SERANGAN LEBAH, Personel DPKP Banjarmasin Siapkan Peralatan

SuarIndonesia – Serangan lebah dan, personel DPKP Banjarmasin siapkan peralatan.

Keberadaan sarang lebah liar di pohon ketapang depan bangunan kosong di Jalan Belitung Laut, Kelurahan Belitung Utara, Kecamatan Banjarmasin Barat, dianggap meresahkan warga sekitar.

Salah satu warga Udin menceritakan, lebah yang bersarang di dahan pohon tersebut terkadang menyerang pedagang kaki lima yang berjualan di bawah sarangnya.

“Teman saya yang jualan martabak di depan gedung kosong ini sering disengatnya ketika berjualan di malam hari. Mungkin mereka (kawanan lebah) tertarik karena dengan lampu gerobaknya,” ucapnya saat dibincangi awak media, Senin (11/7/2022).

Menurutnya, kawanan lebah itu sudah lama bersarang di pohon ketapang dan tidak ada warga yang berani mengusir lantaran lokasi sarangnya yang tinggi.

“Kira-kira sudah lebih lima bulan lebah liar bersarang di pohon ini,” bebernya.

Beruntung keluhan Udin tersebut langsung ditindaklanjuti oleh personel Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (DPKP) Kota Banjarmasin.

Setibanya di lokasi, mereka langsung menyiapkan segala peralatan yang diperlukan, mulai Alat Pelindung Diri (APD) dengan penutup kepala yang dirancang khusus untuk menghindari sengatan lebah.

Dengan dibantu unit mobil crane kilik Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Banjarmasin, dua orang personel DPKP naik ke atas untuk mengevakuasi kawanan lebah beserta sarangnya.

Selain dilengkapi APD, kedua personel tersebut juga dibekali alat pemotong berupa gergaji dan semprotan anti serangga.

Ketika sudah memulai proses evakuasi, salah satu personel DPKP yang berada di atas tiba-tiba melambaikan tangannya dan meminta operator crane untuk menurunkan dirinya.

Hal itu dikarenakan serangan dari kawanan lebah yang merasa terganggu dengan proses evakuasi dari petugas DPKP yang menutupi sarangnya memakai karung plastik berukuran besar.

Saat itu juga, operator crane langsung menurunkan mereka, dan petugas yang melambaikan tangan akibat tak tahan dengan serangan lebah tersebut langsung diberi pertolongan sementara untuk mengurangi efek bengkak akibat sengatan lebah.

Tak lama setelah itu, petugas kembali mencoba mengevakuasi kawanan lebah beserta sarangnya, percobaan evakuasi yang kedua ini hanya dilakukan satu orang petugas.

Dengan cekatan, petugas yang memakai APD lengkap tersebut langsung memotong sarang lebah yang berukuran lebih satu meter tersebut dan membuatnya di dalam karung.

Komandan Regu (Danru) II DPKP Banjarmasin, Ilham Pengabdi menjelaskan, kedatangan mereka untuk mengevakusi sarang lebah tersebut merupakan permintaan dari petugas DLH Banjarmasin.

“Kami (DPKP Banjarmasin) diminta untuk mengevakuasi kawanan beserta sarang lebah ini karena pohon yang menjadi tempat mereka (kawanan lebah) bersarang mau ditebang. Agar tidak membahayakan warga sekitar makanya kami evakuasi dulu,” jelasnya.

Ilham mengakui, bahwa mereka memang kekurangan APD, sehingga ada petugasnya yang kena sengatan lebah.

“Tadi ada insiden personel kita diserang lebah. Karena alat milik kita masih kurang memadai dan lengkap, dan jumlahnya pun masih terbatas. Makanya masih ada petugas kita yang terkena sengatan sewaktu mengevakuasi,” ungkapnya.

Kendati demikian, ia menegaskan kendala tersebut tidak menggangu proses evakuasi sarang lebah. (SU)

 

 10,070 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!