SUNGAI VETERAN, Diremajakan atau Dipensiunkan ?

- Penulis

Minggu, 16 Maret 2025 - 21:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Sungai Veteran yang mengalir di Kota Banjarmasin, memiliki beberapa nama, ada yang menyebut sungai Pacinan, karena berada di kawasan Pacinan.

Ada juga yang menyebutnya sungai Takkong, mungkin dari bahasa Hokkian, Ta berarti besar dan Kong artinya kelenteng.

Ada juga yang memberi nama sungai Tapekong, sebab lokasinya di belakang Tapekong, Klenteng besar tempat ibadah tiga agama warga Tionghoa.

Panjang sungai ini 2.064.875 m, lebarnya 20 meter, tapi ada yang tersisa 3 meter, karena dimakan bangunan, jalan dan jembatan.

Dahulu, sungai ini menjadi sarana transportasi, perdagangan, interaksi sosial dan segala kebutuhan domistik.

Sungai veteran ini, semula sungai alam, kemudian diperbaiki menjadi kanal. Pengembangan sejumlah potensi sungai menjadi kanal dilakukan sejak tahun 1898, di bawah kepemimpinan Residen Krosen.

Menurut Mansyur, sejarawan Banjar, Pemerintah waktu itu mendatangkan seorang insinyur ahli penataan sungai, Ir Karsten.

Ia bertugas menyusun perencanaan penataan sungai. Pada rentang waktu hingga 1920, ditata sepuluh kanal utama di pusat kota Banjarmasin.

Penataan kanal-kanal tersebut menjadikan kota Banjarmasin dikenal sebagai kota kanal.

Sekarang kanal-kanal tersebut berganti menjadi nama sungai, bahkan namanya mengikuti nama jalan disampingnya, padahal awalnya nama kanal tersebut bukan seperti itu, misal kanal Takkong atau Tepekong, berubah menjadi sungai Veteran.

Begitu juga kanal Oelin, berubah menjadi sungai A Yani, yang sekarang bentuknya justru malah menjadi selokan.

Sepuluh kanal yang menjadi proyek penataan kota kala itu, antara lain Kanal Raden, Kanal Jalan Sutoyo, Kanal Jalan Veteran, Kanal Jalan A Yani, Kanal Pirih, Kanal Benteng/Masjid Raya, Kanal Pangambangan, Kanal Jalan Mulawarman atau Jalan Jafri Zam Zam, Kanal Awang, dan Kanal Bilu.

Baca Juga :   TERCAPAI Rp 401 Miliar Pendapatan Pajak Kalsel, Januari – Februar

Sekarang Kanal Veteran kembali direvitalisasi, agar fungsinya dapat dipulihkan. Sebenarnya revitalisasi Sungai Veteran sudah digagas sejak era Wali Kota Yudhi Wahyuni (2005-2010), kemudian dilanjutkan Wali Kota Muhidin (2010-2015).

Sekarang proyek ini dilanjutkan lagi, tujuan utama tentu saja untuk pengendalian banjir dan sisanya sebagai pengembangan kawasan wisata.

Bagaimana agar warga yakin proyek revitalisasi kanal veteran benar-benar bertujuan meremajakan sungai yang kondisinya sudah semakin ujur, hingga nampak tidak berfungsi lagi?.

Benarkah proyek ini meremajakan sungai, atau justru dipensiunkan, mengalah untuk pelebaran jalan alternatif?

Agar tidak terjadi kegaduhan, kami menyarankan, agar Balai Sungai, pihak yang menangani proyek ini dapat membuat sosialisasi dalam berbagai bentuk, termasuk menyajikan dalam bentuk video pendek, rancangan tentang bentuk dan wujud sungai yang akan dibuat.

Termasuk manfaat tujuan yang benar-benar berfungsi mengendalikan banjir.

Sosialisasi tersebut dapat dilakukan melalui media masa, atau media alternatif yang dapat diakses warga, sehingga semuanya mengetahui dan apabila bermafaat, mendukung sepenuhnya proyek tersebut.

Sering kali, pertentangan pendapat terjadi bukan disebabkan perbedaan kehendak, maksud dan tujuan, tapi karena komunikasi yang buruk, menyebabkan semua pihak tidak mendapatkan informasi yang sama baiknya.

(Oleh: Noorhalis Majid)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak
ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi
PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan
PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar
DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru
RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 April 2026 - 22:40

KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Jumat, 10 April 2026 - 22:35

PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG 371 Triliun Hasil Satgas PKH

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 22:01

KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid

Kamis, 9 April 2026 - 20:41

SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Kamis, 9 April 2026 - 00:00

PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis

Berita Terbaru

Petugas karantina saat mengamankan kura-kura dilindungi yang disamarkan dalam bentuk paket di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Karantina Kalsel)

Kalsel

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:44

Pembacaan sumpah/janji jabatan anggota Ombudsman RI 2026-2031 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (Antara/Maria C Galuh)

Nasional

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:09

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca