SUNTIK Modal Usaha Rp100 M, Bank Kalsel MoU dengan MNC

- Penulis

Jumat, 30 Oktober 2020 - 03:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Pada hari Senin (26/10/2020) di Financial Tower MNC Group, Jakarta telah dilakukan penandatanganan Perjanjian Kredit Modal Kerja sebesar Rp100.000.000.000 (seratus miliar rupiah) yang diberikan oleh PT Bank Pembangunan Daerah Kalimantan Selatan (Bank Kalsel) kepada PT MNC Guna Usaha Indonesia (MNC Guna Usaha).

Penandatangan ini merupakan tindak lanjut dari Memorandum of Understanding (MoU) yang ditandatangani pada bulan Agustus lalu di kantor pusat Bank Kalsel di Banjarmasin.

Di tengah pandemi Covid-19, Otoritas Jasa Keuangan menilai Risk Based Bank Rating (RBBR) Bank Kalsel per Juni 2020 berada pada Peringkat Komposit 2 (PK-2), yang mencerminkan kondisi bank secara umum sehat.

Sedangkan MNC Guna Usaha sendiri di tengah kondisi ekonomi yang belum stabil masih dapat menyalurkan pembiayaan dan terus melakukan ekspansi bisnis, khususnya ke pembiayaan alat-alat kesehatan yang menjadi tujuan penggunaan fasilitas yang ditandatangani hari itu.

Penandatangan ini dilakukan oleh Agus Syabarrudin, selaku Direktur Utama Bank Kalsel dan Paulus Cholot Janala selaku Direktur Utama MNC Guna Usaha Indonesia (MNC GUI). Turut mendampingi Direktur Operasional, Yusnandi Liauw; Direktur Keuangan, Henri Gunawan; Direktur Bisnis, Miron Durait Panjaitan dan dari Bank Kalsel dihadiri Kepala Divisi Kredit, Marthin Jonathan Lumingkewas; dan Kepala Bank Kalsel Kantor Cabang Jakarta, Andhy Andriawan.

Pada kesempatan yang sama, Paulus Cholot Janala mengatakan, “Kami percaya pasar pembiayaan alat-alat kesehatan masih positif dan terus bertumbuh, sehingga kami terus melakukan memperbesar porsi pembiayaan untuk alat-alat kesehatan, di samping mempertahankan pasar yang sudah cukup stabil yaitu pembiayaan alat-alat berat. ”

Tambahnya lagi, “Saat ini kebutuhan untuk alat-alat kesehatan sangat tinggi, khususnya untuk mendukung program pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19. ”

Baca Juga :   BANDARA NUSANTARA jadi Daya Tarik Investor Tanam Modal di Penajam

Bank Kalsel juga menyambut baik kerjasama ini dan mengharapkan pembiayaan ini dapat berkontribusi terhadap pengembangan infrastruktur kesehatan nasional pada umumnya dan di Kalimantan Selatan pada khususnya.

Henri Gunawan, selaku Direktur Keuangan MNC Guna Usaha masih optimis, walaupun pembiayaan pada tahun 2020 tidak sebaik tahun-tahun sebelumnya, tetapi kinerja MNC Guna Usaha masih cukup baik dikarenakan sebagian besar pembiayaannnya membiayai sektor produktif dengan segmen nasabah korporasi dan juga keberhasilan MNC Guna Usaha menekan angka Non Performing Financing.

Lanjutnya lagi, “Saat ini kami juga masih menjajaki kemungkinan pendanaan dari beberapa Bank lokal maupun Bank asing dan terus mencari cost of fund yang kompetitif untuk dapat bersaing di pasar pembiayaan.”

Ia pun menambahkan “Di tengah situasi seperti ini kami masih mendapatkan komitmen pendanaan dari Bank Kalsel yang artinya kinerja kami masih sangat baik dinilai oleh perbankan.”

Menurut Agus Syabarrudin, Bank Kalsel memiliki visi menjadi bank yang kuat, kompetitif dan berkontribusi untuk mendorong pembangunan ekonomi nasional.

Tentunya, pembiayaan yang diberikan kepada MNC Guna Usaha ini relevan dengan misi tersebut, di mana kredit modal kerja tersebut nantinya akan memberikan dampak yang luas, khususnya pada bidang kesehatan dalam mendukung program pemerintah untuk penanganan pandemi Covid-19.(ADV)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PEMADAMAN BERGILIR Kembali Terjadi, Tim Advokasi : Gugatan Segera Dirampungkan dan Direksi PT PLN Harus Bertanggung Jawab
DPRD KALSEL Dorong Program Rumah Layak Huni, Ribuan Unit BSPS Disiapkan 2026
PERPUTARAN Dana Judol Rp40,3 T pada Triwulan I-2026
FESTIVAL Kuliner Banua Berikan Dampak Positif bagi UMKM
KONTROVERSI Pelibatan Babinsa dalam Mengawasi Kepatuhan Wajib Pajak Dikritik – ‘Bisa Menggerus Kepercayaan’
DIUPAYAKAN Penerbangan Umrah Langsung ke Jeddah
DILIBATKAN BPBD Dua Sekolah di Balangan dalam MPLS
SEPAKATI Banggar DPRD Kalsel dan TAPD Pendapatan Daerah 2027 Sebesar 8 Triliun
Tag :

Berita Terkait

Sabtu, 25 Juli 2026 - 00:30

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:48

PENANGANAN Karhutla Dilakukan Cepat dan Responsif

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:37

POLRI: Bhabinkamtibmas tidak Berwenang Pungut Pajak

Jumat, 24 Juli 2026 - 20:29

KUNTADI Dilantik jadi Jampidsus

Jumat, 24 Juli 2026 - 16:34

BUKA SUARA ! Pelapor Babe Aldo Merasa Terzalimi hingga Ranah Pribadi dan Apresiasi Polda Kalsel

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:31

DIUSULKAN Kewarganegaraan Ganda Terbatas bagi Talenta

Kamis, 23 Juli 2026 - 22:02

DITETAPKAN TERSANGKA Delapan Pembakar Lahan

Kamis, 23 Juli 2026 - 18:23

KABID HUMAS : Penahanan Babeh Aldo Guna Proses Penyidikan, Begini Reaksi Tim Kuasa Hukum Tersangka

Berita Terbaru

Kab. Banjar

KOBARAN API Ludeskan Delapan Rumah, Empat Warga Terluka

Sabtu, 25 Jul 2026 - 21:52

Kalsel

DIRESMIKAN Pos Bakamla Zona Tengah Banjarmasin

Sabtu, 25 Jul 2026 - 16:38

Febrie Adriansyah. (detikcom/Rumondang Naibaho)

Hukum

FEBRIE Adriansyah Ditahan Kejagung!

Sabtu, 25 Jul 2026 - 00:30

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca