SENATOR DPD RI, Polri Paling Ideal Tetap di Bawah Presiden

- Penulis

Rabu, 28 Januari 2026 - 01:13 WITA

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia – Anggota Komite I Dewan Perwakilan Daerah Republik Indonesia (DPD RI), Muhammad Hidayattollah atau yang akrab disapa Dayat El, menegaskan bahwa posisi Kepolisian Republik Indonesia paling ideal tetap berada langsung di bawah Presiden.

Menurut Dayat, struktur komando Polri saat ini merupakan desain konstitusional yang telah melalui pertimbangan matang.

Garis instruksi langsung dari Presiden dinilai sangat krusial untuk menjaga stabilitas keamanan nasional sekaligus memastikan efektivitas koordinasi lintas sektor.

“Saya memandang posisi Polri di bawah Presiden adalah opsi terbaik. Ini penting untuk menjaga kejelasan rantai komando, menjamin netralitas institusi, serta memastikan stabilitas keamanan tetap terjaga,” ujar Dayat El dalam keterangannya.

Sebagai anggota Komite I yang membidangi urusan politik, hukum, dan keamanan, Dayat menekankan bahwa Polri memiliki peran strategis dalam penegakan hukum serta perlindungan masyarakat.

Karena itu, pengambilan keputusan yang bersifat mendesak dan berdampak nasional membutuhkan jalur birokrasi yang ringkas dan responsif, yakni langsung kepada kepala negara.
Lebih jauh, Dayat mengingatkan agar diskursus mengenai posisi Polri tidak berhenti pada perdebatan struktur organisasi semata.

Baca Juga :   POLISI Ketahui Identitas Jasad Pemuda yang Terjun ke Sungai Martapura Ditemukan Tewas

Menurutnya, substansi yang jauh lebih penting adalah mendorong transformasi Polri menjadi institusi yang semakin profesional, modern, dan humanis.

“Fokus utamanya adalah kepercayaan rakyat. Selama di bawah Presiden pun, mekanisme check and balances tetap berjalan. Pengawasan dapat diperkuat melalui fungsi legislatif serta partisipasi aktif masyarakat,” tambahnya.

Dayat berharap pembahasan isu ini dilakukan secara objektif dan mengedepankan kepentingan bangsa di atas manuver politik jangka pendek.

Sebagai wakil daerah, ia menegaskan komitmennya untuk terus mengawal penguatan institusi negara demi menjaga keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI). (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan
RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun
PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan
DITAHAN Penyidik Kejati Tiga Tersangka Korupsi, Termasuk Kepala BKSDA Kalsel
KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari
DISIAPKAN Ratusan Titik Rumah Oksigen-Mobil Keliling Karhutla
DRY ICE tidak untuk Padamkan Api tapi Mengurai Kabut Asap Karhutla
MAHASISWA BERORASI, Pedagang Pentol Panen Rezeki.

Berita Terkait

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:19

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 22:04

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:56

PENERTIBAN KAWASAN HUTAN tetap Lanjut Meski Ada Perlawanan

Kamis, 22 Oktober 2026 - 21:29

DRY ICE tidak untuk Padamkan Api tapi Mengurai Kabut Asap Karhutla

Kamis, 22 Oktober 2026 - 00:07

TERKAIT KARHUTLA, 6 Izin Perusahaan di Kalteng Dibekukan

Rabu, 21 Oktober 2026 - 23:03

11 KORPORASI Tersangka Karhutla, Termasuk 3 PMA

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:23

KASUS KORUPSI PAJAK KPP Banjarmasin: KPK Periksa Direktur PT SDJ dan PT TBR

Rabu, 21 Oktober 2026 - 20:14

KASUS KORUPSI BNPB: KPK Ungkap Isi Surat untuk Panglima TNI

Berita Terbaru

Presiden Prabowo Subianto (tengah) meresmikan Dewan Nasional Kesejahteraan Keuangan saat Rapat Koordinasi Nasional Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (Rakornas TPAKD) Tahun 2026 di Jiexpo Convention Centre, Jakarta, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara/Fauzan)

Nasional

PERUSAHAAN ASING Dicurigai sebabkan Karhutla Kalimantan

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:19

Tenaga Ahli Utama Badan Komunikasi Pemerintah RI Hariqo Wibawa Satria menyampaikan pidato dalam acara

Nasional

RATUSAN BUMN DIPANGKAS Demi Hemat Anggaran Rp50 Triliun

Kamis, 22 Okt 2026 - 22:04

Petugas saat menggiring Kepala BKSDA Kalsel berinisial AGK bersama dua orang lain menuju mobil tahanan untuk dibawa ke Lapas Banjarbaru, Kamis (22/10/2026). (Foto: Antara)

Headline

KEPALA BKSDA KALSEL Ditahan 20 Hari

Kamis, 22 Okt 2026 - 21:49

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca