TEKNIS PERKULIAHAN Diserahkan ULM pada Fakultas Masing-masing

- Penulis

Rabu, 9 Februari 2022 - 18:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Rencana perkuliahan secara tatap muka secara penuh dan menyeluruh di kampus Universitas Lambung Mangkurat, batal dijalankan.

Hal tersebut dikarenakan adanya lonjakan kasus Covid-19 yang belakangan terjadi di Kota Banjarmasin.

Karena itu, memasuki awal semester genap tahun akademik 2021/2022, Universitas Lambung Mangkurat (ULM) lebih memilih melaksanakan proses belajar secara hybrid.

Padahal semula direncanakan Perkuliahan Tatap Muka (PTM) penuh atau 100 persen, namun mengalami penyesuaian, karena lonjakan kasus Covid-19 tersebut.

Wakil Rektor I Bidang Akademik, ULM, Prof Aminuddin Prahatama Putra mengatakan, pelaksanaan perkuliahan di ULM sepenuhnya diserahkan ke masing-masing fakultas.

Artinya bisa saja dilaksanakan full daring, daring dan luring, atau tatap muka sepenuhnya di masing-masing kampus atau fakultas.

“Dipersilakan untuk melaksanakan PTM kepada fakultas-fakultas, sepanjang itu tetap diiringi dengan protokol kesehatan yang ketat,” jelasnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (8/2/2022).

Baca Juga :

MAHASISWA ULM Tak Sabar untuk Bisa Kuliah Tatap Muka Lagi

Karenanya, ia mengaku sudah meminta setiap fakultas untuk bisa mengetatkan disiplin protokol kesehatan selama berada di wilayah kampus.

“Kami sudah meminta pimpinan fakultas agar prokes benar-benar diimplementasikan dengan baik,” ucapnya.

Selain itu, Prof Aminuddin mengaku, pihaknya juga telah menyatakan kepada masing-masing pimpinan fakultas untuk bisa menghentikan sementara PTM, apabila adanya ditemukan kasus Covid-19.

Baca Juga :   BANK INDONESIA Hidupkan Semangat Pahlawan Dalam Lembaran Rupiah

“Bila ada yang positif dari hasil pemeriksaan, maka mohon dihentikan dulu, kemudian dilakukan tracking, baru setelah itu sterilisasi. Minimal empat sampai lima hari, baru dimulai kembali,” ujarnya.

Sementara itu terpantau di Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), perkuliahan secara tatap muka terbatas, yakni 50 persen daring dan 50 persen luring.

Diungkapkan Wakil Dekan III Bidang Kemahasiswaan FISIP, Dr Nasruddin, bahwa langkah tersebut diambil atas dasar perhitungan fasilitas.

Sebab menurutnya bila PTM penuh tidak bisa dilaksanakan oleh FISIP, karena faktor ketersediaan ruang kelas.

“Kalau PTM penuh, tentu harus menyediakan banyak ruang perkuliahan, sebab secara aturan kelas hanya boleh berisi maksimal 50 persen dari kapasitas. Berkaitan hal itu kami memilih PTM terbatas,” jelasnya.

Sebelumnya ujar Dr Nasruddin pihaknya sudah mempersiapkan fasilitas untuk melaksanakan PTM penuh, melalui sejumlah perbaikan ruang perkuliahan.

Sebab ujar Dr Nasruddin saat bencana banjir awal tahun 2021 lalu, banyak ruang kelas yang mengalami kerusakan.

“Padahal sudah kami persiapkan, karena banyak kelas yang rusak karena banjir tahun lalu. Tetapi kemudian ada kelonggaran dari Rektor, mengingat kasus Covid-19 yang mengalami peningkatan,” ujarnya.(SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

DIGREBEK MENTERI LH, Hanif Faisol Dua Pasar di Martapura Kabupaten Banjar
KORBAN TENGGELAM Mengenakan Pakaian Ayahnya, Terseret Radius 10 Kilometer dari Lokasi Awal Kampung Sasirangan
JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan
HARI JADI ke-27 Banjarbaru, Ketua DPRD Kalsel Ajak Perkuat Sinergi
GADIS di Martapura Ditemukan Tewas, dalam Mulutnya Ada Sikat Cuci Baju
PENGEROYOKAN di Sungai Andai, Tiga Remaja Ditangkap Polisi
KASUS PRIA TENTENG PISTOL Depan Arena Gym, Polresta Banjarmasin Minta Keterangan Saksi dan Korban
TIM SAR Gabungan Masih “Berjibaku” Pencarian Remaja Tenggelam di Sungai Martapura

Berita Terkait

Minggu, 19 April 2026 - 23:03

MENTAN: Mulai 1 Juli Indonesia Stop Impor Solar, Mulai Terapkan B50

Kamis, 16 April 2026 - 19:32

RUPIAH Menguat Dipicu Ketegangan Geopolitik yang Mereda

Rabu, 15 April 2026 - 21:42

BANDARA Syamsudin Noor Siap Layani 6.758 Jemaah Haji

Rabu, 15 April 2026 - 21:36

PEMASUKAN Bibit Anggrek dan Aglaonema Ilegal Digagalkan

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 23:51

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton

Selasa, 14 April 2026 - 12:51

KAJI ULANG Program Tiket Pesawat BUMD, Dinilai Berpotensi Memicu Ketidakadilan Usaha

Senin, 13 April 2026 - 13:43

HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan

Berita Terbaru

Tim SAR gabungan berhasil menemukan jasad Muhammad Zaini (19), Senin (20/4/2026) siang yang tenggelam di Sungai Martapura. (SuarIndonesia/Ist)

Headline

JASAD REMAJA Tenggelam di Sungai Martapura Ditemukan

Senin, 20 Apr 2026 - 15:56

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca