STOP KERACUNAN, KPAI: Evaluasi Menyeluruh Pelaksanaan MBG

- Penulis

Rabu, 1 Oktober 2025 - 20:55

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy


Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra berinteraksi dengan salah satu siswa penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). (SI/ANTARA/DOK-KPAI)

Wakil Ketua KPAI, Jasra Putra berinteraksi dengan salah satu siswa penerima manfaat program Makan Bergizi Gratis (MBG). (SI/ANTARA/DOK-KPAI)

SuarIndonesia — Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) berharap evaluasi menyeluruh yang dilakukan pemerintah terhadap pelaksanaan program Makan Bergizi Gratis (MBG) bisa efektif untuk menghentikan terjadinya kasus keracunan.

“Dengan peristiwa ini menjadi hikmah buat kita semua. Dengan Presiden tahu permasalahan sesungguhnya, dia langsung memanggil sejumlah pihak, dan melakukan aksi cepat,” kata Wakil Ketua KPAI Jasra Putra di Jakarta, Rabu (1/10/2025), dikutip dari AntaraNews.

Pihaknya mencatat ada lima reaksi yang dilakukan pemerintah terhadap program ini, yakni menghentikan dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) yang menyebabkan keracunan, meminta dilakukannya investigasi dengan melibatkan kepolisian.

Selanjutnya, meminta koki profesional untuk ditempatkan di dapur SPPG, serta merapikan struktur Badan Gizi Nasional (BGN) dengan memasukkan unsur lain, seperti Kemenkes, Kemendagri, Kemendikdasmen, dan pemerintah daerah, yang bertujuan meningkatkan pengawasan.

Sebelumnya, Badan Gizi Nasional (BGN) menonaktifkan sementara 56 Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) sebagai bagian dari imbas kasus keracunan Makan Bergizi Gratis (MBG) yang berulang.

Baca Juga :   DPRD BARUT Tetapkan Bupati dan Wakil Bupati Terpilih

Wakil Kepala BGN, Nanik S Deyang menegaskan BGN tidak akan berkompromi terhadap persoalan yang menyangkut keselamatan penerima manfaat.

“Nonaktif sementara ini adalah bagian dari proses evaluasi menyeluruh agar kejadian serupa tidak terulang. Keselamatan masyarakat, utamanya anak-anak penerima MBG jadi prioritas utama,” ujar Nanik S Deyang.

Beberapa dapur layanan MBG yang dinonaktifkan, antara lain SPPG Bandung Barat Cipongkor Cijambu, SPPG Bandung Barat Cipongkor Neglasari, SPPG Bandung Barat Cihampelas Mekarmukti, dan SPPG Banggai Kepulauan Tinangkung (Sulawesi Tengah).

Nanik menambahkan puluhan SPPG yang dinonaktifkan kini masih menunggu hasil uji laboratorium yang tengah dilakukan oleh Badan Pengawas Obat dan Makanan (BPOM). (*/ut)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

WAMEN IMIPAS Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK
3 EKS PEJABAT BGN Ditetapkan jadi Tersangka Korupsi Tata Kelola MBG
OPERASI PATUH 2026: Korlantas Kedepankan Pendekatan Humanis
EMPAT ANGGOTA TNI Penyiram Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Penjara
KEJAGUNG Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana
PRESIDEN PRABOWO Copot Kepala BGN Dadan Hindayana
JEMAAH HAJI Diingatkan soal Larangan Bawa Air Zamzam dalam Koper
SATGAS HAJI Tangani 59 Kasus Terkait Pelaksanaan Haji 2026

Berita Terkait

Kamis, 4 Juni 2026 - 00:00

WAMEN IMIPAS Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Rabu, 3 Juni 2026 - 20:16

DIKABARKAN DICULIK, Royyan Ditemukan Tewas di Semak-semak

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:57

PALANGKA RAYA Calon Percontohan Kota Antikorupsi

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:52

KEMENDIKDASMEN Revitalisasi 100 Sekolah Pada 2026

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:47

3 EKS PEJABAT BGN Ditetapkan jadi Tersangka Korupsi Tata Kelola MBG

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:44

OPERASI PATUH 2026: Korlantas Kedepankan Pendekatan Humanis

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:35

EMPAT ANGGOTA TNI Penyiram Andrie Yunus Dituntut 2,5 Tahun Penjara

Rabu, 3 Juni 2026 - 19:11

KEJAGUNG Tahan Eks Kepala BGN Dadan Hindayana

Berita Terbaru

Silmy Karim, Wakil Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan. (Foto: Dok Kementerian Imipas)

Headline

WAMEN IMIPAS Silmy Karim Serahkan Diri ke KPK

Kamis, 4 Jun 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca