Seorang Kakek Menghilang, Keluarga Panik Ditakutkan Tercebur dan Dilaporkan ke Polisi

- Penulis

Senin, 24 Juni 2019 - 21:06

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suarindonesia – Kakek Rahman (60), yang dalam keadaan stroke bagian badan sebelah kiri diduga menghilang dan ditakutkan tercebur di perairan yang berada di kawasan Jalan Purnama II Jalur 9 RT 60 Banjarmasin Utara, Sabtu lalu (22/6), sekitar pukul 04.30 WITA.

Dimana hilangnya korban ini baru saja dilaporkan keluarganya ke  anggota Polsekta Banjarmasin Utara dan anggota Satuan Polisi Perairan (Sat Polair) Polresta Banjarmasin, Senin (24/6)

Korban diketahui beralamat Jalan Purnama II Jalur IX RT 60 Banjarmasin Utara, sudah lama mengalami stroke dan tinggal bersama anaknya.

Ketika itu, semua tak mengetahui secara pasti hilangnya korban dan sebelumnya  anak korban masih melihat orangruanya itu, yang sedang duduk di kurs.

Si anak sudah menyuruh korban untuk tidur, tetapi tetap tidak mau  dan lantas anak mengunci pintu rumah depan serta pintu belakang, dengan tidur lebih dulu.

Hanya berselang satu jam, anak korban yang lain terbangun dari  tidur, masih melihat korban duduk di kuris yang berada di dalam rumah.

Baca Juga :   "KONFLIK" Melibatkan Massa dari Masing-masing Pendukung Calon di Pilkada

Lagi, korban  disuruh untuk tidur di dalam kamar, karena masih dalam keadaan sakit

Namun, paginya sekitar pukul 07.00 WITA, anak korban terkejut melihat orangtuanya sudah tak ada lagi hingga pencarian.

Selama dua hari itulah pihak keluarga masih terus melakukan pencarian dengan cara mendatangi keluarga dan para tetangga untuk mencari informasi, dan baru melaporkan ke kantor polisi atas hilangnya korban.

Kasat Polair Polresta Banjarmasin, AKP John Louis Letedara, saat dikonfirmasi, Senin (24/6) mengatakan kalau  anggota masih di lapangan untuk memastikan soal hilangnya korban.

Dan anggota masih melakukan penyisirian di seputaran sungai tersebut. (DO)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PRODUKSI PADI Kalsel Capai 1,3 juta Ton
ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli
SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi
TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha
TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”
KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”
GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla
PESUT MATI Terbelah Kena Pukat Kurau

Berita Terkait

Rabu, 15 April 2026 - 00:18

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Selasa, 14 April 2026 - 22:33

ANTISIPASI Tindak Kejahatan di Kawasan Pelabuhan Trisaksi Banjarmasin, Personel Berpatroli

Selasa, 14 April 2026 - 22:21

SALURKAN Bantuan untuk Haul ke-133 Datu Amin Banua Anyar, Kapolsek Juga Tinjau Lokasi

Selasa, 14 April 2026 - 21:25

TAK BER-AMDAL Belasan Perusahaan Tambang di Kalsel, Picu Reaksi Keras Pansus III DPRD Cabut Izin Usaha

Selasa, 14 April 2026 - 18:56

TERDAKWA PEMBUNUH BIDAN di Kelayan Banjarmasin Divonis Penjara “Sampai Ajal”

Selasa, 14 April 2026 - 15:23

KESIAPSIGAAN KARHUTLA Kerahkan Ratusan Personel dan Sarpras, Kapolda Kalsel : “Kita tak Boleh Lengah”

Selasa, 14 April 2026 - 00:16

GUBERNUR MUHIDIN Ajak Warga Kalsel Cegah Karhutla

Senin, 13 April 2026 - 23:06

TAK AMPUN MAAF Bagi Seili Terdakwa Pembunuh Mahasiswi ULM

Berita Terbaru

Foto Ilustrasi Selat Hormuz mulai dibuka kembali setelah kesepakatan gencatan senjata selama dua minggu antara Amerika Serikat dan Iran. (pixabay/ ELG21).

Internasional

ARAB SAUDI Desak AS Cabut Blokade di Selat Hormuz

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:43

Kilang Minyak Putri Tujuh milik Pertamina UP II Dumai di Dumai, Riau. (Dok Antara/Aswaddy H)

Bisnis

PERTAMINA Mampu Olah Crude dari Rusia

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:18

Badan Karantina Indonesia melalui Karantina Kalimantan Utara memusnahkan 1,7 ton media pembawa tanpa dokumen karantina dengan menggunakan incinerator di Satpel Bandara Juwata Tarakan, Provinsi Kaltara, Selasa (14/4/2026). (Balai Karantina Kaltara)

Kaltara

DIMUSNAHKAN 1,7 Ton Media Pembawa tanpa Dokumen

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:08


Fairid Naparin, Wali Kota Palangka Raya. (Antara)

Kalteng

FAIRID: Tak Ada Pemberhentian PPPK

Rabu, 15 Apr 2026 - 00:00

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca