Seorang Terdakwa ‘Tugboat Fiktif’ Dituntut 10 Tahun Penjara.

Seorang Terdakwa ‘Tugboat Fiktif’ Dituntut 10 Tahun Penjara.

SuarIndonesia – Sidang kasus dugaan penipuan uang Bank Syariah Mandiri dengan terdakwa Ukkas Arpani, Dirut PT Borneo Aura Sukses, tenyata tuntutan Ukas Lebih Tinggi Dari Daniel dan Arif

Ukkas Arpani, yang terjerat kasus dugaan penipuan oleh Jaksa Penuntut Umum (JPU) Eko Tjahjono dituntut selama 10 tahun penjara.

Pada sidang lanjutan dengan pembacaan tuntutan yang digelar di Pengadilan Negeri Banjarmasin, Selasa (15/10).

JPU menuntut terdakwa dengan pasal berlapis yakni pasal 378 KUHP, tentang penipuan dan pasal 3 UU Nomor 8 tahun 2010 tentang tindak pidana pencucian uang.

Selain dituntut penjara selama 10 tahun, terdakwa Ukas Arpani juga dibebani membayar denda sebesar Rp5 Miliar atau subsidair satu tahun kurungan.

Ukkas ini satu dari tiga terdakwa yang terlebih dulu divonis yakni Danel selama 7 bulan penjara dan Arif Rahman tiga tahun penjara

Diketahui Ketiga terdakwa yakni, Arif Rahman sebagai Dirut Perusda Tanah Laut, Ukkas Arpani, Dirut PT Borneo Aura Sukses, dan Daniel, Dirut CV Rindu Alam dituding telah melakukan persekongkolan dan pe­min­ja­man dana senilai Rp18 miliar kepada Bank Syariah Mandiri.

Sebagaimana dalam dakwaan ketiga diduga mengajukan pinjaman kepada Bank Syariah Mandiri Banjarmasin dengan agunan fiktif.

Para terdakwa mengajukan pinjaman ke Bank Syariah Mandiri dengan Jaminan berupa kapal (tugboat), tetapi sebenarnya kapal itu fiktif atau tidak ada. (ZI)

 419 kali dilihat,  1 kali dilihat hari ini

Tinggalkan Komentar

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

error: Content is protected !!