini Himbauan Ketua Dewan Kalsel

Senin, 31 Agustus 2026 - 18:29

KEGIATAN Sosial Kemanusiaan Kejati Kalsel Donor Darah

Kamis, 27 Agustus 2026 - 22:12

AKSI Tanggap Lingkungan Dipimpin Kapolsek Banjarmasin Selatan

Rabu, 26 Agustus 2026 - 16:28

LANJUT BAHAS Ranperda Penyelenggaraan Kesehatan

Kamis, 20 Agustus 2026 - 14:10

KABUT ASAP di Kalsel Rentan Meningkat Penyakit ISPA, Polisi Bagikan Masker

Kamis, 13 Agustus 2026 - 23:31

WASPADAI Risiko ISPA Selama Musim Kemarau

Berita Terbaru


Kepala BGN Sudaryono. (Foto: HO-BGN)

Nasional

BGN Keluarkan 1.653 Satuan Pendidikan Penerima MBG

Sabtu, 12 Sep 2026 - 00:01

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca