Suarindonesia – Menyusul rencana pucak pelaksaan Hari Jadi Kota Banjarmasin ke 493, selain dihadiri 492 Bupati dan Walikota Se Indonesia yang sebelumnya mengikuti acara Akkopsi City Sanitation Summit (CSS) 22-24, pihak panitia juga menyebar 6.000 undangan untuk mengelar acara pucak yang akan dilaksanakan di halaman Pemko Banjarmasin.
Bahkan agenta rutin tahunan kali ini akan diseting megah dan meriah, dan 6.000 lebih undangan yang dikirim ada yang lewat pos atau yang diantar langsung. Semua tempat untuk menerima tamu kini sudah mulai dibenahi dan dipercantik termasuk tenda yang besar dan mewah juga sudah dipasang di halaman Pemko Banjarmasin.

“Pemko Banjarmasin sedang bersiap melakukan hajatan besar yakni hari jadi kota Banjarmasin ke 493 tahun. Agenda rutin tahunan kali ini dipastikan berbeda dari tahun sebelumnya karena acara disandingkan dengan acara nasional Akkopsi City Sanitation Summit (CSS),’’ ucap Walikota H Ibnu Sina kepada awak media.
Malah, ujar Ibnu, rencananya acara yang mengambil tempat di depan siring Balaikota tersebut digelar mulai tanggal 22 September dan puncaknya tanggal 24 September 2019 juga didahului dinner untuk menjamu para tamu yang datang berbagai kota di seluruh Indonesia kemudian.

Berbagai kegiatan digelar namun diantaranya pada acara puncak akan diresmikan dua aset pemko yakni Rumah Sakit Umum Daerah Sultan Suriansyah, peresmian taman edukasi yang berlokasi samping Mall.
Walikota Banjarmasin H Ibnu Sina mengatakan sekitar enam ribu undangan se Indonesia yang diundang karena acara disandingkan dengan tamu Akkopsi untuk City Sanitation Summit (CSS) diharapkan 70 persen hadir karena biasanya selain pucuk pimpinan paling tidak akan mengirim wakil, atau sekda serta kadisnya.

“Akkopsi ini merupakan agenda rutin dua tahun sekali tersebut yang fokus pada masalah sanitasi, kebetulan bertepatan dengan hari jadi ke 493 kota Banjarmasin maka diundanglah 491 Walikota/Bupati se Indonesia yang masuk dalam anggota Akkopsi,” katanya.
Dikatakan, pada acara itu akan dipilih empat Kepala Daerah sebagai best practice menyampaikan inovasi yang dimiliki masing-masing daerah sebagai morivasi bagi kepala daerah lainnya.
Guna memeriahkan acara Harjad, Pemko juga akan menghadirkan 493 penari klosal yang berasal dari Universitas PGRI, dan penampilan lenong dari Depok.
“Pada malam puncak Harjad pada 23 September 2019. Tak ketinggalan kemilau Banjarmasin Bungas atau festival perahu tanglong di sepanjang Sungai Martapura,” katanya.
“Mudah-mudahan dengab kunjungan ke PD PAL juga bisa menginsipirasi daerah lain karena pengelolaan limbah ini untuk meningkatkan derajat kehidupan masyarakat,” katanya.
Sedangkan Sekdako Banjarmasin Drs H Hamli Kursani mengatakan, hingga Jumat kemarin sudah lebih dari 70 persen undangan menyatakan akan hadir dalam acara harjad tersebut. “Mudah – mudahan pada mendekati harinya, tamu undangan semakin bertambah,” demikian Walikota H Ibnu Sina.(SU)
Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia
Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.
















