SEMARAK Hari Musik Dunia, Pagelaran di Kalsel Perpaduan Modern dan Tradisional

- Penulis

Minggu, 6 Juli 2025 - 22:41

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

SuarIndonesia -Semarak Hari Musik Dunia 2025, dan pagelaran di Kalimatan Selatan (Kalsel)  perpaduan musik tradisional dan modern yang memukau para penonton, Sabtu (5/7/2025) malam,

Ini digelar Taman Budaya Kalimantan Selatan di panggung Bakhtiar Sanderta. dan penonton dari berbagai kalangan memadati area pertunjukan.

Suasana penuh antusiasme tercipta ketika irama musik modern bercampur dengan musik tradisional mulai mengalun, dibawakan oleh seniman-seniman lokal, mulai dari kalangan pelajar hingga dewasa.

Misalnya grup band Virana dari SMAN 7 Banjarmasin dan The Finger Band dari SMAN 3 Banjarbaru.

Kemudian juga ada musik modern yang dipadukan dengan alat musik tradisional, seperti yang dibawakan Serangkai Mata dari Kabupaten Tabalong, SPIJ “The Uncle” membawakan lagu bahasa Bakumpai dari Barito Kuala dan Sanggar Pusaka Laut Alahai dari Kotabaru.

Kepala UPTD Taman Budaya Kalimantan Selatan, Suharyanti mengatakan, pada peringatan Hari Musik Dunia kali pihaknya melibatkan pelajar dan dewasa dengan berbagai jenis genre.

Masing-masing grup band mempunyai warna musik yang berbeda dan bisa dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Kita nerasakan ada yang tradisi modern salah satunya dari Tabalong yang tetap mngedepankan etnik. Barito Kuala juga dengan bahasa Bakumpainya. Begitu juga dari Kotabaru dengan Musik Alahai,” kata Suharyanti.

Baca Juga :   PRIA BERISITRI Pemilik Catering "Rudapaksa" Gadis 15 Tahun, Kini Hamil Ditangani Polresta Banjarmasin

Menurutnya, dengan pergelaran musik ini pihaknya ingin mengenalkan berbagai jenis musik kepada masyarakat Kalsel secara luas. Ia mengibaratkan musik itu adalah paru-paru, yang artinya dunia tanpa musik seperti tidak ada kehidupan.

“Musik itu ibarat paru-paru kita. Dunia tanpa musik tidak akan ada kehidupan,” ujarnya.

Sementara itu, penata musik alahai dari Sanggar Pusaka Laut Alahai Kotabaru, Patriyawan Imansyah mengungkapkan, musik Alahai adalah musik khas daerah pesisir yang dibawakan dengan bersenandung. Musik alahai adalah musik tradisi kesenian Pulau Laut dan menyebar ke pelosok-pelosok Kotabaru.

“Semoga dengan ikut berpartisipasinya kita di acara Hari Musik Dunia ini Musik Alahai semakin dikenal luas hingga mancanegara,” katanya dikutip KBRN.

Hari Musik Dunia menjadi momentum penting untuk merayakan keberagaman bunyi, ritme, dan suara sebagai bahasa universal yang mempersatukan.

Melalui acara ini, Taman Budaya Kalsel ingin menunjukkan bahwa Kalimantan Selatan tidak hanya kaya budaya, tetapi juga dinamis dan terbuka terhadap perkembangan musik modern. (*/ZI)

Komentar Facebook

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Berita Terkait

KERIBUTAN SEKELOMPOK REMAJA Bersenjata Tajam di Keramat Banjarmasin, Polisi Bertindak
ZURIAT PAGUSTIAN se Kalsel dan Luar Daerah Memperkuat Solidaritas, Pangeran Khairul Saleh Memberikan Motivasi
PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan
PATROLI KHUSUS di Kawasan Mulawarman Pencegahan Aksi Balap Liar
DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM
MENTERI LH Titip Pesan Lingkungan di Banjarbaru
RIBUAN KARATE asal Kalselteng Berjuang ke Tingkat Nasional maupun Internasional di Laga Piala Pangdam XXII/TB
DUA KABUPATEN di Kalsel Butuh Pendekatan Khusus Kelola Sampah

Berita Terkait

Jumat, 10 April 2026 - 23:21

PRESIDEN PRABOWO: Halangi Satgas PKH Berarti Hambat Presiden

Jumat, 10 April 2026 - 23:09

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 April 2026 - 22:40

KOLABORASI OIKN-IPB Hasilkan Panen Padi Gogo 20 Hektare di Nusantara

Jumat, 10 April 2026 - 22:35

PENAMPAKAN TUMPUKAN UANG 371 Triliun Hasil Satgas PKH

Kamis, 9 April 2026 - 23:26

DIKUKUHKAN GELAR DOKTER pada Kapolda Kalsel dan Istri bersama Ribuan Wisuda ULM

Kamis, 9 April 2026 - 22:01

KASUS KORUPSI PETRAL: Kejagung Tetapkan 7 Tersangka, Termasuk Riza Chalid

Kamis, 9 April 2026 - 20:41

SKEMA HAJI tanpa Antrean Dikaji

Kamis, 9 April 2026 - 00:00

PRESIDEN PRABOWO: Tertibkan SPPG Jalankan MBG tak Sesuai Juknis

Berita Terbaru

Petugas karantina saat mengamankan kura-kura dilindungi yang disamarkan dalam bentuk paket di Pelabuhan Trisakti, Banjarmasin, Kalimantan Selatan. (Karantina Kalsel)

Kalsel

PENYELUNDUPAN 179 Ekor Kura-kura Digagalkan

Sabtu, 11 Apr 2026 - 00:44

Pembacaan sumpah/janji jabatan anggota Ombudsman RI 2026-2031 di Istana Negara, Jakarta, Jumat (10/4/2026). (Antara/Maria C Galuh)

Nasional

SEMBILAN Anggota Ombudsman Dilantik

Jumat, 10 Apr 2026 - 23:09

error: Content is protected !!

Eksplorasi konten lain dari Suar Indonesia

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca