MAHASISWA ULM Tak Sabar untuk Bisa Kuliah Tatap Muka Lagi

Bagikan :
MAHASISWA ULM Tak Sabar untuk Bisa Kuliah Tatap Muka Lagi

SuarIndonesia –Terbitnya Surat Keputusan Bersama (SKB) Empat Menteri Nomor 05/KB/2021, Nomor 1347 Tahun 2021, Nomor HK.01.08/Menkes/6678/2021, Nomor 443-5847 Tahun 2021 tentang panduan penyelenggaraan pembelajaran di masa pandemi Covid-19 jadi angin segar bagi para mahasiswa yang sudah lama merindukan suasana perkuliahan secara tatap muka.

Salah satunya Wulan Julianti Sukmana. Mahasiswi yang saat ini mengenyam pendidikan di Program Studi (Prodi) Pendidikan Sejarah itu mengaku sudah tidak sabar lagi menunggu dimulainya perkuliahan tatap muka di kampusnya.

“Agak sedikit bosan sih dengan kuliah online,” ungkap mahasiswi Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) ULM saat dibincangi awak media, Kamis (20/1/2022) siang.

Meski demikian, gadis manis berusia 21 tahun itu mengatakan, perbedaan kuliah yang dijalankan secara daring dengan tatap muka di ruang belajar kampus memang tidak jauh berbeda, yakni menuntut ilmu.

“Ya walaupun pada hakikatnya sama tapi momen belajar dengan bertemu dosen dan teman sekampus secara langsung itu yang bikin suasana kuliah beda,” ungkap mahasiswi dengan sapaan Wulan tersebut.

Baca Juga :

KULIAH TATAP MUKA Segera Digelar ULM

Hal senada juga diungkapkan oleh Alfin Wahyudi Rahman mahasiswa Prodi Bahasa Inggris FKIP ULM angkatan 2019 itu juga senang setelah mengetahui kampus tertua di Bumi Lambung Mangkurat ini akan menjalankan kuliah tatap muka secara penuh pada 7 Februari nanti.

“Insya Allah kita aman saja kuliah tatap muka secara penuh. Dengan catatan disiplin menjaga prokes dan sudah menjalani vaksin,” ujarnya singkat.

Sebelumnya diketahui, sesuai dengan Surat Keputusan Bersama (SKB) empat menteri, diantaranya Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi, Menteri Agama, Menteri Kesehatan, dan Menteri Dalam Negeri Republik Indonesia tersebut menjadi landasan utama oleh pihak Rektorat ULM untuk menjalankan perkuliahan tatap muka secara penuh pasa 7 Februari 2021.

Hal tersebut disampaikan langsung oleh Wakil Rektor I Bidang Akademik, ULM, Prof Aminuddin Prahatama Putra. Kamis (20/1/2022).

“Ini sudah menjadi kesepakatan kami bersama seluruh pimpinan fakultas, tentunya regulasi ini berpayung hukum SKB empat menteri,” katanya.

Meski melaksanakan PTM penuh, Aminuddin mengatakan pelaksanaannya tetap menerapkan protokol kesehatan.

 

MAHASISWA ULM Tak Sabar untuk Bisa Kuliah Tatap Muka Lagi (2)

 

Dikatakannya juga bahwa dalam penyelenggaraan pembelajaran, Dekan dan Direktur Pascasarjana di lingkungan ULM, harus tetap memprioritaskan kesehatan serta keselamatan warga kampus, termasuk juga masyarakat sekitar.

Perkuliahan, praktikum studio, praktik lapangan, maupun bentuk pembelajaran lainnya, harus memenuhi ketentuan.

“Hanya diperbolehkan menyelenggarakan kegiatan kurikuler, melalui pembelajaran, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat. Menerapkan protokol kesehatan, thermogun dan aplikasi pedulilindungi,” jelasnya.

Lanjut Aminuddin menjelaskan bahwa pihaknya telah membentuk Satgas covid-19, di lingkungan kampus.

“Satgas covid-19 sudah kami bentuk dari tingkat universitas hingga fakultas. Ini juga sebagai bentuk kami menyesuaikan dengan isu lose learning,” ungkapnya.

Rencana PTM penuh itu pun ujar Aminuddin, telah mereka sosialisasikan kepada semua mahasiswa.(SU)

 435 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

1 Comment

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.