Suarindonesia – Kakek Rahman (60), yang dalam keadaan stroke bagian badan sebelah kiri diduga menghilang dan ditakutkan tercebur di perairan yang berada di kawasan Jalan Purnama II Jalur 9 RT 60 Banjarmasin Utara, Sabtu lalu (22/6), sekitar pukul 04.30 WITA.
Dimana hilangnya korban ini baru saja dilaporkan keluarganya ke anggota Polsekta Banjarmasin Utara dan anggota Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polresta Banjarmasin, Senin (24/6)
Korban diketahui beralamat Jalan Purnama II Jalur IX RT 60 Banjarmasin Utara, sudah lama mengalami stroke dan tinggal bersama anaknya.
Ketika itu, semua tak mengetahui secara pasti hilangnya korban dan sebelumnya anak korban masih melihat orangruanya itu, yang sedang duduk di kurs.
Si anak sudah menyuruh korban untuk tidur, tetapi tetap tidak mau dan lantas anak mengunci pintu rumah depan serta pintu belakang, dengan tidur lebih dulu.
Hanya berselang satu jam, anak korban yang lain terbangun dari tidur, masih melihat korban duduk di kuris yang berada di dalam rumah.
Lagi, korban disuruh untuk tidur di dalam kamar, karena masih dalam keadaan sakit
Namun, paginya sekitar pukul 07.00 WITA, anak korban terkejut melihat orangtuanya sudah tak ada lagi hingga pencarian.
Selama dua hari itulah pihak keluarga masih terus melakukan pencarian dengan cara mendatangi keluarga dan para tetangga untuk mencari informasi, dan baru melaporkan ke kantor polisi atas hilangnya korban.
Kasat Polair Polresta Banjarmasin, AKP John Louis Letedara, saat dikonfirmasi, Senin (24/6) mengatakan kalau anggota masih di lapangan untuk memastikan soal hilangnya korban.
Dan anggota masih melakukan penyisirian di seputaran sungai tersebut. (DO)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















