SIAP-SIAP, Banjarmasin akan Naik Status Jadi Darurat Bencana

- Penulis

Selasa, 9 November 2021 - 23:30

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia — Banyaknya kawasan permukiman yang terendam air ROB atau air pasang tinggi di Kota Banjarmasin membuat Pemerintah Kota (Pemko) setempat bersiap menghadapi ancaman banjir.

Apalagi, Kepala Pelaksana BPBD Kota Banjarmasin, Fahrurrazi menjelaskan bahwa kondisi air sungai saat ini memang mengalami pasang lebih cepat dari sebelumnya.

“Padahal biasanya, terjadi di pertengahan bulan. Meski begitu, berdasarkan pantauan tadi malam, masih dalam batas aman,” ucapnya saat ditemui awak media di ruang kerjanya, Selasa (9/11/2021).

Ditanya terkait kesiapan personel, armada hingga logistik, Fahrurrazi mengklaim pihaknya sudah siap. Ia juga menekankan bahwa beserta jajaran pun sudah mulai melakukan upaya antisipasi.

Selain bakal terus memantau perkembangan situasi di lapangan, hari ini pihaknya bakal mengumpulkan perwakilan dari seluruh relawan kebencanaan di lima kecamatan.

“Jadi kalau memang ada warga terdampak, akan langsung kami evakuasi,” jelasnya.

Disinggung apakah kondisi ini sudah merupakan kondisi puncak, Fahrurrazi mengaku belum. Mengutip data BMKG, menurut Fahrurrazi, kondisi puncak terjadi di Januari mendatang.

 

SIAP-SIAP, Banjarmasin akan Naik Status Jadi Darurat Bencana (2)

 

“Tapi, mudah-mudahan saja tidak terjadi. Yang kita khawatirkan itu, air sungai meninggi, ditambah air kiriman dari hulu dan curah hujan tinggi,” tukasnya.

Lebih jauh, Fahrurrazi pun menyatakan bahwa saat ini status Kota Banjarmasin berada pada kondisi siaga.

Kendati demikian, menurut Fahrurrazi, status itu bisa saja berubah atau ditingkatkan menjadi darurat bencana. Alasannya, karena ancaman itu sudah ada. Seperti yang terjadi di sejumlah kabupaten baru-baru ini.

Baca Juga :   RUMAH Pengedar Sabu Digerebek Polisi

“Kami sudah melakukan zoom meeting dengan Pemerintah Provinsi Kalsel. Di sana diketahui bahwa per tanggal 15 November mendatang, Kalsel bakal berstatus darurat bencana nantinya,” tutupnya.

Pada Senin (8/11/2021) malam. Mulai pukul 21.00 WITA, air sungai naik ke permukiman. Di sejumlah kawasan, tinggi genangan mencapai mata kaki orang dewasa. BPBD Kota Banjarmasin memprediksi, kondisi ini terjadi hingga dua hari ke depan.

Baca Juga
SENTRA ANTASARI, Lantai 1 Pasar Selalu Banjir dan Bau Ketika Diguyur Hujan

Malam itu, sejumlah anggota BPBD Kota Banjarmasin pun diterjunkan ke lapangan. Memantau kawasan mana saja yang tergenang.

Dari laporan yang diterima Selasa (9/11/2021). kawasan yang tergenang itu ada di tiga kecamatan, yakni Banjarmasin Selatan, Banjarmasin Barat dan Banjarmasin Utara.

“Hasil pantauan kami, genangan paling parah terjadi di kawasan Jalan Jafri Zamzam. Meliputi kawasan Rawasari dan Kompleks DPR. Tingginya, sekitar 30 centimeter,” ucap anggota BPBD Kota Banjarmasin, Hanafi.

“Genangan, umumnya melanda kawasan permukiman yang berada di pinggiran sungai,” tambahnya.

Selain kawasan yang disebutkan tadi, genangan juga terjadi di sejumlah ruas jalan di kawasan Kuin Utara dan Kuin Selatan. Ketinggian air bahkan sempat menggenangi sejumlah rumah warga di situ. (SU)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla
TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM
JASAD MEMBUSUK Tergantung di Pohon Ditemukan Seorang Pelajar
JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi
HARGA “BAPOKING” di Pasar Antasari Banjarmasin Ditemukan di Atas Ketentuan
SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama
5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim
PERTEMUAN IKA FISIP ULM, jadi Pembincangan Hangat Angkatan 1990

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 23:56

TIGA POTONGAN Jari dalam Toples, Identitas Masih Misteri!

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Senin, 13 April 2026 - 15:55

JARINGAN NARKOTIKA Antarprovinsi 59 Pelaku Diringkus Polda Kalsel, Barang Bukti Sabu 75,2 Kg dan 15.742 Ekstasi

Senin, 13 April 2026 - 12:52

SABU 43,8 KILOGRAM Disita Polda Kalsel dari Pelajar, Kaki Tangan Gembong Fredy Pratama

Minggu, 12 April 2026 - 22:29

5 PROVINSI dengan Korban PHK Paling Banyak, Diantaranya Kalsel dan Kaltim

Sabtu, 11 April 2026 - 19:15

KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak

Sabtu, 11 April 2026 - 17:38

DERMAGA PASAR TERAPUNG di TMII jadi Etalase Budaya Kalsel dengan Dihadirkan Jukung Tradisional

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Berita Terbaru

H Muhidin, Gubernur Kalsel. (detikKalimantan/Khairun Nisa)

Kalsel

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:16


Pesut mati terbelah akibat pukat kurau di Tana Tidung, Kaltara. (dok Dinas Perikanan Pemkab KTT)

Kaltara

PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Selasa, 14 Apr 2026 - 00:10

Foto ilustrasi Selat Hormuz. (Anadolu)

Internasional

CENTCOM AS Mulai Blokade Selat Hormuz

Senin, 13 Apr 2026 - 23:17

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca